Ponsel mirip Galaxy Note 10+ dan Mate 30 Pro muncul di situs belanja online
Smartphone mirip Samsung Galaxy Note 10+ dan Huawei Mate 30 muncul di situs belanja online AliExpress, namun memiliki harga dan spesifikasi berbeda.
Source: GizmoChina
Tingginya minat terhadap smartphone dengan spesifikasi tinggi dapat dimanfaatkan pihak tidak bertanggung jawab untuk menjual tiruannya. Setidaknya hal itulah yang terjadi di situs belanja online AliExpress. Di situs itu, banyak smartphone palsu beredar yang dijual oleh sebuah perusahaan bernama Kimtien.
Perusahaan ini menjual smartphone dengan desain yang sangat mirip seperti Samsung Galaxy Note 10+. Tidak tanggung-tanggung smartphone imitasi itu juga menggunakan nama yang sangat mirip dengan perangkat Samsung tersebut. Dalam situs itu, perangkat yang sangat mirip dengan Note 10+ diberi nama Kimtien Note 10+.
Perlu diketahui, kalau harga yang dibanderol untuk perangkat ini jauh lebih murah dari produk aslinya. Kebanyakan produk itu dibanderol dengan harga hanya 20 persen dari harga produk aslinya. Jauhnya perbedaan harga ini mengindikasikan perbedaan chipset di dalamnya.
GizmoChina (17/2) mendapati bahwa smartphone Kimtien tersebut menggunakan chipset MediaTek, bukan Snapdragon 855 atau Exynos 9825 seperti yang terdapat di dalam Samsung Galaxy Note 10+ asli. Sayangnya tidak disebutkan chipset MediaTek apa yang digunakan smartphone Kimtien tersebut.
- POCO Tebar Promo Akhir Bulan, C81 Pro dan F7 Ultra Dijual dengan Harga Lebih Murah
- Paket Lengkap Infinix HOT 70: Desain Tipis, Gaming Lancar, Baterai Tahan Lama
- POCO C81 Pro Rilis di Indonesia, Hape Rp1 Jutaan dengan Baterai Besar dan Layar Lebar
- POCO X8 Pro Bakal Jadi Senjata Baru Gamer Naik Level di MLBB Season 40, Ini Alasannya
Tidak hanya Samsung, produk-produk Huawei juga ditiru oleh perusahaan yang sama. Ponsel mirip juga muncul dalam situs belanja online itu. Yang jelas, spesifikasi yang dibawanya tidak sama seperti Huawei Mate 30 Pro asli.
Sayangnya tidak banyak hal yang bisa diketahui mengenai Kimtien ini. Kabarnya produk ini berasal dari Tiongkok dan mendapat basis penjualan di Asia Tenggara. Melihat hal ini, sudah sebaiknya pengguna memperhatikan barang yang hendak dibeli secara online. Jangan mudah tergiur dengan harga murah yang ditawarkan, apalagi kalau sampai melibatkan smartphone kelas flagship seperti Samsung Galaxy Note 10+ dan Huawei Mate 30 Pro.








