Drone Kargo DJI FlyCart 100 Jadi Solusi Distribusi Pupuk di Perkebunan Terpencil
DJI FlyCart 100 hadir sebagai solusi distribusi pupuk di area terpencil, mampu angkut 85 kg tanpa bergantung kondisi jalan.
DJI FlyCart 100. dok. Halo Robotics
Tantangan distribusi pupuk dan agrokimia di perkebunan terpencil kini mendapat solusi baru melalui teknologi drone kargo.
DJI FlyCart 100 hadir sebagai inovasi yang mampu menjangkau area sulit diakses, terutama di perkebunan kelapa sawit, karet, dan tanaman keras lainnya.
Selama ini, distribusi material pertanian di wilayah dengan akses terbatas sering terkendala kondisi jalan, terutama saat musim hujan.
Jalan tanah yang licin atau rusak kerap membuat pengiriman pupuk terhambat, yang pada akhirnya berdampak pada produktivitas tanaman.
- Ancaman Drone Ilegal Meningkat, Teknologi Anti-Drone LZ Tech Jadi Solusi Pengamanan Fasilitas Strategis
- Drone Thermal Jadi Solusi Deteksi Dini Kebakaran Perkebunan, Respons Bisa Lebih Cepat
- Teknologi Drone Bantu Industri Pertambangan Hitung Volume Stockpile dengan Data Presisi
- Sensor Sniffer4D Nano 2+ Permudah Inspeksi Pipa Migas Berbasis Drone, Deteksi Lebih Aman dan Presisi
DJI FlyCart 100 menawarkan pendekatan berbeda. Drone ini mampu membawa muatan hingga 85 kilogram dan mengirimkannya langsung ke titik tujuan tanpa bergantung pada infrastruktur jalan.
Hal ini memungkinkan distribusi tetap berjalan meski kondisi medan tidak mendukung.
Dalam operasionalnya, FlyCart 100 dilengkapi dua metode pengiriman, yakni sistem lifting dan winch.
Sistem winch memungkinkan pengiriman ke lokasi tanpa area pendaratan yang memadai, seperti di tengah kanopi pohon atau wilayah berbukit, sehingga fleksibilitas distribusi semakin tinggi.
Dari sisi keamanan, drone ini dibekali teknologi canggih seperti obstacle avoidance yang aktif selama penerbangan untuk menghindari tabrakan dengan pepohonan atau infrastruktur.
Selain itu, tersedia fitur parasut darurat otomatis yang akan aktif jika terjadi gangguan sistem, guna melindungi drone dan muatannya.
“Distribusi material ke titik aplikasi yang jauh bukan sekadar masalah logistik. Keterlambatan pemupukan karena akses terhambat berdampak langsung pada produktivitas per hektar,” tulis Halo Robotics dalam keterangannya.
Dengan kemampuan tersebut, DJI FlyCart 100 dinilai mampu menjaga konsistensi jadwal pemupukan di seluruh area perkebunan, termasuk di wilayah yang selama ini sulit dijangkau.
Pemanfaatan drone logistik seperti ini juga membuka peluang baru dalam modernisasi sektor pertanian dengan efisiensi distribusi menjadi kunci untuk meningkatkan hasil produksi secara berkelanjutan.









