Roblox Terapkan Pembatasan Usia Ketat Mulai Mei, Akses Game dan Chat Disesuaikan dengan Umur
Roblox terapkan sistem akun berbasis usia mulai Mei 2026, batasi akses game dan chat demi keamanan pengguna anak dan remaja.
Game Roblox. dok. Roblox
Roblox bersiap melakukan perubahan besar dengan menerapkan sistem akun berbasis usia yang lebih ketat.
Mulai pertengahan Mei 2026, pengguna akan otomatis diklasifikasikan ke dalam tiga kategori akun, yakni Roblox Kids, Roblox Select, dan Roblox, sesuai kelompok usia mereka.
Langkah ini menjadi bagian dari upaya platform memperkuat perlindungan pengguna, khususnya anak-anak, sekaligus memastikan konten yang diakses sesuai dengan tingkat kematangan usia.
Dalam skema baru tersebut, pengguna usia 5–8 tahun akan masuk kategori Roblox Kids dengan pembatasan paling ketat. Akses chat dinonaktifkan secara default dan hanya dapat memainkan konten dengan label “Minimal” dan “Mild”.
- Ancaman Siber Terkait Game Naik 86 Persen di Asia Tenggara, Gamer Muda Jadi Target Utama
- FFWS SEA 2026 Spring Dimulai 24 April, 5 Tim Indonesia Siap Rebut Tiket ke Esports World Cup
- Update Free Fire “Misteri Bawah Laut” Dirilis, Hadirkan Map Baru hingga Karakter Ray
- Tencent Cloud Luncurkan Solusi AI Gaming di GDC 2026, Perkuat Komunikasi dan Keamanan Game Global
Sementara itu, pengguna usia 9–15 tahun akan masuk kategori Roblox Select, yang memungkinkan interaksi terbatas dengan teman sebaya serta akses ke konten dengan tingkat “Moderate”.
Pengguna berusia 16 tahun ke atas akan otomatis beralih ke akun penuh dengan fitur lebih lengkap. Namun, konten dengan label “Restricted” tetap dikunci hingga pengguna berusia 18 tahun.
Roblox menyebut lebih dari separuh penggunanya kini telah melalui proses verifikasi usia, baik melalui identitas resmi maupun pemindaian wajah.
Setelah sistem ini diterapkan secara global pada Juni mendatang, pengguna yang belum melakukan verifikasi akan otomatis dibatasi seperti akun anak-anak, tanpa akses chat dan hanya dapat memainkan konten dengan tingkat rendah.
Selain pembatasan berbasis usia, Roblox juga memperketat pengawasan terhadap konten buatan pengguna.
Platform ini mengombinasikan verifikasi identitas pengembang, kecerdasan buatan (AI), serta sistem pelabelan konten untuk memastikan kesesuaian dengan kategori usia.
Pengembang kini diwajibkan melakukan verifikasi identitas dan berlangganan layanan tertentu untuk menunjukkan komitmen jangka panjang terhadap platform.
Sementara itu, sistem moderasi berbasis AI akan memantau aktivitas dalam game secara real-time guna memastikan konten yang ditampilkan sesuai dengan label usia yang ditetapkan.
Di sisi lain, Roblox juga menyiapkan fitur kontrol orang tua yang lebih luas. Mulai Juni, orang tua dapat memblokir game tertentu serta mengatur akses chat secara langsung hingga anak berusia 16 tahun.
Selain itu, orang tua juga dapat memberikan izin khusus jika anak ingin mengakses game di luar kategori usianya.
Chief Safety Officer Roblox Matt Kaufman mengakui sistem verifikasi usia tetap memiliki tantangan. Ia menegaskan pihaknya terus memantau perilaku pengguna untuk memastikan kesesuaian dengan data usia.
“Jika terdapat ketidaksesuaian, kami akan meminta pengguna untuk mengulang proses verifikasi usia,” ujarnya, dikutip dari Engadget.









