Amerika Serikat diperkirakan akan perpanjang lisensi Huawei

Pemerintah AS kabarnya akan memberikan perpanjangan lisensi sementara kepada Huawei selama 90 hari ke depan.

Amerika Serikat diperkirakan akan perpanjang lisensi Huawei Source: Shutterstock

Huawei tampaknya belum beruntung untuk mengembalikan statusnya setelah aksi pemblokiran yang dilakukan oleh pemerintah Amerika Serikta. Namun kabarnya masih butuh beberapa waktu sampai akhirnya perusahaan asal Tiongkok ini dipaksa untuk memutus semua bisnisnya di negeri tersebut. 

Namun Reuters (19/8), pemerintah AS kabarnya akan memberikan perpanjangan lisensi sementara kepada Huawei selama 90 hari ke depan. Lisensi itu diberikan agar Huawei masih dapat melakukan bisnis dengan perusahaan asal Amerika Serikat setelah pemerintah tersebut memasukkan Huawei ke dalam Entity List


berita tentang tek.id

BACA JUGA

Review smartwatch Huawei GT2

Mate 30 Pro tak bisa dipakai untuk memesan ojol

Resmi, ini harga dan spesifikasi Huawei Mate 30 Pro di Indonesia


Dengan adanya lisensi itu, Huawei masih dapat melanjutkan layanan jaringan telekomunikasi dan update software untuk produk Huawei yang kadung rilis di negara tersebut. Kendati begitu, hal ini masih belum dapat dipastikan. Seorang sumber mengatakan bahwa keputusan ini masih dapat berubah. Untuk diketahui, lisensi sementara yang diberikan pemerintah AS sejatinya berakhir hari ini. 

Seperti diketahui, pemerintah AS memasukkan Huawei dalam daftar hitam negara tersebut. Alasannya, Huawei dituduh menjadi mata-mata Tiongkok melalui perangkat smartphone buatannya. Perusahaan asal Tiongkok itu pun menyangkal mentah-mentah tuduhan tersebut. 

Masuknya Huawei dalam daftar hitam itu membuat perusahan ini tak lagi bisa melakukan bisnis dengan perusahaan asal Amerika Serikat, termasuk perusahaan luar Amerika Serikat dengan teknologi AS di dalamnya. Perlu adanya lisensi khusus agar pemasok Huawei dapat melakukan bisnis kembali dengan perusahaan tersebut. 

Reuters mencatat, Wilbur Ross, Sekretaris Perdagangan AS, bulan lalu sudah menerima lebih dari 50 aplikasi dari pemasok Huawei untuk mendapatkan lisensi khusus itu. 

Untuk diketahui, dari USD70 miliar total belanja komponen Huawei di tahun 2018, USD11 miliar mengalir ke Qualcomm, Intel dan Micron Technology yang merupakan perusahaan Amerika Serikat. Sampai saat ini, belum ada kepastian apakah lisensi untuk Huawei akan diperpanjang atau langsung dihentikan oleh pemerintah AS. 

Jangan baca sendiri, bagikan artikel ini: