Facebook gandeng induk Ray Ban untuk kembangkan kacamata AR

Facebook dilaporkan memulai kerjasama dengan Luxottica untuk mengembangkan kacamata AR. Luxoticca merupakan perusahaan sama yang pernah bekerja mengembangkan Google Glass.

Facebook gandeng induk Ray Ban untuk kembangkan kacamata AR Source: Google

Facebook sudah lama berupaya untuk mengembangkan kacamata augmented reality selama beberapa tahun belakangan ini. Akhirnya Facebook mengumumkan kerjasama dengan Luxottica, perusahaan induk Ray Ban. Kerjasama ini dilakukan untuk menyelesaikan pengembangan kacamata AR.

Facebook dan Luxottica berencana untuk menyelesaikan kacamata ini antara tahun 2023 hingga 2025. Kacamata yang akan hadir dengan nama Orion itu bukan hanya didesain sebagai pelengkap smartphone, tetapi menggantikan smartphone di masa depan. 


berita tentang tek.id

BACA JUGA

Facebook kembangkan cara lindungi anak-anak dari predator di platformnya

Studi: Ratusan penjual di Indonesia mulai bisnis dari Facebook

Facebook Indonesia Summit 2019 jadi ajang kumpul komunitas Facebook


Untuk diketahui, Orion dapat digunakan untuk melakukan panggilan telepon dan menampilkan sejumlah informasi kepada penggunanya melalui sebuah layar kecil. Tak hanya itu, terdapat sebuah kamera yang dapat digunakan langsung untuk live-stream. 

Facebook kabarnya juga mengembangkan asisten suara dengan kecerdasan buatan. Asisten ini akan berperan memberi masukan ketika kacamata tersebut sedang dikenakan. CNBC (18/9) juga menyebut bahwa perusahaan ini juga bereksperimen dengan sebuah perangkat berupa cincin yang memungkinkan pengguna untuk memasukkan informasi melalui sensor gerakan. Perangkat ini akan hadir dengan nama Agios. 

Ini bukanlah pertama kalinya Facebook bekerja untuk mengembangkan perangkat Augmented Reality. Di Facebook Reality Lab, di Redmond, Washington, perusahaan ini mengerahkan banyak tenaga kerjanya untuk mengembangkan perangkat tersebut. Menurut salah satu pekerja di sana, mereka belum mampu mengkompres ukuran perangkat itu agar mudah digunakan oleh para konsumen. 

Kendati belum dapat dipastikan apakah usahanya kali ini akan berhasil, namun seorang sumber menyebut bahwa Mark Zuckerberg memiliki ketertarikan besar di sektor ini. Bahkan ia meminta Andrew Bosworth, kepala produksi hardware di Facebook untuk memprioritaskan perangkat tersebut. 

Sebenarnya Facebook tidak sendiri. Beberapa perusahaan lain percaya bahwa kacamata pintar yang mampu menghasilkan gambar dari komputer akan menjadi tren di masa depan. Microsoft misalnya, punya perangkat bernama HoloLens 2, demikian juga dengan startup bernama Magic Leap. Startup ini diketahui mengembangkan kacamata AR bernama Magic Leap One. Sayangnya, tidak satu pun perangkat tersebut yang berhasil menjadi tren baru saat ini. Apple bahkan kabarnya juga sedang mempersiapkan produk yang sama. Kabarnya produk itu akan meluncur pada awal tahun depan. 

Luxottica sendiri pun bukan sekali ini bekerja untuk mengembangkan kacamata pintar. Sebelumnya perusahaan ini berkolaborasi dengan Google untuk mengembangkan Google Glass. 

Jangan baca sendiri, bagikan artikel ini: