Alibaba Luncurkan Wan2.7, AI yang Ubah Kreator Jadi Sutradara dari Gambar hingga Video
Alibaba rilis Wan2.7, AI canggih untuk produksi gambar dan video terintegrasi, bantu kreator bangun narasi visual dari ide hingga hasil akhir.
Model AI Wan2.7 dari Alibaba. dok. Alibaba
Alibaba kembali memperkuat posisinya dalam pengembangan kecerdasan buatan (AI) dengan meluncurkan seri terbaru Wan2.7, yang mencakup Wan2.7 Image dan Wan2.7-Video.
Inovasi ini tidak hanya meningkatkan kualitas produksi visual berbasis AI, tetapi juga mengubah cara kreator membangun narasi secara utuh, dari tahap ide hingga produksi akhir.
Peluncuran yang diumumkan di Hangzhou, China, pada 13 April 2026 ini menandai pergeseran besar dalam industri kreatif berbasis AI.
Jika sebelumnya kreator harus memproduksi elemen visual secara terpisah, kini Wan2.7 memungkinkan integrasi penuh dalam satu ekosistem kerja yang efisien dan presisi tinggi.
- Alibaba Rilis Qwen3.6-Plus, AI Agentik dengan Coding Otomatis Siap Dorong Transformasi Bisnis
- Alibaba Luncurkan Wukong, Platform AI Agentik yang Siap Otomatiskan Kerja Perusahaan dari Satu Layar
- Alibaba Cloud Dinobatkan sebagai Market Leader Agentic AI oleh Omdia, Unggul di Lima Kategori Penilaian
- Alibaba Terapkan Inovasi Cloud dan AI di Olimpiade Musim Dingin Milano Cortina 2026
Pada sektor gambar, Wan2.7 Image hadir sebagai solusi atas masalah umum dalam AI visual, seperti hasil yang cenderung generik dan inkonsistensi warna.
Model ini memungkinkan pengguna menghasilkan gambar berkualitas tinggi dari prompt teks dengan tingkat personalisasi yang jauh lebih dalam.
Kreator dapat mengatur detail seperti struktur wajah hingga warna secara presisi, termasuk melalui fitur color palette yang menjaga konsistensi visual sesuai kebutuhan brand.
Kemampuan teknisnya juga diperluas dengan dukungan hingga 3.000 token dalam 12 bahasa, memungkinkan pembuatan konten kompleks seperti teks akademik, tabel, hingga rumus dengan akurasi tinggi.
Fitur multi-image input hingga sembilan referensi serta kemampuan menghasilkan beberapa output sekaligus membuatnya relevan untuk berbagai kebutuhan, mulai dari storyboard hingga desain arsitektur.
Tak hanya itu, antarmuka “click-to-edit” memberikan kontrol detail hingga tingkat piksel, memungkinkan pengguna melakukan penyesuaian secara intuitif tanpa proses trial-and-error yang memakan waktu.
Versi lanjutan, Wan2.7 Image Pro, bahkan menawarkan kualitas hingga resolusi 4K dengan pemahaman prompt yang lebih tajam.
Sementara itu, pada lini video, Wan2.7-Video membawa lompatan signifikan dengan menghadirkan empat model terintegrasi: Text-to-Video, Image-to-Video, Reference-to-Video, dan Video Editing.
Pendekatan ini memungkinkan kreator mengelola seluruh proses produksi dalam satu sistem, dari ide awal hingga video final.
Model ini dirancang untuk menjaga konsistensi narasi antar adegan, sebuah tantangan utama dalam produksi video berbasis AI.
Dengan durasi fleksibel 2 hingga 15 detik dan kualitas hingga 1080p, Wan2.7-Video juga dilengkapi API yang siap digunakan untuk produksi skala besar.
Salah satu keunggulan utamanya adalah kemampuan memahami instruksi berbasis bahasa alami. Kreator dapat mengatur berbagai elemen seperti aksi karakter, dialog, gaya visual, hingga teknik pengambilan gambar hanya melalui prompt.
Bahkan, sistem ini mampu menjaga konsistensi hingga lima karakter berbeda, lengkap dengan identitas visual dan suara masing-masing.
Lebih jauh, mesin naratif dalam Wan2.7 mampu mengubah input sederhana menjadi storyboard lengkap dengan transisi adegan, pergerakan kamera, dan pencahayaan yang dinamis.
Fitur video continuation juga memungkinkan pengguna menentukan frame akhir untuk memastikan transisi antar adegan berjalan mulus.
Dengan menggabungkan kemampuan pembuatan gambar dan video dalam satu platform, Wan2.7 membuka peluang baru bagi kreator dan industri untuk meningkatkan efisiensi sekaligus kualitas produksi konten.









