Kolaborasi Xiaomi dan Leica Jadi Standar Fotografi Mobile yang Makin Serius
Xiaomi 17 Series hadir dengan kolaborasi strategis Xiaomi–Leica lewat model co-creation, bawa standar baru fotografi mobile profesional.
Xiaomi 17 Series. dok Xiaomi
Kolaborasi Xiaomi dan Leica kembali memasuki fase baru pada 2026. Setelah bermitra sejak 2022, kedua perusahaan kini menghadirkan pembaruan signifikan pada Xiaomi 17 Series dengan pendekatan yang disebut lebih strategis dan menyeluruh.
Jika sebelumnya kemitraan ini berfokus pada joint research and development, kini Xiaomi dan Leica mengadopsi model strategic co-creation yang memperluas keterlibatan Leica dalam proses pengembangan perangkat, mulai dari tahap awal hingga produk siap dipasarkan.
Perubahan pendekatan ini menjadi salah satu poin penting dalam evolusi kolaborasi keduanya.
“Tahun ini, kolaborasi Xiaomi dan Leica memasuki babak baru yang lebih komprehensif dan strategis. Jika sebelumnya kemitraan ini fokus pada pendekatan Joint R&D, kini kami bergerak dalam Strategic Co-creation Model yang meningkatkan keterlibatan Leica pada pengembangan smartphone Xiaomi secara signifikan dari hulu ke hilir. Langkah ini menegaskan komitmen kami untuk menghadirkan pengalaman fotografi profesional yang semakin konsisten dan terintegrasi di seri produk flagship Xiaomi,” ujar Andi Renreng, Marketing Director Xiaomi Indonesia.
- Tren HP Compact Flagship Makin Digemari, Konsumen Indonesia Cari Performa Tinggi dalam Desain Ringkas
- Xiaomi Kuasai 19% Pasar Smartphone Indonesia di 2025, Siap Perluas Ekosistem Digital di 2026
- Xiaomi HyperOS 3 Perkuat Integrasi Perangkat dan Fitur AI untuk Produktivitas Harian
- Xiaomi SU7 Ultra Siap Tancap Gas di Lintasan Virtual Gran Turismo 7
Pada Xiaomi 17 Series, pendekatan tersebut diterjemahkan melalui filosofi “Essential Leica Imagery”. Fokusnya bukan hanya pada ketajaman visual, melainkan juga pada bagaimana sebuah foto mampu merekam emosi dan momen secara lebih autentik.
Pendekatan humanis yang selama ini menjadi ciri khas Leica diupayakan hadir dalam sistem kamera perangkat ini.
Dari sisi teknis, Xiaomi 17 Series membawa peningkatan pada pemrosesan HDR generasi terbaru.
Teknologi ini bekerja dengan menangkap beberapa lapisan eksposur dalam waktu sangat singkat, lalu menggabungkannya menjadi satu gambar dengan komposisi warna yang lebih seimbang. Hasilnya, detail pada area gelap tetap terjaga tanpa membuat bagian terang terlihat berlebihan.
Karakter warna khas Leica juga tetap dipertahankan. Tone yang selama ini dikenal memiliki ciri kuat dan berbeda kini hadir dengan optimalisasi lebih lanjut, terutama pada rentang dinamis dan reproduksi warna.
Xiaomi menyebut lensa dan konfigurasi optik terbaru di seri ini dirancang untuk menjaga akurasi warna tetap natural di berbagai kondisi pencahayaan, baik saat terang, minim cahaya, maupun kontras tinggi.
Selain itu, sistem kamera Xiaomi 17 Series dirancang fleksibel untuk berbagai skenario fotografi.
Mulai dari portrait dengan efek bokeh yang lebih presisi, street photography yang menonjolkan karakter cahaya, hingga pemotretan lanskap dengan detail yang tetap terjaga pada berbagai tingkat zoom.
Optimalisasi sensor dan konfigurasi optik disebut mampu meminimalkan noise serta mempertahankan ketajaman gambar secara konsisten.
Elemen visual seperti watermark Leica tetap dipertahankan sebagai identitas, sekaligus mempertegas positioning perangkat ini di segmen flagship fotografi mobile.
Dengan model kolaborasi yang kini lebih dalam dan terintegrasi, Xiaomi 17 Series diposisikan bukan sekadar sebagai smartphone dengan kamera bermerek Leica, melainkan sebagai hasil kerja sama yang menyatukan pendekatan teknologi dan filosofi fotografi dalam satu perangkat.









