Huawei pastikan Mate 30 Series hadir tanpa dukungan layanan Google

Richard Yu, CEO Huawei memastikan bahwa Mate 30 Series tidak menggunakan Google Mobile Services. Smartphone ini akan menggunakan dukungan Huawei Mobile Services.

Huawei pastikan Mate 30 Series hadir tanpa dukungan layanan Google Source: Huawei Mobile

Huawei baru saja memperkenalkan Mate 30 Series di Jerman. Berkenaan dengan itu, dalam sesi presentasinya, CEO Huawei Consumer Product, Richard Yu menyatakan bahwa pihaknya tidak dapat menggunakan Google Mobile Services (GMS). Kendati begitu, smartphone terbaru Huawei ini akan menggunakan Huawei Mobile Services (HMS). 

Sebagaimana diketahui, Huawei saat ini masuk masuk dalam Entity List Amerika Serikat. Karena itu, perusahaan asal Tiongkok ini tidak diizinkan menjalin kerjasama bisnis dengan perusahaan asal Amerika Serikat, termasuk Google


berita tentang tek.id

BACA JUGA

HarmonyOS diprediksi kalahkan OS buatan Apple di 2020

Huawei Watch GT2 dirilis, daya tahan sampai 2 pekan

Huawei klaim sudah jual lebih dari sejuta Mate 30 series dalam tiga jam


Nah, beberapa bulan lalu, Google menyatakan bahwa karena aturan Entity List, pihaknya tidak dapat memberikan dukungan aplikasi dan layanan Google pada flagship terbaru Huawei itu. Artinya, sejumlah layanan penting di Android, seperti Gmail, Google Maps, Google Play Store dan layanan Google lainnya tidak akan bisa digunakan di Mate 30 Series. 

“Kami tidak bisa menggunakan Google Mobile Services, kamu bisa  memakai Huawei Mobile Services (HMS). Hari ini karena pelarangan Amerika Serikat, smartphone ini tidak hadir dengan aplikasi GMS, hal ini membuat kami menjalankan Huawei app gallery di Mate 30 Series.” ujar Richard Yu. 

Google Play Store merupakan layanan penting bagi smartphone Android untuk bisa mendapatkan dukungan aplikasi di luar Tiongkok. Bukan hal mudah bagi Huawei untuk melakukan penetrasi, khususnya di pasar luar Tiongkok tanpa adanya dukungan dari layanan Google tersebut, sebagaimana dilansir dari TheVerge (20/9).

Yu sendiri menyatakan ada lebih dari 45.000 aplikasi yang sudah terintegrasi dengan Huawei Mobile Services. Kabarnya masih ada ribuan aplikasi lagi yang akan tersedia. Yu juga mengajak para pengembang aplikasi untuk menggunakan Essential Kit untuk membuat aplikasi yang terintegrasi dengan HMS. 

Huawei sendiri menyatakan sudah menggelontorkan dana USD1 miliar untuk menjalankan Huawei Ecosystem Incentive Program. Dana itu digunakan untuk pengembangan, pertumbuhan pengguna dan kebutuhan marketing. 

Reuters sebelumnya melaporkan bahwa Huawei akan menawarkan interface yang akan memungkinkan para penggunanya untuk mengakses beberapa aplikasi Google. Namun sampai saat ini, beberapa aplikasi Google yang dapat digunakan. Bahkan belum diketahui pula bagaimana Huawei akan bisa melakukan hal tersebut. 

Kita tunggu saja, bagaimana kiprah Huawei Mate 30 Series ini tanpa dukungan layanan Google. Hal ini tergantung dari bagaimana konsumen akan menerima produk ini di pasar. 

Jangan baca sendiri, bagikan artikel ini: