Microsoft jadi perusahaan bernilai USD1 triliun

Dalam laporan pendapatan triwulanan mereka pekan ini, Microsoft melaporkan penjualan dan laba yang lebih kuat dari yang diharapkan.

Microsoft jadi perusahaan bernilai USD1 triliun Source: Digital Trends

Microsoft telah melampaui USD1 triliun dari laporan pendapatan sehingga menunjukkan nilai penjualan dan laba yang lebih kuat dibandingkan dari yang diharapkan. Oleh karena itu, perusahaan ini bertengger pada urutan ketiga setelah Apple dan Amazon.

Dilansir dari Interesting Engineering (26/4), perusahaan tersebut menjadi perusahaan AS ketiga yang diperdagangkan secara publik untuk mencapai angka sebesar itu.


berita tentang tek.id

BACA JUGA

Microsoft punya keyboard dengan tombol emoji

Mode gelap segera hadir di aplikasi Microsoft Office

Microsoft enggan Surface Duo mereka disebut ponsel


Dalam laporan pendapatan triwulanan mereka pekan ini, Microsoft melaporkan penjualan dan laba yang lebih kuat dari yang diharapkan. Sehingga meningkatkan nilai sahamnya dan mendorong perusahaan melewati garis USD1 triliun untuk pertama kalinya, mengikuti prestasi serupa oleh Apple dan Amazon tahun lalu. Nilai pasar dari ketiga perusahaan berubah dari waktu ke waktu, dan setelah Apple dan Amazon melewati nilai USD1 triliun, harga saham mereka akhirnya surut, membawa nilai pasar perusahaan saat ini di bawah angka USD1 triliun.

Microsoft juga tetap menjadi perusahaan satu triliun dolar selama kurang dari sehari sebelum jatuh lagi untuk mencapai USD995 miliar. Itu masih memiliki nilai pasar terbesar dari setiap perusahaan publik, dengan Apple dan Amazon ditutup masing-masing dengan USD970 miliar dan USD940 miliar.

Setelah Amazon membukukan rekor laba kuartalan minggu ini yang didukung sebagian besar oleh pertumbuhan stabil platform komputasi cloud miliknya, Microsoft juga melihat unit layanan cloud-nya tumbuh pada kuartal pertama tahun 2019.

Microsoft melaporkan peningkatan pendapatan secara keseluruhan sebesar 14 persen. Unit layanan cloud-nya juga meningkat, sehingga mendorong laba bersih keseluruhan 19 persen. ÔÇťOrganisasi terkemuka dari setiap ukuran di setiap industri mempercayai cloud Microsoft. Kami mempercepat inovasi di cloud dan Edge sehingga pelanggan kami dapat membangun kemampuan digital yang semakin dibutuhkan untuk bersaing dan tumbuh, kata CEO Microsoft, Satya Nadella.

Jangan baca sendiri, bagikan artikel ini: