Data lokasi pemain Harry Potter : Wizards Unite direkam Niantic

Pihak Niantic Labs sebagai pengembang gim Harry Potter : Wizards Unite mengatakan bahwa hal tersebut terjadi karena adanya bug.

Data lokasi pemain Harry Potter : Wizards Unite direkam Niantic

Bukan rahasia lagi bahwa saat ini banyak perusahaan aplikasi yang menyimpan data penggunanya. Bukan hanya aplikasi media sosial saja, melainkan gim juga melakukan praktik tersebut.

Salah satu contoh perusahan yang menyimpan data pengguna adalah Niantic Labs. Ya, pencipta gim Pokemon Go dan Harry Potter : Wizards Unite tersebut baru-baru ini diketahui menyimpan data lokasi pengguna.


berita tentang tek.id

BACA JUGA

Modder berhasil buat mode co-op Devil May Cry 5 lebih menarik

Blizzard pastikan dukungan lintas konsol untuk Diablo 4

Sony patenkan kartrid di lembaga paten Brazil


Ternyata, baik gamer di Pokemon Go dan Harry Potter : Wizards Unite terkena masalah ini. Tapi, beberapa laporan mengatakan bahwa yang paling terasa adalah para pemain Harry Potter : Wizards Unite.

Engaget (17/10) melaporkan, mereka pun mengumpulkan sejumlah data yang mengejutkan. 10 orang gamer menyatakan bahwa totalnya ada 25 ribu catatan lokasi mereka yang disimpan oleh Niantic.

Mereka dikabarkan menyimpan sekitar tiga catatan lokasi per menit saat pengguna memainkan gim Wizards Unite. Rekor itu hampir dua kali lipat lebih banyak dari total jumlah lokasi yang disimpan untuk Pokemon Go. 

Dalam satu kasus, Niantic memiliki setidaknya satu catatan lokasi yang diambil hampir setiap jam dalam sehari. Hal ini menunjukkan bahwa perusahaan tersebut mengambil data pengguna meski mereka tidak memainkan gim tersebut.

Saat diminta konfirmasi mengenai kabar tersebut, Niantic pun membantah melakukan pencatatan data lokasi secara sengaja. Mereka malah menyalahkan pengumpulan data non-stop akibat adanya bug dalam game mereka versi Android. 

Tapi, pihak Niantic mengatakan bahwa bug tersebut saat ini sudah ditangani. Mereka juga mengatakan bahwa semua data yang telah diterima oleh mereka untuk dihapuskan dari database mereka.

Jangan baca sendiri, bagikan artikel ini: