Cina pasang aplikasi mata-mata di perangkat milik pelancong secara diam-diam

Aplikasi yang bernama Fēng cǎi ini dikabarkan dapat mengekstrak data pengguna, mulai dari email dan beberapa data lain tanpa sepengetahuan pengguna.

Cina pasang aplikasi mata-mata di perangkat milik pelancong secara diam-diam Ilustrasi Mata-mata Digital (Pixabay)

Penjaga perbatasan Tiongkok dilaporkan memasang aplikasi pengintaian di ponsel beberapa pelancong. Engadget (3/7/2019) melaporkan, hasil penyelidikan yang dilakukan oleh Guardian, The New York Times, dan Süddeutsche Zeitung menemukan hasil yang mengejutkan.

Ketiga pihak tersebut mengatakan bahwa aplikasi yang dipasang di smartphone pelancong akan dapat mengekstrak email, teks, dan kontak. Tak luput, mereka juga akan dapat mengunduh semua info tentang perangkat.


berita tentang tek.id

BACA JUGA

Samsung siapkan Galaxy S10 Lite, pakai Snapdragon 855

Xiaomi konfirmasi kehadiran Redmi Note 8, meluncur pertengahan Oktober

Google ajukan sertifikasi kelayakan smartphone gaming


Yang paling mencengangkan adalah mereka menegaskan bahwa aplikasi ini diunduh tanpa memberitahu pemilik perangkat. Diduga, penjaga perbatasan telah memasang aplikasi ketika pelancong berusaha menyeberang dari wilayah Kyrgyzstan ke wilayah Xinjiang, daerah di mana pemerintah Cina telah lama membatasi kebebasan penduduk Muslim.

Para pelancong yang melintasi perbatasan diminta untuk menyerahkan smartphone dan kata sandi mereka kepada para pihak berwajib. Beberapa ponsel Android telah di kembalikan dengan aplikasi bernama Fēng cǎi. 

Menurut Guardian, tidak ada pilihan bahasa Inggris dalam aplikasi tersebut, tetapi itu ada hubungannya dengan lebah yang mengumpulkan madu. Pakar keamanan dunia maya mengatakan aplikasi itu dapat digunakan untuk mencari daftar konten yang dianggap bermasalah oleh pihak berwenang.

“Mulai dari teks yang terkait dengan ekstremisme Islam hingga informasi tentang puasa selama Ramadhan dan musik oleh band metal Jepang Unholy Grave,” kata beberapa peneliti keamanan.

Yang unik, aplikasi ini belum muncul di perangkat iPhone manapun. Tetapi, bukan sebuah hal yang mustahil bagi pihak berwajib dapat memasang dan menyembunyikan aplikasi tersebut di perangkat iPhone di masa depan.

Jangan baca sendiri, bagikan artikel ini: