Review QNAP QGD 1600P, NAS dan Switch jadi satu

Dihargai Rp13,450 juta, QNAP QGD 1600P merupakan perpaduan NAS dan Switch yang sangat bertenaga untuk para pelaku SMB.

Review QNAP QGD 1600P, NAS dan Switch jadi satu

Tantangan membuat sebuah server CCTV dan POS system adalah para pengguna biasanya harus memiliki sebuah NAS untuk penyimpanan data dan satu switch. Selain boros tempat, kombinasi ini juga biasanya memakan biaya yang sangat mahal.

Namun, QNAP melihat hal ini sebagai peluang bisnis baru. Mereka pun menghadirkan sebuah perangkat paket lengkap NAS + Switch dalam sebuah produk terbaru mereka yang bernama QGD 1600P.


berita tentang tek.id

BACA JUGA

Mengintip pembuatan NAS QNAP di Taiwan

Qnap TS-228A, NAS imut cocok buat pemula

Uji QNAP TS-1277, NAS tapi pakai prosesor Ryzen


Ada banyak keunggulan dari perangkat ini. Saking banyaknya, saya pun sampai bingung harus memulai dari mana. Namun, saya coba bahas dari bagian eksternal dan hardware dari QGD 1600P terlebih dahulu.

Di bagian depan, Anda akan menemukan banyak hal. Dimulai dari sebelah kiri, kita akan menemukan sebuah layar LCD yang memiliki fungsi menampilkan informasi IP dan Firmware secara real time dari Switch dan QTS.

Layar ini sangat berguna jika Anda ingin mengecek keadaan Switch atau NAS tanpa harus tersambung dengan monitor.

Bergeser sedikit ke kanan, kita akan menemukan dua tombol untuk masuk ke beberapa menu Switch. Jadi, pengguna dapat melakukan beberapa pengaturan tanpa harus tersambung ke monitor.

Lalu, di sebelahnya terdapat satu HDMI 2.0 port untuk output sistem NAS, disambung dengan satu port USB 3.0. Porti ini dapat digunakan oleh pengguna untuk menyambungkan NAS ke perangkat NAS tambahan, seperti TR-004 milik QNAP.

Ada juga sebuah jack RJ45 yang dapat digunakan oleh administrator IT untuk masuk ke Sistem QTS melalui antarmuka host independen untuk mengelola switch tanpa mengganggu operasi dari NAS.

Melanjutkan tur di bagian depan, kita dapat menemukan total 16 port RJ45, yang memiliki kemampuan Power over Ethernet (PoE). Selain itu ada juga dua port SFP yang dapat mentransfer data hingga 10 GBps.

Namun, jika Anda menggunakan kedua prot SFP tersebut, Anda harus mengorbankan dua port RJ45 paling akhir. QNap melakukan pembatasan karena keempatnya menggunakan kontroler yang sama.

Nah berbicara mengenai pilihan port RJ45 yang ada di QGD 1600P, 12 port yang ada menggunakan tipe Gigabit 802.3at PoE+. Port ini dapat memberikan daya ke perangkat lain yang mendukung PoE maksimal 30 watt per port, yang dapat memberi daya CCTV berdaya rendah dan sebuah mini router atau access point.

Sedangkan sisa empat lainnya (yang berada paling kiri) sudah menggunakan Gigabit 802.3bt PoE++. Kelebihannya adalah port ini dapat mengirim daya yang cukup besar, yakni hingga 60W per port. Daya yang dikirim dapat menyalakan sebuah CCTV berdaya besar.

Beralih ke beberapa port terakhir yang ada di bagian kanan, Anda dapat menemukan sebuah tombol untuk melakukan reset NAS dan Switch secara terpisah. Jadi, Anda tidak usah khawatir saat melakukan reset NAS akan mengganggu Switch atau sebaliknya. 

Pengguna juga dapat melihat status QTS atau QSS, hard drive, PoE, dan sistem FAN melalui indikator LED. Dan di paling ujung, Anda akan mendapatkan sebuah tombol khusus untuk menyalakan NAS, dan Switch akan langsung aktif pada saat PSU di bagian belakang diaktifkan.

Setelah puas melihat bagian depan, saya akan membahas bagian dalam. Anda dapat mengakses bagian dalam hanya dengan membuka total empat baut, kita dapat melihat bagian dalam dari QGD 1600P.

Bagian paling menarik dari perangkat ini adalah hadirnya sebuah prosesor Intel Celeron J4115 quad-core. Prosesor ini memiliki kecepatan dasar 1.8 GHz dengan kecepatan boost maksimal mencapai 2.5 GHz.

Dukungan RAM dari NAS ini juga mencapai 8GB, yang hadir dengan dua slot SDRAM. Kebetulan, unit review yang kami miliki memiliki RAM sebesar 8GB. Sayang, QNAP melakukan limitasi dengan hanya mendukung RAM sebesar 8GB saja di NAS ini.

Pengguna juga akan mendapatkan total dua slot penyimpanan untuk sistem NAS mereka, namun hanya mendukung total dua HDD atau SSD 2,5 inci.

Namun, kami menyarankan untuk menggunakan SSD khusus NAS untuk perangkat ini, yang salah satu contohnya adalah Seagate Ironwolf NAS.

Nah, perlu diperhatikan bahwa sebelum Anda memasang OS NAS QNAP yakni QTS atau Switch QNAP, yakni QSS, Anda harus memasang penyimpanan terlebih dahulu. Setelah itu, baru Anda dapat menggunakan NAS dan Switch dengan baik.

Tak ketinggalan, Anda juga dapat melakukan instalasi berbagai aplikasi populer lain seperti MicroTic, OpenWRT, PFSense, dan lainnya. Selain itu, Anda juga dapat melakukan instalasi VM di dalam perangkat ini seperti NAS yang ada di pasaran.

Jika Anda merasa kurang dengan pilihan port yang ada di dalam QGD 1600P, jangan khawatir. QNAP menyediakan dua slot PCIe.

Anda dapat menambahkan mulai dari WiFi modul hingga slot tambahan USB 3.0 untuk mendukung penyimpanan eksternal tambahan.

Bagaimana dengan pasokan daya yang dapat diberikan oleh perangkat ini, mengingat QNAP menyediakan 16 port RJ45 dengan PoE? Jangan khawatir karena QNAP telah menyediakan PSU 418W dengan efisiensi daya 80 Gold.

Karena QGD 1600P merupakan dua mesin dalam satu casing, ukurannya juga tak terlalu besar untuk disimpan di lemari atau di atas meja. Namun, jika Anda lebih memilih untuk memasukkannya ke rak server, QNAP menyediakan adaptor untuk pemasangan dalam paket penjualan. Tapi, saya sarankan untuk meletakkannya di rak server atau ruangan khusus karena suara PSU cukup bising.

Oke, dengan semua kemampuan super yang ada di dalam QNAP QGD 1600P, pastinya Anda mengira harganya akan selangit. Namun, QNAP menawarkan harga yang cukup menarik untuk NAS + Switch ini, yakni hanya seharga Rp13,540 juta untuk versi RAM 8GB ditambah dengan garansi selama 2 tahun. 

Masih kurang murah? Anda bisa memilih versi RAM 4GB yang hanya berharga Rp12,540 juta. Tentu saja, QNAP QGD 1600P merupakan sebuah perpaduan yang sangat menarik dan terjangkau untuk bisnis Anda.

Jangan baca sendiri, bagikan artikel ini:
Tags :
NAS Qnap