Apple bayar denda ke Samsung karena penjualan duo iPhone XS loyo

Apple dilaporkan telah membayar Samsung sebesar Rp8,9 triliun karena tidak dapat memenuhi target penjualan iPhone XS dan iPhone XS Max.

Apple bayar denda ke Samsung karena penjualan duo iPhone XS loyo iPhone

Beberapa waktu lalu, dikabarkan bahwa Apple harus membayar denda kepada Samsung. Hal ini dikarenakan Apple tidak dapat mencapai target penjualan yang sudah ditentukan oleh kedua pihak, yang kemudian dianggap merugikan pihak Samsung.

Hal ini dikarenakan Samsung merupakan pemasok utama layar OLED untuk perangkat iPhone milik Apple. Dalam kontrak, Samsung menyanggupi membuat lini produksi baru untuk secara khusus membuat layar untuk iPhone.


BACA JUGA

Pengguna iPhone banyak yang hijrah ke Android

Oppo dan Vivo segera susul Huawei luncurkan smartphone 5G

Bocoran benchmark ROG Phone 2, tembus 11 ribu poin di Geekbench


Untuk menutupi dana yang sudah dikeluarkan oleh mereka, Samsung pun mewajibkan Apple untuk membayar ganti rugi. Sebenarnya, Apple telah mencari cara untuk menghindari pembayaran ganti rugi tersebut dengan beberapa cara. 

Salah satunya adalah dengan menawarkan kontrak baru untuk membuat panel OLED untuk perangkat MacBook mereka, seperti rumor yang beredar. Tapi, perusahaan asal Korea Selatan itu menolak, dan tetap meminta Apple membayar USD638 juta atau Rp8m9 triliun kepada mereka, seperti dilaporkan Ubergizmo (8/7/2019).

Sekadar informasi, saat ini Apple sudah memiliki total tiga perangkat yang menggunakan layar OLED. Ketiga perangkat tersebut adalah iPhone X, iPhone XS, dan iPhone XS Max. Sayang, penjualan iPhone XS, dan iPhone XS Max tidak sesuai harapan mereka.

Yang uniknya, perangkat smartphone mereka yang lebih murah, yakni iPhone XR memiliki penjualan yang lebih baik. Hal ini mungkin dikarenakan harga yang lebih murah jika dibandingkan dengan kedua perangkat lain.

Namun, alih-alih menggunakan panel OLED, iPhone XR menggunakan panel LCD. Mereka menggandeng Japan Display untuk memproduksi layar untuk smartphone tersebut, bukan menggunakan panel milik Samsung.

Jangan baca sendiri, bagikan artikel ini: