sun
moon
Premium Partner :
  • partner tek.id acer
  • partner tek.id oppo
  • partner tek.id praxis
  • partner tek.id synologi
  • partner tek.id benq
  • partner tek.id asus
  • partner tek.id advo
  • partner tek.id qnap
  • partner tek.id wd
Jumat, 13 Mar 2020 16:57 WIB

Review Call of Duty: Warzone, bikin kecanduan

Call of Duty : Warzone menawarkan mode yang sangat menarik. Itu bisa mengobati kebosanan kita pada Battle Royale yang ada saat ini.

Review Call of Duty: Warzone, bikin kecanduan

Setahun belakangan, saya mulai bosan memainkan gim Battle Royale di PC. Menurut saya, PUBG, Fortnite, Apex Legends, dan lainnya, tak punya inovasi baru untuk membuat kita kembali bergairah.

Pekan ini, Activision meluncurkan gim Battle Royale baru, Call of Duty: Warzone. Awalnya, saya skeptis terhadap gim tersebut. Saya curiga ia akan terasa seperti Call of Duty: Modern Warfare, tetapi dibalut rasa Battle Royale.

Tapi, karena gratis, saya akhirnya memutuskan untuk mengunduhnya. Ukuran berkasnya cukup kecil, hanya 20 GB hingga 30 GB karena saya sudah memiliki gim Call of Duty: Modern Warfare. Jika kalian benar-benar maru mengunduhnya, gim ini butuh ruang sebesar 80 GB hingga 90 GB.

Setelah masuk, saya langsung login menggunakan ID yang telah tersedia. Jika kalian tidak memiliki ID untuk Battle.net, sebaiknya kalian mendaftarkan diri langsung dari situs tersebut.

Tampilan awalnyamengingatkan saya pada Call of Duty: Modern Warfare. Jika kalian sudah memiliki Call of Duty: Modern Warfare, kalian juga langsung bisa memainkan dua gim tersebut. Jika belum, kalian akan disambut dengan tulisan di kiri bawah layar, seperti ini.

Begitu masuk ke dalam gim, kalian langsung akan disambut dengan dua mode. Pertama, mode Battle Royale standar. Jika di PUBG kita dapat bermain dengan skuad 4 orang dengan maksimal 25 tim atau 100 orang dalam satu pertandingan, Call of Duty: Warzone memiliki tim dengan 3 orang dengan maksimal 50 tim atau 150 pemain sekali main.

Ada dua hal yang membuat saya pada akhirnya sangat menikmati gim tersebut. Pertama, ada kesempatan kita dapat kembali hidup setelah mati untuk pertama kalinya. Kita akan dibawa ke tempat bernama gulag.

Tempat ini menampung semua orang yang mati, dan membuat mereka bertarung satu lawan satu, dengan hadiah kembali ke lapangan bermain jika mereka berhasil memenangkan pertarungan tersebut.

Senjata yang didapatkan pun akan diberikan secara random kepada kedua petarung di gulag. Namun, seringkali para petarung tidak akan diberi senjata, alias mereka harus bertarung menggunakan tangan kosong.

Sebenarnya, ada cara kedua untuk menghidupkan kembali teman tim yang sudah mati, yakni dengan “membeli nyawa” menggunakan uang. Kita akan mendapatkan uang ketika membuka kotak saat gim berlangsung.

Selain mengembalikan nyawa teman satu tim, uang ini juga dapat digunakan untuk membeli senjata atau skill khusus. Beberapa senjata yang dibeli ini terkadang tak ada di lapangan permainan.

Mekanik untuk looting di dalam Call of Duty: Warzone juga cukup menarik, tidak ada tas seperti di PUBG. Gamer hanya diberi tiga slot senjata dengan beberapa jenis peluru dalam jumlah yang terbatas.

