×
Kanal
    • partner tek.id realme
    • partner tek.id samsung
    • partner tek.id acer
    • partner tek.id wd
    • partner tek.id wd
    • partner tek.id wd
    • partner tek.id wd

Gamer Perlu Waspada, Duduk Terlalu Lama Bermain Game Berisiko Sebabkan Wasir

Oleh: Tek ID - Senin, 11 Mei 2026 16:15

Dokter bedah mengingatkan gamer yang duduk terlalu lama berisiko terkena wasir akibat pola hidup sedentari dan minim aktivitas.

Duduk Terlalu Lama Bermain Game Berisiko Sebabkan Wasir Ilustrasi bermain game. dok. Magnific

Kebiasaan duduk terlalu lama saat bermain game ternyata tidak hanya menyebabkan tubuh pegal atau mata lelah. 

Dokter bedah mengingatkan gamer juga memiliki risiko lebih tinggi mengalami wasir atau hemoroid akibat pola hidup sedentari yang identik dengan minim aktivitas fisik.

Dokter spesialis bedah umum dr. Valdy Giovano Thomas, Sp.B., mengatakan gamer termasuk kelompok yang rentan terkena wasir karena sering berada dalam posisi duduk statis selama berjam-jam tanpa jeda.

“Sesi gaming panjang tanpa jeda setidaknya selama lima jam membuat tubuh berada dalam posisi statis sehingga aliran darah balik di vena sekitar anus berkurang. Akibatnya terjadi penumpukan darah dan pelebaran pembuluh darah yang dikenal sebagai wasir,” ujar Valdy.

Menurut dokter lulusan Universitas Sam Ratulangi itu, risiko wasir tidak hanya dipicu lamanya duduk, tetapi juga jenis alas duduk yang digunakan. 

Duduk terlalu lama di permukaan keras disebut dapat meningkatkan tekanan di area anus sehingga memicu pelebaran pembuluh darah.

“Kalau duduk di tempat keras, tekanan di daerah sekitar anus meningkat sehingga pembuluh darah melebar. Apalagi jika dikombinasikan dengan duduk terlalu lama tanpa jeda untuk berdiri atau menggerakkan kaki,” katanya.

Selain posisi duduk, pola makan gamer juga dinilai turut memperburuk risiko wasir. Konsumsi makanan instan rendah serat serta kurang minum air putih membuat seseorang lebih mudah mengalami sembelit dan mengejan saat buang air besar.

“Mengejan meningkatkan tekanan dalam rongga perut sehingga aliran darah balik vena di sekitar anus terhambat. Ini menyebabkan peregangan dan pelebaran pembuluh darah,” jelasnya.

Dokter yang juga hobi bermain game itu menyarankan gamer untuk rutin berdiri atau berjalan ringan selama dua hingga tiga menit setiap 30 sampai 60 menit bermain agar sirkulasi darah tetap lancar.

Tak hanya saat bermain game, kebiasaan menggunakan ponsel terlalu lama di toilet juga disebut menjadi pemicu tersembunyi wasir. 

Banyak orang tanpa sadar duduk terlalu lama di kloset untuk menonton video pendek, scrolling media sosial, atau bermain game.

“Satu reels mungkin hanya satu sampai dua menit. Tapi kalau terus berlanjut, waktunya bisa lebih dari lima menit. Padahal penelitian menunjukkan duduk di toilet lebih dari lima menit meningkatkan risiko hemoroid,” tegas dokter yang berpraktik di RS Cinta Kasih Ciputat, RS Restu Kasih, dan dr. Yanti Aesthetic Clinic Mangkuluhur itu.

Valdy menjelaskan wasir memiliki tingkat keparahan dari grade 1 hingga grade 4. 

Pada tahap awal, kondisi masih bisa ditangani dengan perubahan gaya hidup dan pengobatan. Namun pada grade 3 dan 4, pasien umumnya memerlukan tindakan operasi.

Untuk mengurangi risiko, gamer disarankan memperbanyak konsumsi makanan tinggi serat, menjaga asupan cairan, serta menggunakan kursi atau alas duduk yang lebih empuk agar tekanan pada area anus berkurang.

“Gamer memang berisiko tinggi terkena wasir. Tapi risikonya bisa dikurangi dengan memberi jeda saat bermain, memperbanyak minum air putih, dan mengonsumsi makanan tinggi serat,” tutupnya.

Selain gamer, kelompok lain yang juga berisiko mengalami wasir antara lain pekerja yang duduk terlalu lama, orang yang sering mengangkat beban berat, ibu hamil, hingga lansia akibat melemahnya otot penyangga pembuluh darah.

×
back to top