sun
moon
Premium Partner :
  • partner tek.id samsung
  • partner tek.id realme
  • partner tek.id oppo
Jumat, 10 Apr 2020 11:51 WIB

MIT berusaha melacak Covid-19 tanpa korbankan privasi

Sistem tersebut akan mengirim sinyal Bluetooth nomor acak ke ponsel terdekat. Jika seseorang dinyatakan positif Covid-19, mereka dapat mengunggah semua informasi yang diterima dari 14 hari terakhir

MIT berusaha melacak Covid-19 tanpa korbankan privasi
Source: Pexels

Banyak negara dan peneliti mempromosikan penggunaan aplikasi pelacakan kontak untuk membantu membatasi penyebaran Covid-19, juga membantu pemulihan penyakit tersebut. Tetapi cara ini mungkin memerlukan pelacakan manual yang memakan waktu atau mengorbankan privasi.

Dilansir dari Engadget (10/4), peneliti di MIT mengatakan mereka memiliki solusi dengan mengedepankan privasi. Mereka sedang mengembangkan sistem PACT (Private Automatic Contact Tracing), yang secara otomatis melacak kontak sambil menjaga kerahasiaan identitas.

Sistem tersebut akan mengirim sinyal Bluetooth nomor acak ke ponsel terdekat. Jika seseorang dinyatakan positif Covid-19, mereka dapat mengunggah semua informasi yang diterima dari 14 hari terakhir, waktu inkubasi maksimal virus corona. Jika ada kecocokan, orang yang lewat mendapatkan pemberitahuan seputar kemungkinan kontak dan apa yang harus dilakukan selanjutnya. Cara kerja proses tersebut secara terus-menerus mengubah ID, sehingga sulit atau tidak mungkin untuk menautkan data ke individu tertentu. Tidak ada GPS, nomor telepon atau informasi lain yang dapat digunakan orang lain.

Ini masih merupakan proyek penelitian, dan mungkin perlu didiskuiskan langsung dengan pengembang OS ponsel seperti Apple dan Google untuk diterapkan dengan benar. Cara ini dapat bekerja lintas platform, dan MIT juga menunjukkan sistemnya kepada pemerintah federal dan negera bagian AS.

Jika PACT dapat siap secara tepat waktu, itu bisa bermanfaat tidak hanya untuk meminimalkan penyebaran Covid-19, tetapi memainkan peran penting selama pemulihan. Ketika lockdown mulai selesai, sistem otomatis seperti ini dapat membantu menjaga ruang publik tetap terbuka dengan meminta orang untuk karantina hanya ketika mereka baru saja dekat dengan orang yang terinfeksi. Tentu saja sistem ini memerlukan adopsi yang luas untuk dapat bekerja.

Share
×
tekid
back to top