Pendapatan PUBG: Battlegrounds meroket setelah digratiskan
Penjualan PUBG: Battlegrounds versi PC naik 61% dari tahun ke tahun (YoY) menjadi USD82,3 juta setelah digratiskan.
Gim battle royale shooter, PUBG: Battlegrounds mengumpulkan lebih banyak pendapatan sejak beralih ke free-to-play pada Januari. Pengembang Krafton mengungkapkannya dalam laporan pendapatan terbaru gim yang sebelumnya berbayar ini.
Menurut laporan yang dikutip dari TheVerge (14/5), penjualan gim versi PC naik 61% dari tahun ke tahun (YoY) menjadi USD82,3 juta. Untuk konsol, lonjakan pendapatan bahkan lebih besar, meningkat sebanyak 124% dari kuartal sebelumnya (QoQ) dan 274% dari tahun ke tahun. Tidak hanya itu, gim juga dilaporkan mengalami peningkatan hampir 3x lipat dalam rata-data pengguna aktif bulanan dari kuartal terakhir 2021.
"Jumlah pengguna (PUBG: Battlegrounds) yang membayar meningkat lebih dari dua kali lipat, sehingga sangat berkontribusi terhadap peningkatan penjualan triwulanan," tulis Krafton dalam blog resminya.
PUBG: Battlegrounds awalnya merupakan gim berbayar saat diluncurkan di Steam pada 2017. Namun, kesuksesan finansial yang dialami gim free-to-play battle royale shooters seperti Fortnite, Call of Duty: Warzone, dan Apex Legends membuktikan bahwa model gratis bisa sangat menguntungkan.
- Sambut Pesta Sepak Bola, Free Fire Hadirkan Event Fire Kickoff Mulai 5 Juni
- Point Blank Bagi-Bagi Senjata Gratis dan Diskon Item hingga 50 Persen, Troopers Baru Diuntungkan
- Indonesia Jadi Negara Pertama Peluncuran Akun Roblox Kids, Anak di Bawah 16 Tahun Kini Punya Pembatasan Konten
- Gamer Perlu Waspada, Duduk Terlalu Lama Bermain Game Berisiko Sebabkan Wasir
Di samping itu, popularitas PUBG: Mobile, yang juga gratis untuk dimainkan, mungkin mendorong Krafton untuk mengalihkan PUBG: Battlegrounds ke free-to-play. Untuk diketahui, PUBG: Mobile telah diunduh lebih dari 1 miliar kali pada Maret 2021, menghasilkan pendapatan USD307,1 juta pada kuartal pertama 2022, angka yang naik 5% dari tahun ke tahun.









