sun
moon
Premium Partner :
  • partner tek.id advo
  • partner tek.id acer
  • partner tek.id praxis
  • partner tek.id synologi
  • partner tek.id benq
  • partner tek.id asus
  • partner tek.id qnap
  • partner tek.id wd
  • partner tek.id oppo
Jumat, 10 Jan 2020 17:23 WIB

Baterai Redmi 8 dan Redmi 8A, awet itu sudah pasti

Redmi 8 dan Redmi 8A hadir dengan kapasitas besar, yakni 5000mAH. Namun seberapa andalkah baterai kedua smartphone ini?

Baterai Redmi 8 dan Redmi 8A, awet itu sudah pasti

Mencari smartphone dengan harga sejutaan sebenarnya bukan hal yang mudah. Ada banyak sekali versi di rentang harga ini. Saking banyaknya, tidak jarang konsumen akan kebingungan smartphone mana yang mau dipilih.

Ada dua smartphone yang muncul di kelas sejutaan ini, yakni Redmi 8 dan Redmi 8A. Xiaomi percaya diri menghadirkan smartphone sejutaan dengan kapasitas baterai yang tergolong besar, yakni 5000mAh. 

Mumpung sedang memegang kedua smartphone tersebut, kami akan mencoba menguji seberapa ciamik performa kedua smartphone ini. 

Bukan Murahan

Redmi 8 dan Redmi 8A hadir dengan tiga varian warna, yakni biru, merah dan hitam. Meski begitu, keduanya hadir dengan finishing berbeda. Redmi 8 hadir dengan finishing glossy yang membuatnya tampak mewah. Kebetulan kami mendapat unit dengan warna merah. 

Di bagian belakang Redmi 8 tersemat juga dua kamera dan fingerprint sensor. Semuanya disusun secara vertikal persis di bagian tengah. Kesan rapi semakin tampak ketika susunan itu dibalut warna hitam dengan tulisan Redmi di bawahnya. Simpel nan elegan serta tampil simetris yang membuatnya nyaman dipandang. 

Layar Redmi 8 mampu merespon sentuhan dan usapan jari dengan sangat baik. Demikian pula dengan pemindai sidik jarinya. Sensor ini mampu mengenali jari kami dengan cepat. Tidak butuh waktu lama, kunci layar Redmi 8 sudah terbuka. 

Layar Redmi 8 berukuran 6,22 inci dengan notch berbentuk Dot Drop. Di sinilah terdapat kamera selfie yang sama-sama mengusung resolusi 8MP. Sementara di bagian bawahnya kembali terdapat tulisan Redmi. Tampaknya ini menjadi desain umum untuk smartphone-smartphone Redmi generasi terbaru. 

Berpindah ke bagian bawah, Xiaomi tampaknya berniat memberikan fitur-fitur terbaik di smartphone ini. Redmi 8 tetap hadir dengan slot jack 3,5mm dan speaker pada sisi kanan bagian ini. Yang terpenting adalah hadirnya dukungan slot USB Type-C. 

Setali tiga uang, saudaranya Redmi 8A juga hadir dengan desain hampir serupa. Bedanya, Redmi 8A hadir dengan finishing matte dengan tekstur bergaris. Tekstur ini akan terlihat makin menawan ketika tertimpa cahaya. Tidak hanya itu, tekstur itu juga lah yang membuat Redmi 8A terasa mantap digenggaman tangan kami. Dua model finishing inilah yang akhirnya membuat duo Redmi ini tampil menggoda. Walau dibanderol murah, namun tidak menunjukkan kesan murahan. 

Desain simetris kembali diberikan di seri ini. Garis bingkai di bagian belakang Redmi 8A memanjang sampai bawah untuk semakin menguatkan kesan simetrisnya. Oh iya, unit Redmi 8A yang kami pegang berwarna biru. Versi ini juga hadir dengan USB Type-C dan slot jack 3,5mm. Namun Redmi 8A hanya hadir dengan satu kamera belakang. 

Gim berat bisa dilibas

Dengan harga sejutaan, duo Redmi 8 ini hadir dengan prosesor chipset octa-core Qualcomm® Snapdragon™ 439 memberikan kecepatan maksimal 2GHz. Prosesor Snapdragon 4xx series memang biasa digunakan untuk smartphone entry level. Tapi perlu diketahui, di seri 4xx ini, Snapdragon 439 terbilang varian yang paling baru. Chipset ini dibuat dengan fabrikasi 12nm, dibandingkan versi sebelumnya yang berbasis fabrikasi 14nm.

