Review earphone

SoundMagic E11D, detil suara di earphone ini terdengar baik

Earphone ini memiliki port USB Type-C sehingga hadir untuk melengkapi smartphone yang tidak dilengkapi dengan port jack 3,5 mm.

SoundMagic E11D, detil suara di earphone ini terdengar baik

SoundMagic merupakan salah satu produsen yang memproduksi perlengkapan audio seperti earphone dan headphone. Ini bukan kali pertama saya mengulas seputar unit produk perlengkapan audio dari perusahaan tersebut. Tetapi earphone atau headphone yang saya ulas sebelumnya memiliki basis koneksi kabel dengan jack audio 3,5 mm atau koneksi nirkabel Bluetooth.

Kali ini saya akan mengulas model earphone SoundMagic E11D yang dilengkapi dengan konektor USB Type-C. Sudah dapat dipastikan bahwa earphone ini hadir untuk melengkapi smartphone yang tidak dilengkapi dengan port jack audio 3,5 mm. Untuk mencari tahu bagaimana performanya ketika dipakai sehari-hari, simak artikel ini hingga tuntas.


berita tentang tek.id

BACA JUGA

Audio-Technica bawa 6 headphone baru ke Indonesia

Earphone nirkabel Audio Technica punya driver besar demi akurasi suara

Prosesor mutakhir di earphone Sony WF-1000XM3 bikin suara jernih


Desain

Kecuali untuk port USB Type-C, sekilas desain E11D tidak jauh berbeda dibandingkan dengan earphone dengan jack audio 3,5 mm kebanyakan. SoundMagic mendesain earphone yang berbobot 15 gram tersebut dengan sepasang unit driver berukuran kecil. Lantaran E11D menganut rancang bangun in-ear, maka ketika dikenakan, unit driver hampir rata dengan daun telinga.

Karet yang ada di ujung driver memiliki ukuran yang cukup tipis, berbeda dengan bahan karet milik earphone dari Panasonic maupun Sony. Karena karetnya yang tidak tebal, maka unit driver terasa kurang kokoh di telinga. Agar dapat mengatasi momok tersebut, saya mengganti ujung karet driver yang sesuai dengan ukuran lubang telinga.Tetapi cara ini tidak seluruhnya dapat mengatasi masalah, saya masih merasakan driver bergoyang di telinga saat kabel tersenggol.

Satu lagi hal yang saya kurang suka dari E11D adalah kabelnya yang bertekstur agak kesat. Bahan seperti ini akan menyebabkan earphone lebih mudah kusut. Kabelnya amat mudah sekali kusut saat saya mengantunginya di dalam saku. Ketika ingin digunakan, saya memerlukan cukup waktu untuk ‘mengurai’ kabelnya.

Terlepas dari masalah karet eartip dan kabel, saya menyukai cara SoundMagic mendesain casing unit driver. Pasalnya, material yang digunakannya adalah alumunium sehingga cukup ringan ketika saya pakai. Telinga saya juga tidak merasa sakit jika memakainya dengan durasi cukup lama.

Akses pengoperasian & Performa

Pada kabel sebelah kiri terdapat konsol remote control tiga tombol yang terdiri dari dua tombol volume dan satu tombol tengah yang dapat berguna untuk berbagai fungsi. Contoh, kamu dapat melakukan play/pause lagu dengan menekannya sebanyak satu kali. Kamu juga dapat mendengarkan track selanjutnya dengan menekan tombol tengah sebanyak dua kali.

Tergantung dari aplikasi music player yang digunakan, kamu dapat mendengarkan track lagu sebelumnya dengan menekan tombol tengah sebanyak tiga kali. Aplikasi yang mendukung fungsi ini adalah Poweramp. Tetapi jika kamu menggunakan aplikasi streaming musik Spotify, tidak dapat mendengarkan musik sebelumnya dengan menekan tombol tengah sebanyak tiga kali. Sebagai informasi, hal ini disebabkan oleh karakteristik Spotify, bukan kesalahan dari E11D.

Musik pertama yang saya putar untuk menguji earphone SoundMagic E11D adalah berjudul “Castle of Glass” dari Linkin Park. Saya puas dengan alunan musik intro karena masing-masing instrumen terdengar dengan jelas. Suara detil yang dihasilkan dari efek stereo cukup baik di antara channel kiri maupun kanan. Suara vokal yang dihantarkan oleh Chester Bennington teralirkan dengan baik dengan menyertakan efek frekuensi tinggi sehingga terdengar agak lebih lembut.

Masuk ke bagian pertengahan lagu, dapat saya katakan detil setiap frekuensi berperan sangat baik dalam masing-masing pekerjaannya. Pasalnya saya tidak mendengar frekuensi yang saling mendominasi hingga kekuatan volume sekitar 80 persen. Lebih dari kekuatan volume tersebut, performa treble menjadi terlalu agresif sehingga suara backing vocal agar tertutup. Meski demikian, saya tetap mendengar performa bass yang solid tanpa ada gangguan distorsi.

Musik selanjutnya yang saja gunakan untuk menjajal adalah berjudul “Angel” yang dibawakan oleh The Corrs. Frekuensi menengah pada awal musik mulai terdengar rapih, dilanjut dengan suara bass yang baik serta diikuti dengan suara frekuensi tinggi yang lembut. Vokal yang saya dengar memiliki karakteristik stabil dari awal hingga akhir lagu, tidak terdominasi oleh frekuensi tinggi maupun rendah. Masuk, ke bagian reff lagu, seluruh instrumen musik terdengar. Dengan bantuan efek soundstage yang cukup mumpuni, detil suara backing vocal dan musik latar mampu direproduksi dengan baik. Pada musik ini saya tidak merasakan frekuensi tinggi yang terlalu agresif pada volume tinggi.

Lagu berikutnya yang saya dengarkan adalah “He Wasn't Man Enough” yang dinyanyikan oleh Toni Braxton. Sebelum frekuensi rendah masuk, saya mendengar alunan suara gitar yang sangat enak di dengar. Setelah bagian frekuensi rendah masuk, sekali lagi SoundMagic membuktikan bahwa E11D mampu menawarkan suara bass yang solid tanpa menganggu frekuensi lain. Detil yang dihadirkan dapat membuat saya terkesima lantaran musik latar dan backing vocal tampil mengesankan. Efek stereo yang membuat daya tarik earphone ini semakin unggul. Tetapi detil lagu latar dan backing vocal menjadi berkurang ketika volume saya tingkatkan ke atas 70 persen.

Kesimpulan

Setelah mencobanya, dapat saya katakan bahwa SoundMagic E11D cukup dapat diandalkan jika kamu ingin membeli earphone dengan port USB Type-C. Huruf ‘D’ pada model E11D adalah singkatan dari Digital. Menjadi salah satu earphone bersuara baik di kelasnya kemungkinan E11D dilengkapi dengan integrasi sistem Digital-to-analog converter (DAC). Selama mengujinya, saya menggunakan aplikasi Spotify dengan kualitas musik Very High.

Casing bermaterial alumunium juga menjadikan masing-masing unit driver dan konsol remote terasa kokoh. Dengan demikian kamu tidak perlu khawatir jika earphone terjatuh secara tidak sengaja dari batas yang wajar. Harga yang dibanderol untuk SoundMagic E11D adalah Rp755.000.

SoundMagic E11D
Bagus ...
  • Suara musik detil
  • Bass mantap
  • Rancang bangun solid
Kurang ...
  • Detil menurun pada volume tinggi
  • Kabel mudah kusut
  • Eartip kurang tebal
Jangan baca sendiri, bagikan artikel ini: