Mengenal Tino Sidin, sosok di Google Doodle hari ini
Google Doodle hari ini ikut merayakan Hari Guru Nasional di Indonesia dengan menghadirkan sosok Tino Sidin.
Hari ini (25/11) Indonesia memperingati Hari Guru Nasional. Perayaan Hari Guru ini pun ikut diramaikan oleh Google. Raksasa teknologi ini ikut meramaikan Hari Guru Nasional dengan menghadirkan sosok Tino Sidin di Google Doodle.
Google Doodle hari ini menunjukkan lima anak kecil yang sedang berdiri sejajar dan menggambar pada kertas di dinding. Gambar mereka membentuk kata Google. Sementara di paling kanan, ada seorang pria dengan topi biru yang sedang memegang pensil. Sambil menunjuk anak-anak tersebut, pria ini berkata “bagus!”. Pria inilah yang dikenal sebagai Tino Sidin.
Tino Sidin adalah seorang pelukis dan guru gambar di era tahun 80-an yang kerap disapa Pak Tino. Ia terkenal melalui program televisi di TVRI, yakni Gemar Menggambar. Kata “Bagus!” ini Bawang Merah merupakan komentar yang kerap dilontarkan Pak Tino untuk gambar-gambar yang dikirim pemirsa yang ia tunjukkan di setiap akhir acara. Peringatan Hari Guru ini juga bertepatan dengan hari kelahiran Pak Tino.
Selain berkarir sebagai seorang guru menggambar, Pak Tino juga menulis beberapa buku tentang menggambar dan cerita bergambar. Beberapa di antaranya adalah Bawang Merah Bawang Putih, Ibu Pertiwi dan Mari Menggambar.
- Bnetfit Fiber dan Vidio Hadirkan Paket Internet Plus Streaming Mulai Rp229.000
- ZTE dan MoraRepublic Perluas Broadband Indonesia, Siapkan Pengembangan FWA dan FTTH Berbasis AI
- Biznet Tingkatkan Kapasitas Kabel Bawah Laut, Siap Hadirkan Internet 400G untuk Era AI
- Ericsson Soroti Urgensi 5G, Kunci Percepat Ekonomi Digital Indonesia Menuju 2045
Selain itu, Tino Sidin juga dikenal dengan hasil kerjanya yang terinspirasi dari kejadian sehari-hari. Salah satu lukisannya yang paling terkenal adalah Empat Anak Main. Lukisan ini terinspirasi dari keempat putrinya.
Tino Sidin tutup usia pada 29 Desember 1995. Kediamannya kemudian diubah menjadi museum Taman Tino pada 2017.








