Biznet Tingkatkan Kapasitas Kabel Bawah Laut, Siap Hadirkan Internet 400G untuk Era AI
Biznet meningkatkan kapasitas kabel bawah laut BNCS-1 dengan teknologi Ciena untuk menghadirkan layanan internet 400G dan dukung era AI.
Ilustrasi internet. dok. Magnific
Biznet memperkuat infrastruktur digitalnya dengan meningkatkan kapasitas jaringan kabel bawah laut guna mendukung kebutuhan konektivitas berkecepatan tinggi yang terus tumbuh di Indonesia, terutama di tengah berkembangnya teknologi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI).
Perusahaan infrastruktur digital itu mengimplementasikan teknologi WaveLogic 5 Extreme (WL5e) milik Ciena pada jalur internasional melalui Biznet Nusantara Cable System-1 (BNCS-1), sistem kabel bawah laut yang menghubungkan Pulau Jawa, Sumatra, dan Bangka.
Peningkatan tersebut memungkinkan Biznet menghadirkan layanan hingga 400G, sekaligus memperkuat kapasitas koneksi antara jaringan domestik dan gateway internasional.
President Direktur Biznet Adi Kusma mengatakan langkah ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk menjawab kebutuhan bandwidth yang semakin dinamis di era digital.
- Ericsson Soroti Urgensi 5G, Kunci Percepat Ekonomi Digital Indonesia Menuju 2045
- Biznet Perkuat Infrastruktur Digital, Festival Surabaya 2026 Jadi Strategi Dekatkan Teknologi ke Masyarakat
- MyRepublic Air Lolos Uji Operasi, Siap Ekspansi ke 90 Kota dengan Internet 5G Unlimited
- MyRepublic Air Jadi Salah Satu Benchmark Penerapan FWA di Asia Tenggara
“Di tengah dunia yang semakin terhubung, Biznet berkomitmen untuk terus menghadirkan inovasi layanan, menjawab kebutuhan bandwidth yang semakin dinamis, dan memberikan pengalaman digital yang optimal kepada pelanggan kami,” ujar Adi.
Ia menambahkan, kolaborasi jangka panjang dengan Ciena membantu Biznet menghadirkan layanan internet yang lebih cepat dan andal untuk mendukung percepatan digitalisasi di Indonesia.
Dalam implementasinya, Ciena Services bersama mitra Terrabit Networks mendukung proses desain hingga integrasi perangkat Ciena 6500 berbasis WL5e ke dalam ekosistem jaringan fiber optik Biznet.
Biznet juga memanfaatkan Ciena Navigator Network Control Suite untuk pengelolaan jaringan, mulai dari kontrol operasional, perencanaan, hingga otomasi layanan.
Penggunaan sistem tersebut diklaim membuat operasional jaringan menjadi lebih efisien sekaligus mempercepat penyediaan layanan kepada pelanggan.
Regional Managing Director ASEAN Ciena Alex Wong mengatakan Indonesia kini menjadi salah satu pusat konektivitas penting di Asia Tenggara, seiring meningkatnya kebutuhan akan jaringan berkapasitas besar dan latensi rendah.
“Melalui peningkatan pada jaringan fiber optik kabel bawah laut BNCS-1, Biznet saat ini mampu menghadirkan layanan berkecepatan lebih tinggi, mengoptimalkan efisiensi spektrum jaringan, serta mendukung pertumbuhan jangka panjang,” kata Alex.
Kolaborasi Biznet dan Ciena tidak hanya difokuskan pada jalur BNCS-1. Pengembangan jaringan juga mencakup berbagai wilayah lain seperti Jawa, Bali, Sumatra, Batam, Bangka, Kalimantan, Sulawesi, hingga Flores.
Selain itu, peningkatan kapasitas juga dilakukan pada jalur Batam–Singapura untuk memperbesar kemampuan akses menuju gateway internasional.
Langkah ini diharapkan dapat mempercepat koneksi ke berbagai layanan global sekaligus menghadirkan layanan internet yang lebih stabil dan andal bagi pelanggan.
Adi menegaskan, di tengah pertumbuhan AI dan layanan digital, koneksi internet kini telah berubah dari sekadar layanan pendukung menjadi fondasi utama pengalaman digital.
“Di era AI saat ini, koneksi internet bukan lagi sekadar kebutuhan, melainkan fondasi utama untuk menghadirkan pengalaman digital yang cepat, stabil, dan tanpa hambatan,” ujarnya.









