Review earphone nirkabel

Plantronics BackBeat FIT 350, supaya olahraga tidak sepi

Olahraga memang menyehatkan dan sangat dirasankan. Oleh karena itulah produsen audio seperti Plantronics membuat produk terkait aktivitas olahraga.

Plantronics BackBeat FIT 350, supaya olahraga tidak sepi

Plantronics BackBeat FIT 350 merupakan sebuah earphone nirkabel yang menyasar kepada orang-orang yang gemar berolahraga sambil mendengarkan musik. Earphone ini memiliki ketahanan terhadap keringat maupun air dengan sertifikasi IPX5.

BackBeat FIT 350 mengantungi sepasang driver berukuran 6 mm. Menurut Plantronic, driver ini mampu menangani respon frekuensi dari 20 Hertz hingga 20.000 Hertz. Rentang ini adalah frekuensi suara standar yang dapat didengar oleh manusia.

Persembahan untuk mereka yang aktif

Plantronics berusaha agar BackBeat FIT 350 benar-benar memiliki rancang bangun sangat cocok ketika digunakan untuk berolahraga. Pada area masing-masing unit driver kiri dan kanan dibuat mirip pengait agar BackBeat FIT 350 tetap berada di telinga ketika kamu sedang aktif berlari atau olahraga lainnya.

Pengait tersebut dilingkarkan di celah bagian atas telinga. Berkat bahan karet yang diusungnya membuat saya berasa nyaman dan tidak sakit. Material ini juga memiliki pola yang dibuat sedemikian rupa agar unit driver tidak berputar.

Bagian ujung unit driver dilengkapi pula dengan eartip karet berbentuk tipis sehingga mampu menyesuaikan lubang telinga. Plantronics menyediakan tiga macam ukuran eartip agar dapat digunakan di masing-masing ukuran telinga. Kebetulan ukuran eartip yang sudah dipasang dari dalam kemasan sudah pas untuk ukuran lubang telinga saya.

Selain untuk kenyamanan saat mengenakannya, pilihan ukuran eartip juga berpengaruh kepada kualitas suara yang diberikannya. Pasalnya jika eartip yang dipilih terlalu kecil akan memungkinkan udara masuk yang berujung pada kualitas bass yang kurang dalam.

Di sisi samping bagian belakang eartip ada karet yang berguna untuk mengganjel agar eartip tetap masuk di dalam lubang telinga. Jadi BackBeat FIT 350 memiliki dua sistem penjagaan unit driver tetap di tempatnya ketika melakukan olahraga. Berdasarkan pengalaman saya, earphone ini nyaman dikenakan dan tidak menyebabkan telinga sakit. Kabel yang digunakan dilapisi bahan mirip kain sehingga dapat menyerap keringat. Ada pula penjepit yang memungkinkan BackBeat FIT 350 tetap berada di leher ketika tidak digunakan.

Akses kontrol

Ada sebuah modul kontrol di dekat unit driver sebelah kanan. Modul ini sejalur dengan kabel serta memiliki tiga tombol, yaitu volume (+), volume (-), dan tombol daya. Tetapi ada pula kegunaan lain dari tombol-tombol tersebut selain fungsi utamanya. Misalnya, menekan tombol volume (+) selama dua detik akan mempercepat ke lagu berikutnya.

Tombol daya dapat digunakan pula untuk mengakses asisten suara digital seperti Google Assistant atau Siri. Cara melakukannya adalah menekan tombol ini selama dua detik hingga ada bunyi beeb pada earphone. Tetapi terkadang saya tidak memperhatikan bunyi tersebut hingga terlalu lama menekannya sehingga menyebabkan earphone mati. Sebagai catatan, ketika tombol daya ditekan selama 4 detik maka BackBeat FIT 350 akan menjadi tidak aktif.

Lantaran terintegrasi dengan asisten suara, maka otomatis Plantronics menyematkan mikrofon di modul akses kontrol agar pengguna dapat melakukan akses perintah lewat suara. Salah satu contohnya adalah melakukan penggilan telepon dengan hanya menyebutkan nama yang ada di dalam kontak smartphone.

Modul tombol akses milik BackBeat FIT 350 juga tempat baterai. Oleh karena itu berukuran agak besar. Cara mengisi ulangnya dengan cara menyolokan kabel port micro USB yang tersedia dalam kemasan. Namun Plantronics tidak menyediakan adaptor untuk memberi daya kabel tersebut. Oleh karena itu kamu harus menggunakan adaptor lain, atau juga bisa diisi menggunakan power bank. Daya tahan baterainya mampu dipakai hingga 6 jam. Sedangkan waktu pengisiannya membutuhkan sekitar 1,5 jam.

Jangan baca sendiri, bagikan artikel ini: