Canalys: Oppo dan Xiaomi salip Samsung di pasar smartphone Indonesia

Laporan Canalys, menunjukkan Oppo menguasai 23% pangsa pasar di pasar smartphone Indonesia. Hal ini dituai berkat pertumbuhannya yang mencapai 47%.

Canalys: Oppo dan Xiaomi salip Samsung di pasar smartphone Indonesia (Foto: Mashable)

Hasil penjualan Oppo di Indonesia terbilang signifikan. Di kuartal ketiga 2019 ini, perusahaan asal Tiongkok itu berhasil menempati posisi pertama sebagai vendor terbesar di Indonesia. Klaim ini didasarkan pada laporan yang dilakukan perusahaan riset pasar Canalys. 

Laporan itu menunjukkan Oppo menguasai 23% pangsa pasar di pasar smartphone Indonesia. Hal ini mereka tuai berkat pertumbuhannya yang mencapai 47% dibanding tahun lalu di periode yang sama. Menurut Oppo, pencapaian ini diperoleh perusahaan berkat konsistensi dan fokus produk yang jelas, sehingga mampu mempertahankan posisi sebagai vendor smartphone terbesar di Indonesia. 


berita tentang tek.id

BACA JUGA

Mengenal komputasi kamera ponsel terdepan

MediaTek siapkan chip 5G untuk smartphone murah

Rahasia di balik kamera 108 MP Xiaomi Mi CC9 Pro


"Konsistensi dan produk fokus menjadi kunci bagaimana Oppo dapat bertahan di pasar. Yang utama bagaimana kita dapat membuat produk yang sesuai dengan keinginan konsumen. Agaknya hal tersebut terpenuhi dengan perangkat A9 2020 dan Reno2 Series di kuartal 3 ini yang bisa menyasar kelas menengah hingga high end," kata Aryo Meidianto, PR Manager Oppo Indonesia.

Vendor terbesar di Indonesia

Menyusul Oppo, Xiaomi pun menunjukkan pertumbuhan yang signifikan di pasar smartphone Tanah Air. Perusahaan yang didirikan Lei Jun itu kini berada di posisi kedua dengan pangsa pasar 22%. Dengan demikian, Xiaomi menggeser posisi Samsung di kuartal ketiga 2019.

Samsung sendiri kini menguasai pangsa pasar 21% dengan pertumbuhan 16% dibanding tahun lalu di periode yang sama. Di posisi keempat ditempati Vivo dengan pertumbuhan yang cukup pesat mencapai 74% dibanding periode yang sama di tahun lalu. Kini Vivo memiliki pangsa pasar 17% di Indonesia.

Di posisi kelima ditempati Realme dengan pangsa pasar 11%. Deret posisi vendor terbesar di Indonesia ini memang tak banyak berubahseperti di kuartal kedua 2019. Yang menjadi pembeda adalah pertumbuhan Xiaomi yang kini menyalip posisi Samsung sebagai vendor besar kedua di Tanah Air.

Berikut data pangsa pasar pada kuartal kedua 2019 lalu, masih menurut data Canalys.

Kendati begitu data IDC pada kuartal yang sama menunjukkan perbedaan. Justru IDC menunjukkan bahwa Samsung menguasai pasar dengan pangsa pasar 26,9%. Oppo berada di urutan kedua dengan pangsa pasar sebesar 21,5%, Xiaomi justru kalah dengan pangsa pasar Vivo di Indonesia.

Mengingat belum ada data resmi IDC Q3 yang redaksi tek.id terima, dan tahun ini masih menyisakan Q4, maka pangsa pasar smartphone tanah air masih mungkin terjadi perubahan.

Jangan baca sendiri, bagikan artikel ini: