Amazon ajukan izin untuk luncurkan satelit internet cepat

Amazon dikabarkan mengajukan izin ke FCC untuk meluncurkan satelit Project Kuiper. Satelit ini diluncurkan untuk menyediakan layanan internet cepat untuk sejumlah daerah yang membutuhkan.

Amazon ajukan izin untuk luncurkan satelit internet cepat Source: Google

Bukan hanya SpaceX yang ingin menyediakan internet cepat untuk hampir semua lokasi di planet Bumi. Amazon pun punya rencana serupa dengan proyek bernama Project Kuiper. Untuk melancarkan ambisinya itu, Amazon pun meminta izin ke Federal Communications Commission (FCC) untuk meluncurkan satelit ke orbit bumi. 

Dilansir dari Engadget (9/7), Amazon mengajukan izin ke FCC untuk meluncurkan 3.236 satelit dalam rangka menjalankan Project Kuiper. Pesawat angkasa itu akan dikelompokkan menjadi 98 kelompok orbital dan terbang pada ketinggian antara 366-391 mil (590-630 km). Pengajuan tersebut menegaskan kembali rencana Amazon untuk menghubungkan orang-orang di seluruh dunia. 


berita tentang tek.id

BACA JUGA

Amazon luncurkan kacamata dan cincin pintar

Amazon uji coba pembayaran lewat deteksi tangan

Amazon bakal invetasi di Gojek


Perlu diketahui, sejak awal Amazon sudah mewanti-wanti bahwa internet yang disediakan itu tidak akan mencakup semua daerah. Setidaknya di Amerika, satelit tersebut tidak akan mengcover wilayah Alaska. 

Project Kuiper dibuat untuk menyediakan layanan internet cepat latensi rendah bagi konsumen dan perusahaan. Amazon mengklaim bahwa satelit ini akan membantu menjembatani ketersediaan internet bagi yang membutuhkannya. Tak hanya itu, Project Kuiper juga dijalankan untuk menyediakan koneksi LTE bagi perangkat mobile di kawasan bandara dan pelabuhan. 

Satelit milik Amazon ini nantinya akan berada di orbit Bumi kurang lebih selama 10 tahun. Masih belum diketahui, apakah setelah 10 tahun satelit ini masih akan berhubungan dengan stasiun di Bumi atau tidak. 

Amazon tidak menyebutkan jadwal pasti untuk menerbangkan satelit tersebut ke orbit Bumi. Namun pengajuan izin ke FCC menandakan bahwa perusahaan itu sudah memikirkan rencana tersebut dalam waktu dekat. 

Untuk diketahui, SpaceX sudah lebih dulu memperoleh izin FCC untuk menerbangkan satelit StarLink ke orbit Bumi. Satelit ini juga bertujuan untuk menyediakan layanan internet cepat ke daerah terpencil sekalipun. SpaceX baru meluncurkan 60 satelit StarLink dari 7000 satelit yang masuk dalam perizinan yang diberikan FCC.

Jangan baca sendiri, bagikan artikel ini: