Bos Xbox papar strategi gaming di masa depan

Bos Xbox, Phil Spencer mengatakan di masa depan, mereka tidak lagi menghitung seberapa banyak mereka bisa menjual konsol, melainkan berapa banyak yang mengakses layanan mereka.

Bos Xbox papar strategi gaming di masa depan Xbox One (Wccftech)

Microsoft saat ini sedang mempersiapkan konsol Xbox generasi selanjutnya. Mereka ingin merebut perhatian para gamer dengan menawarkan sebuah konsol yang dapat memainkan gim di resolusi hingga 8K.

Namun, seperti yang sudah diketahui, Microsoft saat ini tengah mempersiapkan sebuah layanan cloud gaming bernama xCloud. Mereka pun mengatakan, layanan ini akan menjadi masa depan gaming.


berita tentang tek.id

BACA JUGA

Microsoft punya keyboard dengan tombol emoji

Mode gelap segera hadir di aplikasi Microsoft Office

Microsoft enggan Surface Duo mereka disebut ponsel


Hal ini pun diamini oleh bos Xbox, Phil Spencer. Dalam sebuah wawancara khusus bersama The Verge, dia mengaku bahwa model bisnis penjualan konsol bukan lagi bisnis model mereka di masa depan.

“Kami tidak perlu menjual versi konsol apa pun agar kami dapat mencapai tujuan bisnis kami. Bisnis ini bukan berapa banyak konsol yang dapat dijual. (Model) bisnis kami adalah berapa banyak pemain yang memainkan permainan yang mereka beli, bagaimana mereka bermain,” kata Phil, seperti dikutip dari laman The Verge (12/6).

Lebih lanjut dia mengatakan, jika seseorang membeli Xbox One asli dari Microsoft pada hari peluncuran, dan mereka membeli dan bermain game, Microsoft tidak perlu menjual mereka S, tidak perlu menjualnya X. 

“Jika mereka ingin tetap di sini, di Xbox One yang mereka miliki dan tetap sebagai anggota hebat komunitas kami atau berlangganan Game Pass, itu bisnis yang hebat bagi kami,” tambahnya.

“Saya pikir mudah dari luar untuk menilai kesehatan bisnis kami tentang berapa banyak konsol yang dijual oleh perusahaan mana pun. Pada akhirnya, berapa banyak pelanggan yang Anda miliki untuk sesuatu seperti Game Pass, berapa banyak game yang orang beli, itu adalah metrik yang jauh lebih baik pada kesehatan bisnis,” jelas Phil.

Dia mengatakan, Ada dua hal yang akan dibicarakan, yakni streaming konsol dan xCloud. “xCloud adalah kami menempatkan motherboard Xbox, di pusat data Azure, dan memungkinkan Anda untuk terhubung ke motherboard itu dan bermain game di perangkat keras yang menjadi milik kita,” sambungnya.

Jadi jika Anda tidak memiliki Xbox atau Xbox Anda tidak tersedia, Anda dapat terhubung ke xCloud dan memainkan game-game milik Anda. ”xCloud adalah cara kami menempatkan Xbox di cloud, dan Anda mengaksesnya melalui smartphone, yang merupakan fokus pertama kami. Itu memungkinkan Anda untuk mengambil pengalaman bermain di mana pun Anda berada. Itu xCloud.”

Sekarang jika Anda sudah memiliki Xbox One, Anda telah secara efektif membeli perangkat keras yang sama dengan yang Microsoft masukkan ke layanan cloud mereka. Jadi, mereka  menantang diri mereka sendiri  dan berkata, “Baiklah, bisakah kami mengizinkan Anda untuk mengubah Xbox Anda menjadi pusat data Anda sendiri, xCloud Anda sendiri?”

Jadi, apa yang Microsoft katakan adalah para gamer dapat mengalirkan gim yang mereka miliki dari konsol yang sudah dibeli ke smartphone secara gratis  “Jadi itulah streaming konsol. Itu mengalir dari konsol Anda keluar dari rumah Anda, game yang Anda miliki ke ponsel Anda.”

“Pada akhirnya, cara Anda bermain akan sama. Anda akan duduk di sana, di depan smartphone Anda, Anda akan memiliki pengontrol di tangan Anda, dan Anda akan dapat memainkan game-game itu,” ungkapnya.

“Streaming konsol berarti sumber dari game-game itu adalah Xbox Anda di rumah. Untuk xCloud, sumber dari game-game itu adalah kami. Pengalaman pengguna akhir, saya ingin sama. Saya ingin terhubung ke Xbox Live, game yang saya akses, teman-teman saya, dan saya ingin bermain ke mana pun saya pergi,” pungkasnya.

Saat ditanyakan mengenai apakah layanan ini akan gratis, Phil pun mengiyakan nya. Namun, dia mengatakan, untuk kedepannya, mereka akan memiliki model bisnis tersendiri untuk layanan xCloud mereka.

“Kami belum bisa berbicara tentang model bisnis. Kami di sini dengan pratinjau publik untuk memungkinkan orang mencobanya. Ini adalah pertama kalinya kami memiliki pengalaman untuk orang-orang yang tidak bekerja di Microsoft, jadi kami banyak belajar dan banyak mendengarkan. Kami mengumumkan tanggal kapan xCloud akan datang, dan kami akan berbicara tentang model bisnis sebelum datang sehingga orang tahu apa yang harus dilakukan untuk mendaftar.”

Bisa dibilang, ketika Anda berpikir tentang langganan seperti Game Pass, dia pikir ide Game Pass dan langganan seperti xCloud masuk akal. “Pikirkan bagaimana konvergensi dari kedua hal itu. Saya pikir itu pintar untuk dipikirkan. Kami belum mengumumkan apa pun di sana, tetapi saya akan mengatakan bahwa ide itu masuk akal.”

“Bagaimana cara membangun perpustakaan saya? Game Pass adalah cara terbaik bagi Anda untuk mengamankan banyak konten. Lalu, bagaimana saya mendapatkan akses ke perpustakaan itu ke mana pun saya pergi? Apakah saya menggunakan perangkat keras milik Microsoft atau perangkat keras milik saya sendiri di rumah saya?”

Jadi, sekali lagi dia mengatakan bahwa mereka akan membawa banyak fitur ke dalam layanan xCloud mereka. Mereka juga mengatakan, bahwa layanan ini juga sangat tepat bagi mereka yang ingin memiliki akses ke banyak gim tanpa harus mengeluarkan uang dalam jumlah yang sangat besar.

Jangan baca sendiri, bagikan artikel ini: