Xiaomi Kuasai Tiga Pasar Sekaligus di Indonesia 2025, dari Smartphone hingga Wearable
Xiaomi pimpin pasar smartphone, tablet, dan wearable di Indonesia 2025 menurut Omdia, didorong ekosistem AIoT dan inovasi produk.
Logo Xiaomi. dok. Xiaomi
Xiaomi Indonesia mencatatkan capaian signifikan dengan memimpin pasar di tiga kategori perangkat sekaligus sepanjang 2025, yakni smartphone, tablet, dan wearable band.
Berdasarkan laporan lembaga riset Omdia, dominasi ini menunjukkan kuatnya strategi Xiaomi dalam membangun ekosistem teknologi yang terintegrasi di pasar domestik.
Keberhasilan ini tidak hanya mencerminkan tingginya penerimaan konsumen, tetapi juga menegaskan posisi Xiaomi sebagai pemain utama dalam mendorong gaya hidup digital di Indonesia.
Country Director Xiaomi Indonesia Wentao Zhao menyebut kepercayaan pengguna menjadi fondasi utama di balik pertumbuhan tersebut.
- 5 Keunggulan Redmi A7 Pro untuk Temani Ramadan, Mulai Kamera hingga Baterai Tahan Lama
- Redmi A7 Pro Resmi Hadir di Indonesia, Andalkan Kamera 13MP dan Baterai 6.000mAh
- Xiaomi Redmi Pad 2 4G Jadi Tablet Redmi Pertama dengan SIM Card di Indonesia
- Xiaomi Pad 8 Series Bawa PC-Level WPS Office ke Tablet Android, Dorong Tren Kerja Fleksibel
“Kepercayaan pelanggan mendorong kami untuk terus melangkah ke level berikutnya. Sepanjang 2025, Xiaomi menghadirkan pengalaman teknologi premium melalui perangkat flagship dan ekosistem AIoT yang semakin luas,” ujarnya.
Ia menambahkan, konsumen kini tidak hanya mencari fungsi, tetapi juga menginginkan konektivitas yang seamless serta desain yang relevan dengan gaya hidup modern.
Di segmen tablet, Xiaomi mencatat pertumbuhan paling mencolok. Perusahaan berhasil menjadi merek tablet nomor satu di Indonesia dengan pangsa pasar mencapai 36%, meningkat signifikan sebesar 75% secara tahunan.
Lonjakan ini menunjukkan meningkatnya kebutuhan perangkat fleksibel yang mampu menunjang aktivitas belajar, bekerja, hingga hiburan dalam satu perangkat.
Sementara itu, di kategori wearable band, Xiaomi juga mempertahankan dominasinya baik di tingkat nasional maupun global. Di Indonesia, Xiaomi menguasai pangsa pasar sebesar 30%, sementara secara global mencapai 18%, sekaligus menempatkannya kembali di posisi teratas untuk pertama kalinya sejak 2020.
Sepanjang 2025, Xiaomi mencatat pengiriman lebih dari 200 juta unit wearable band di seluruh dunia.
Tingginya minat terhadap perangkat wearable tidak lepas dari tren gaya hidup sehat yang semakin berkembang. Perangkat ini menjadi alat praktis bagi pengguna untuk memantau aktivitas harian, mulai dari detak jantung, kualitas tidur, hingga olahraga.
Di pasar smartphone, Xiaomi juga menunjukkan ketahanan di tengah kondisi pasar yang menantang. Dengan pangsa pasar 19%, Xiaomi berhasil menjadi merek smartphone nomor satu di Indonesia sepanjang 2025.
Pencapaian ini didukung oleh portofolio produk yang mencakup berbagai segmen, mulai dari entry-level hingga flagship.
Xiaomi juga memperkuat posisinya di kelas premium melalui inovasi kamera hasil kolaborasi dengan Leica serta pengembangan teknologi berbasis AI melalui Xiaomi HyperOS.
“Melalui visi global ‘Human x Car x Home’, kami berkomitmen menghadirkan gaya hidup cerdas yang lebih terintegrasi. Inovasi yang kami hadirkan tidak hanya memudahkan aktivitas, tetapi juga memberikan kenyamanan maksimal bagi pengguna,” tutup Wentao.