Untuk Armor, kita harus mencari “armor padding” yang ditandai dengan bar biru di sebelah kiri layar saat bermain. Gamer hanya dapat memakai total 3 pelindung, dengan membawa 5 pelindung lagi yang dapat dipakai saat pelindung yang dipakai sudah hancur.

Mode kedua adalah mode Plunder. Mode ini mengizinkan total 102 pemain yang dibagi dalam regu masing-masing berisi tiga pemain. Setiap regu berlomba untuk menjadi yang pertama untuk mendapatkan 1 juta dalam bentuk mata uang di dalam gim.

Yang paling menarik, mode ini memiliki batasan waktu sekitar 30 menit. Selama bermain, jumlah uang yang bisa saya dapatkan di kisaran 500 ribu hingga 650 ribu saja, tak bisa sampai 1 juta.

Perbedaan utama dari Plunder dan mode sebelumnya adalah saat mati, gamer akan kembali hidup. Sebagai gantinya, uang yang telah didapatkan akan jatuh ke tanah, dan dapat diambil musuh.

Selain bisa mendapatkan uang saat membunuh lawan, saya juga bisa mendapatkan uang dengan cara menyelesaikan kontrak dengan misi yang menarik atau menjarah di beberapa lokasi yang sudah ditentukan.

Satu-satunya cara untuk menjaga uang saya aman adalah dengan membeli balon ekstraksi yang berharga cukup mahal. Balon ini bisa tempatkan di mana pun.  Jika ingin gratis, saya harus menunggu helikopter yang akan mendarat di lokasi yang sangat umum dan berbahaya.

Perbedaan lain dari mode Battle Royale standar dan Plunder adalah penggunaan peta yang berbeda. Mode Plunder akan bertempat di sebuah peta khusus bernama Verdansk yang berukuran lebih kecil dari peta biasa.

Sejujurnya, mode Plunder adalah satu-satunya fitur yang dapat membuat saya dapat memainkan gim tersebut selama berjam-jam, dan membuat saya kurang tidur selama beberapa hari terakhir ini.

Tapi sayangnya, di beberapa hari awal saya memainkan gim ini, untuk masuk ke dalam gim, saya harus menunggu hingga 1 atau 2 menit untuk mode Battle Royale biasa. Sementara, pada saat masuk ke mode Plunder, saya harus menunggu hingga 5 menit.

Selain itu, keluhan terbesar saya adalah server yang dipilih adalah server Amerika, bukan di wilayah Asia. Sesekali, saya harus merasakan PING yang sangat tinggi yang mengurangi rasa nikmat saat bermain gim tersebut.

Bagi kalian yang memiliki komputer dengan spesifikasi yang pas-pasan, jangan khawatir. Saya memainkan gim ini menggunakan komputer dengan prosesor Intel Core-i5 2500K dengan GPU GTX 660. Saya dapat memainkannya di resolusi HD dengan pengaturan grafis terendah, yang menghasilkan kira-kira 60 fps.

Apakah saya akan merekomendasikan Call of Duty: Warzone? Jika kalian ingin mencoba gim FPS Battle Royale baru, gim ini cukup asyik kok untuk dimainkan. Apalagi, mode Plunder yang merupakan sebuah oase ditengah membosankannya gim Battle Royale saat ini.

Selain itu, gim ini gratis. Jadi, tak ada masalah jika kalian tidak menyukai gim tersebut, kalian tidak akan kehilangan uang sepeser pun. Tapi perlu saya ingatkan, gim ini membutuhkan koneksi yang stabil karena kita harus terkoneksi ke server Amerika.

Tak ketinggalan, kalian juga harus menyediakan SSD dengan kapasitas yang besar untuk menyimpan gim tersebut.

75
Review Call of Duty: Warzone
 
Keunggulan
  • Grafik Cukup Baik
  • Mode Plunder Sangat Menarik
  • Adiktif
 
Kekurangan
  • Adiktif
  • Belum Ada Server Asia
  • File Gim Cukup Besar
Share
back to top