Garena Buka Praregistrasi Monster Hunter Outlanders di Indonesia dan Asia Tenggara
Garena membuka praregistrasi Monster Hunter Outlanders di Asia Tenggara dengan gameplay berburu, eksplorasi, dan mode empat pemain.
Monster Hunter Outlander. dok. Garena
Garena resmi membuka praregistrasi Monster Hunter Outlanders untuk pemai di Indonesia dan sejumlah negara Asia Tenggara.
Game aksi berburu dan bertahan hidup untuk perangkat seluler tersebut membawa berbagai karakteristik utama seri Monster Hunter ke dalam pengalaman yang dirancang khusus untuk ponsel pintar.
Monster Hunter Outlanders diterbitkan Garena di Indonesia dan Asia Tenggara. Game ini dikembangkan oleh TiMi Studio Group dengan lisensi serta supervisi dari Capcom, perusahaan di balik waralaba Monster Hunter.
Melalui situs praregistrasi yang telah dibuka, pemain dapat mendaftarkan diri sekaligus mengikuti perkembangan target komunitas.
- Garena Rayakan Anniversary Haikyu!! Fly High dengan Karakter SP Baru dan Hadiah Melimpah
- Tim PUBG MOBILE Indonesia Lolos ke Esports Nations Cup 2026, Siap Bertarung di Riyadh
- JBL Luncurkan Headset Gaming Quantum Terbaru di Indonesia, Bidik Gamer Kasual hingga Atlet Esports
- GTA 6 Bakal Punya Sistem Chapter, Mirip Red Dead Redemption 2
Sejumlah hadiah akan dibagikan saat game resmi dirilis apabila jumlah pendaftar dan pengikut kanal resminya mencapai target tertentu.
Hadiah tersebut mencakup 20 Standard Contract, karakter SR Adventurer Raya, serta berbagai sumber daya pengembangan karakter. Ketentuan target, mekanisme penukaran hadiah, dan rincian kegiatan akan diumumkan kemudian.
Monster Hunter Outlanders mempertahankan konsep utama waralaba tersebut, yakni menjelajahi lingkungan alam, mengamati perilaku monster, mengumpulkan material, membuat perlengkapan, dan memburu monster berukuran besar.
Sistem kendali game telah disesuaikan untuk perangkat seluler. Pemain dapat menjalankan rangkaian serangan atau kombo melalui satu tombol, dengan tetap mempertahankan karakteristik aksi yang menjadi ciri khas seri Monster Hunter.
Selain menghadirkan sejumlah monster klasik, game ini memperkenalkan Radiant Species, spesies eksklusif yang hidup di Aesoland. Garena juga menjanjikan kehadiran monster baru lainnya yang akan diperkenalkan secara bertahap.
Pemain akan berperan sebagai adventurer yang berasal dari berbagai wilayah dengan latar belakang dan kemampuan berbeda.
Setiap karakter memiliki keahlian tertentu yang dapat dimanfaatkan ketika menjelajahi wilayah baru maupun menghadapi monster.
Setiap adventurer juga ditemani oleh buddy. Selain Palico yang telah dikenal penggemar Monster Hunter, game ini menghadirkan dua pendamping baru, yakni Trillan dan Rutaco.
Masing-masing memiliki penampilan, kepribadian, serta kemampuan yang berbeda dan dapat dikembangkan selama permainan.
Petualangan berlangsung di Aesoland, wilayah yang terbagi berdasarkan kondisi geografis dan cuaca.
Pemain dapat memanfaatkan sistem pembangunan untuk memasang berbagai fasilitas lapangan, seperti pelontar, jalur luncur, dan alat untuk melayang.
Fasilitas tersebut digunakan untuk menjangkau berbagai area, menemukan barang khusus, serta memperoleh petunjuk yang berkaitan dengan misi.
Pemain juga dapat mengamati cara monster berburu, menantang, dan berinteraksi untuk menentukan strategi perburuan.
Monster Hunter Outlanders turut mendukung permainan daring secara langsung dalam kelompok beranggotakan hingga empat orang.
Setiap anggota dapat membagi peran, saling membantu, dan menggabungkan kemampuan ketika menghadapi monster besar.
Selain mode perburuan bersama, game ini akan dilengkapi sistem tim tetap dan guild petualangan. Fitur sosial tersebut memungkinkan pemain tetap terhubung dan menjelajahi Aesoland bersama komunitasnya.
Garena akan mengumumkan informasi tambahan mengenai dunia Aesoland, monster baru, mode permainan, dan jadwal peluncuran melalui kanal resmi Monster Hunter Outlanders dalam beberapa bulan mendatang.
Waralaba Monster Hunter pertama kali diperkenalkan Capcom pada 2004. Hingga 31 Maret 2026, seluruh judul dalam seri tersebut telah mencatatkan penjualan kumulatif sebanyak 127 juta kopi di seluruh dunia.









