sun
moon
Premium Partner :
  • partner tek.id wd
  • partner tek.id synologi
  • partner tek.id praxis
  • partner tek.id oppo
  • partner tek.id asus
  • partner tek.id qnap
  • partner tek.id benq
  • partner tek.id acer
  • partner tek.id advo
Senin, 24 Agst 2020 12:15 WIB

18 tim eSport Indonesia perebutkan tiket ke FFCS 2020

Berbagai tim eSport Indonesia, seperti Bigetron, Onix, RRQ, dan lainnya sedang bertanding untuk memperebutkan tiket ke FFCS 2020.

18 tim eSport Indonesia perebutkan tiket ke FFCS 2020
FFCS 2020

Garena baru saja mengumumkan turnamen internasional Free Fire Continental Series (FFCS) 2020. Dikarenakan pandemi virus Corona, turnamen ini akan diselenggarakan sepenuhnya secara virtual.

Garena mengungkapkan, FFCS 2020 hadir untuk menggantikan Free Fire World Series (FFWS). Hal ini dilakukan sebagai upaya Garena untuk tetap melibatkan, memfasilitasi serta menghibur para gamers dengan konten esports yang kompetitif dan premium sembari mengikuti protokol kesehatan yang ada saat ini.

“Garena menghadirkan FFCS 2020 sebagai salah satu langkah untuk tetap menjaga semangat positif para pemain melalui esports. Turnamen bertaraf internasional ini kami hadirkan tidak hanya untuk para atlet esports Indonesia agar dapat berkompetisi di ajang yang lebih tinggi, tetapi juga untuk seluruh pemain Free Fire tercinta yang sedang berada #DiRumahAja,” kata Produser Garena Free Fire Indonesia, Christian Wihananto dalam siaran pers yang diterima redaksi Tek.id (24/8).

FFCS 2020 terdiri dari tiga turnamen regional yang akan diadakan secara bersamaan. Turnamen ini dilakukan bersamaan dengani Free Fire Americas Series, yang terdiri dari Brasil dan Amerika Latin, Free Fire Asia Series, yang akan mencakup Indonesia, Chinese Taipei, India, Malaysia, Filipina, Kamboja, Thailand, Vietnam, dan daerah lain di kawasan ini, dan Free Fire EMEA Series, yang terdiri dari Eropa, Rusia, Timur Tengah, dan Afrika Utara (MENA).

Turnamen regional akan dimulai secara bersamaan dari 21 November dan Grand Final akan diadakan pada 28 atau 29 November. Pada babak Grand Final, tim teratas masing-masing regional akan dipertemukan untuk bersaing memperebutkan total hadiah USD300.000 atau sektiar Rp dan gelar sebagai tim Free Fire terbaik di dunia.

Turnamen regional akan mengikuti format yang sama, yakni setiap tim akan bertarung lebih dari 6 ronde, di 3 peta, yakni Bermuda, Purgatory, dan Kalahari. Poin akan dikumpulkan berdasarkan berdasarkan peringkat dan jumlah kills dalam pertandingan.

Di Indonesia, ada 18 tim yang akan beradu sebelum mendapatkan tiket memasuki turnamen internasional FFCS. ke-18 tim tersebut di antaranya adalah Evos Esports, RRQ Hades, Aura Esports, Aerowolf Pro Team, Onic Olympus, Bigetron Bit, Boom Esports, Dranix Vendetta, Red Bull Rebellion, DG Esports, Boss Titan, Island Of Gods, Onic Ares, First Raiders Bravo, DG Eternal, Boss Knightmare, Saudara Esports, dan Louvre King. 

Ke-18 tim eSport ini akan menjalani babak penyisihan yang tengah berlangsung saat ini hingga Oktober 2020 mendatang. Dimulai dengan sistem liga, enam tim teratasnya kemudian akan menerima tiket emas langsung ke babak Grand Final turnamen tingkat selanjutnya yaitu Free Fire Indonesia Masters (FFIM) 2020.

Share
×
tekid
back to top