Redmi 8 hadir dengan dua ukuran RAM dan ROM, yakni 3/32GB dan 4/64GB. Sementara dengan menggunakan chipset yang sama, Redmi 8A hadir dengan RAM 2GB dengan memori penyimpanan 32GB. Sementara itu, kedua smartphone ini menggunakan GPU Adreno 505. 

Untuk melihat kemampuan GPU kedua perangkat ini, kami menjalankan aplikasi benchmark sintetis 3D. Pengukuran ini bertujuan untuk mengetahui seberapa andal chipset di duo Redmi 8 ini menangani kebutuhan grafis, terutama ketika dipakai bermain gim. 

Dalam pengujian 3DMark Sling Shot, Redmi 8 mampu menorehkan angka 825 untuk Sling Shot dan 831 untuk Sling Shot Unlimited. Sementara Redmi 8A mencatat skor sebesar 816 untuk Sling Shot dan 822 untuk Sling Shot Unlimited. 

Pada Sling Shot Extreme, masing-masing memperoleh skor 502 untuk Redmi 8 dan 501 untuk Redmi 8A. Pada pengujian tersebut, frame rate yang dihasilkan berkisar dari 1 hingga 32fps. Ini menunjukkan bahwa Redmi 8 dan Redmi 8A, secara teori mampu menjalankan gim dengan baik dan masih enak untuk dimainkan. 

Perlu diketahui, dalam pengujian menggunakan 3DMark, skor fisik tampil lebih tinggi ketimbang skor grafis. Hal ini membuktikan kalau CPU kedua smartphone ini dapat bekerja dengan maksimal ketika digunakan untuk bermain gim. 

Ada tiga gim yang kami mainkan, yakni PUBG Mobile, Call of Duty Mobile dan Chess Rush untuk melihat seberapa jauh kedua smartphone ini dapat menjalankan ketiga gim tersebut. 

Di gim PUBG Mobile, Redmi 8 dan Redmi 8A dapat menjalankan gim ini dengan grafis maksimal Balanced-Medium. Artinya, fps yang dapat dimainkan berkisar di 30fps. Masih nyaman untuk dimainkan, tanpa kendala lag selama sesi permainan. Untuk pengalaman terbaik, kami mengubah grafisnya menjadi Smooth-Medium. 

Selama permainan, kedua smartphone ini cukup responsif menanggapi sapuan jari kami. Gyroscope-nya juga berjalan dengan baik. Kami dapat dengan mudah menghadapi pertarungan di PUBG Mobile. 

Demikian pula ketika mencoba memainkan Call of Duty Mobile. Yang menarik adalah kualitas grafis dan frame rate gim ini dapat kami tingkatkan hingga maksimal. Tapi untuk pengalaman terbaik, kami sengaja mengaturnya ke grafis High dengan frame rate Medium. 

Sama halnya dengan PUBG Mobile, kedua smartphone ini dapat menjalankan gim dengan responsif. Keduanya juga tidak kewalahan meski dipakai bermain dalam waktu lama. Suhu maksimal yang kami dapatkan ketika bermain Call of Duty Mobile adalah 34 derajat. 

Gim Chess Rush tidak membutuhkan pengolahan grafis tinggi karenanya kami bisa menyetel kualitas grafisnya hingga maksimal. Di gim ini kami melihat bagaimana Redmi 8 dan Redmi 8A piawai menjalankan satu sesi gim yang setidaknya berlangsung selama 30 menit lebih. Kami tidak mendapati adanya gejala lag atau penurunan performa ketika gim ini sedang berlangsung. 

Baterai besar bukan kaleng-kaleng

Baterai besar menjadi satu kunci kenikmatan kami memainkan gim di Redmi 8 dan Redmi 8A. Kami dapat memainkan gim dalam waktu lama secara simultan tanpa harus khawatir kehabisan baterai di tengah permainan. 

Kami mencoba memainkan tiga gim yang sudah disebutkan sebelumnya pada Redmi 8. PUBG Mobile kami mainkan di pengaturan Smooth-Medium untuk pengalaman terbaik. Gim ini mulai kami mainkan ketika kapasitas baterai Redmi 8 berada di angka 96%. Dalam sesi permainan yang berlangsung selama lebih dari satu jam, kapasitas baterai berkurang sebanyak 15% dengan mengatur kecerahan dan volume speaker hingga maksimum. 

