Milio berikan keuntungan dan perlindungan bagi konten kreator

Platform media sosial Milio mengungkapkan akan memberikan keuntungan dan perlindungan bagi konten kreator dari pembajakan online.

 Milio berikan keuntungan dan perlindungan bagi konten kreator

Platform media sosial Milio milik RightsLedger, mengungkapkan bahwa akan memberikan keuntungan uang dari kekayaan intelektual (IP) dan memberikan perlindungan kepada para konten kreator agar terhindar dari pembajakan online. Hal ini merupakan bentuk kepedulian perusahaan mengingat perlindungan hak cipta di Indonesia diklaim masih belum maksimal. 

"Dengan pengguna internet yang mencapai 130 juta dan tingginya online piracy, content creator dan perusahaan memiliki potensi kehilangan pendapatan sangat besar dari konten yang mereka produksi. Sebab media sosial dan online piracy saling terhubung. Ini sangat merugikan konten kreator. Dengan Milio, RightsLedger mengambil pendekatan berbeda dari platform media sosial tradisional yang sudah ada. Media sosial pada umumnya mengambil hak cipta dari pencipta untuk di monetisasi tanpa menanggung beban keuangan mereka untuk memproduksi konten berharga,” kata Country Director RightsLedger Indonesia, Rio. K Liauw.


berita tentang tek.id

BACA JUGA

Booking.com prediksi tren travel tahun 2020

Rayakan ulang tahun kedua, TikTok bagikan fakta unik

Line hadirkan fitur Line Splitbill dengan teknologi OCR


Diharapkan ini akan dapat merubah konten kreator mendapatkan bagian yang lebih layak serta mendorong orang untuk lebih menghargai konten digital. Mereka juga berharap bisa menjadi perusahaan sharing ekonomi pertama untuk konten digital sekaligus menjadi platform yang memungkinkan otentifikasi kepemilikan dari semua konten digital. 

Diklaim RightsLedger menerapkan blockchain pada konten digital yang diunggah di platform mereka. Teknologi blockchain tersebut akan digunakan untuk melakukan otentifikasi kepemilikan konten. Ini akan beroperasi melalui tiga platform berbeda, yakni Milio, MilStage, dan MilDeals. Jadi aplikasi Milio yang menjadi platform media sosial bagi pengguna untuk mempromosikan konten mereka, sedangkan MilStage menjadi platform video streaming di mana kreator serta penonton sama-sama bisa mendapat keuntungan. Sementara MilDeals merupakan marketplace untuk menjual konten dengan perlindungan IP. 

Sama seperti media sosial lainnya, konten kreator juga bisa mengunggah konten dalam berbagai format di Milio. Misalnya foto, video, audio, dan dokumen. Diklaim dengan mengunggah konten ke Milio, maka secara otomatis pengguna juga mendaftarkannya ke blockchain yang memberi otentifikasi kepemilikan yang dapat digunakan untuk banyak hal di masa depan. Bukan hanya itu, diklaim RightsLedger juga memiliki Rights Tokens (token digital) yang dibangun dengan platform Ethereum bagi kreator yang menggunggah konten ke berbagai platform, termasuk penonton yang melihat iklan. Jadi kreator dan penonton masing-masing akan dapat menghasilkan uang. 

Dengan menggunakan teknologi blockchain, kepemilikan hak cipta untuk semua konten yang diunggah di platform RightLedger akan tetap berada di tangan kreator. Jadi kreator akan dapat menjual atau membagi konten mereka ke pihak lain. Secara singkat, platform RightsLedger ini menggunakan teknologi blockchain untuk menciptakan digital fingerprint untuk merekam dan memverifikasi pemilik sebuah konten. Sedangkan Rights Tokens kedepannya akan menjadi metode pembayaran cross boarder.

Jangan baca sendiri, bagikan artikel ini: