Mobil listrik VW akan dukung perintah suara

Mirip seperti beberapa mobil baru keluaran Mercedes, ID.3 tampaknya akan memiliki perintah suara berbahasa alami untuk menangani tugas-tugas umum.

Mobil listrik VW akan dukung perintah suara Auto Conspiracy/VW

Salah satu pabrikan otomotif asal Jerman Volkswagen (VW) sebentar lagi akan meresmikan peluncuran mobil listrik mendatang mereka dengan nama ID.3. Namun yang membuat penasaran perusahaan ini belum menampakkan seperti apa desain keseluruhan dari mobil tersebut. Meski demikian, Auto Conspiracy telah memperoleh video promo yang menampilkan interiornya.

Dalam tayangan tersebut, VW ID.3 menampilkan konfigurasi sistem panel yang serba terhubung. Tampilan awal menunjukkan ID.3 menggunakan sistem kluster instrumen layar keseluruhan dengan teknologi sentuh berukuran 10 inci dan pengatur lampu dan lainnya yang diletakkan di dasbor. Tetapi, penambahan fitur baru yang sangat penting mungkin adalah kontrol suara.


berita tentang tek.id

BACA JUGA

Toyota hadirkan mobil listrik minimalis untuk lansia

Toyota desain ulang Mirai demi saingi Tesla

Boeing dan Porsche kembangkan mobil listrik terbang


Mirip seperti beberapa mobil baru keluaran Mercedes, ID.3 tampaknya akan memiliki perintah suara berbahasa alami untuk menangani tugas-tugas umum. Pengendara dapat mengetakan “halo ID” lalu sebutkan keinginannya seperti mematikan lampu, mengatur AC dan sebagainya. Sayangnya tidak ada demo yang lebih ekstensif dari fitur ini.

Dilansir dari Engadget (14/7), video promosi ini menunjukkan eksterior ID.3 yang basih dibungkus warna kamuflase, artinya belum ada detil desain luarnya yang lebih mendetil. Tidak mengherankan jika video tersebut dimaksudkan untuk memeriahkan beberapa minggu terakhir sebelum pengungkapan resmi ID.3 di Frankfurt Motor Show pada bulan September.

Berbicara seputar mobil listrik, VW juga dikatakan mulai memproduksi baterai mobil serta mendaur ulang sel baterai lawas. Selain itu mereka juga akan menghadirkan stasiun pengisian mobil listrik berjalan. VW menyediakan modal sebanyak USD870 juta (Rp12 triliun) untuk rencana ini dan akan mulai prosesnya pada tahun 2020.

Jangan baca sendiri, bagikan artikel ini: