Meski populer, Super Mario Run belum menguntungkan Nintendo
Meski telah diunduh lebih dari 200 juta kali, Nintendo anggap gim Super Mario Run belum menguntungkan.
Gim Super Mario Run yang telah dirilis pada Desember tahun lalu, menjadi gim mobile yang cukup populer. Menurut laporan pendapatan Nintendo, gim ini telah diunduh lebih dari 200 juta kali pada platform Android dan iOS. Sayangnya, Nintendo malah mengklaim angka ini belum bisa untuk dibanggakan. Bahkan, bagi Nintendo, angka ini belum mencapai titik keutungan yang bisa diterima.
Super Mario Run bisa diunduh secara gratis. Namun, pemainnya juga bisa melakukan pembayaran senilai USD9.99 atau setara dengan Rp116 ribu untuk membuka gim secara keseluruhan. Tampaknya, yang membuat kurang menguntungkan adalah para pemain yang kebanyakan enggan membayar untuk memainkan gim ini secara keseluruhan.
Untuk meningkatkan keuntungannya, Nintendo akan memperbaiki permainan sesuai dengan kebutuhan konsumen. “Untuk judul ini, kami mendengarkan suara konsumen kami dan memberikan pembaruan terus-menerus,” ujar Nintendo.
Selain itu, pencapaian Super Mario Run ini belum bisa menyaingi pencapaian Fire Emblem Heroes. Nintendo akan meluncurkan gim mobile ketiganya, yakni Animal Crossings: Pocket Camp, pada November ini.
- Point Blank Hadirkan Tampilan Baru Hasil Pertandingan, Analisis Performa Pemain Lebih Detail
- Roblox Terapkan Pembatasan Usia Ketat Mulai Mei, Akses Game dan Chat Disesuaikan dengan Umur
- Ancaman Siber Terkait Game Naik 86 Persen di Asia Tenggara, Gamer Muda Jadi Target Utama
- FFWS SEA 2026 Spring Dimulai 24 April, 5 Tim Indonesia Siap Rebut Tiket ke Esports World Cup