Kami memberikan jeda beberapa jam untuk mensimulasikan pemakaian sehari-hari. Sesi permainan kami lanjutkan dengan gim Call of Duty Mobile. Kondisinya masih sama, yakni tingkat kecerahan layar dan volume speaker hingga maksimum. Gim ini dimulai ketika kapasitas baterai berada di level 77%. Gim ini kami mainkan selama 1 jam tanpa berhenti. Selama periode itu, kapasitas baterai berkurang sebanyak 14%. 

Gim Chess Rush langsung kami mainkan begitu selesai dengan Call of Duty Mobile. Selama permainan lebih dari 1 jam, kapasitas baterainya berkurang sebanyak 16%. Di gim ini, pengaturan grafisnya kami atur hingga maksimal. 

Dengan total waktu hampir 3,5 jam, kapasitas baterai Redmi 8 berkurang sebanyak 50% . Kemudian kami menambahkan aktivitas dengan menonton YouTube selama 2 jam tetap dengan kondisi yang sama, yakni kecerahan dan volume speaker maksimal. Hasilnya, kapasitas baterai berkurang sebanyak 23%. Dengan ini, selama melakukan aktivitas bermain selama kurang lebih 3,5 jam dan menonton video YouTube selama 2 jam, total pengurangan kapasitas baterainya adalah 73%. Itu pun masih menyisakan baterai pada level 23%. 

Dalam pengujian menggunakan PCMark, untuk melakukan kerja sehari-hari, seperti browsing, edit foto hingga edit video, Redmi 8 mampu bertahan selama 10 jam 20 menit. Dengan begini kami bisa katakan, kapasitas baterai yang ditawarkan Redmi 8 bukan sekadar isapan jempol. 

Hal yang sama juga kami temukan di Redmi 8A. Bagaimana tidak, keduanya hadir dengan prosesor dan UI yang sama. Hal ini membuat kedua smartphone ini memiliki manajemen daya yang bisa dikatakan setara. 

Gim pertama yang kami mainkan dengan Redmi 8A adalah Chess Rush. Gim ini kami mainkan selama 2 jam. Kapasitas baterainya berkurang sebanyak 18%. Kondisi yang kami terapkan masih sama seperti pengujian gim di Redmi 8. Setelah melakukan jeda selama setengah jam, kami memainkan gim Call of Duty Mobile selama kurang lebih 46 menit. Selama permainan ini, kapasitas baterai berkurang sebanyak 12%. 

Sesi gim kami lanjutkan dengan memainkan gim PUBG Mobile selama sekitar 30 menit. Setelah memainkan gim ini, kami mendapati bahwa kapasitas baterai Redmi 8A berkurang sebanyak 21%. Total pengurangan baterai yang kami dapatkan setelah memainkan ketiga gim ini adalah 51%. Pengujian ini juga berlangsung selama 3,5 jam, sudah termasuk waktu rehat sambil melakukan browsing di Redmi 8A. 

Pengujian kami lakukan lagi dengan menonton YouTube selama 2 jam. Hasilnya kapasitas baterai berkurang sebanyak 24%. Sehingga total selama lebih dari 5 jam, kapasitas baterai berkurang 67%. 

Perlu diketahui bahwa dengan pengujian menggunakan PCMark, baterai Redmi 8A dapat bertahan selama 10 jam 24 menit untuk penggunaan sehari-hari. 

Kapasitas baterai yang besar ini sudah seharusnya diimbangi dengan teknologi pengisian yang cepat. Kedua perangkat ini hadir dengan dukungan teknologi pengisian cepat 18W. Dalam pengujian yang kami lakukan, dari kapasitas baterai 11%, kedua smartphone ini butuh waktu kurang dari 3 jam untuk dapat terisi penuh. 

Kehadiran Redmi 8 dan Redmi 8A jelas semakin mewarnai pasar smartphone Tanah Air. Desain kece dengan dua finishing berbeda, mampu menjalankan gim berat hingga kapasitas baterai besar menjadi beberapa hal yang membuat kami semakin menikmati duo Redmi ini. 

Share
back to top