Asus TUF Gaming FX 504

Laptop gaming sangar, harga bersahabat

Meski tidak punya embel-embel ROG, laptop gaming ini masih bisa diajak main gim kelas atas dengan lancar dan harganya sangat bersahabat

Laptop gaming sangar, harga bersahabat

Laptop gaming belakangan ini memang semakin ramai diperbincangkan seiring berkembangnya pasar gaming secara global. Di Indonesia, Asus adalah penguasa pasar laptop gaming melalui produk Republic of Gamers-nya. Namun baru-baru ini Asus juga memperkenalkan lini laptop gaming terbaru yaitu TUF Gaming yang terpisah dari ROG dan ditujukan untuk gamer kelas pemula.

Salah satu laptop Asus TUF Gaming adalah FX 504 yang punya karakteristik sangat menarik dari berbagai sisi, mulai dari desain, hardware yang diusungnya, hingga harganya.

Laptop gaming rasa ROG

TUF Gaming FX 504 memang sama sekali tidak mengusung nama ROG. Di bodinya tidak ada logo ROG, dan fitur eksklusif ROG tidak hadir di dalamnya. Tapi nuansa ROG-nya menurut saya masih sangat kental. Lihat saja bodinya yang masih menggunakan kombinasi warna hitam-merah dan punya corak khusus khas gaming.

Sekilas bodinya juga mirip sekali dengan ROG Scar II dan Hero II yang baru saja dikenalkan di Computex 2018 kemarin. Bodinya tidak tipis, tapi tidak terlalu tebal. Simpelnya, ia masih bisa dimasukkan ke dalam tas dan tdiak terlalu memakan banyak ruang.

Meski demikian, Anda masih harus membutuhkan tas yang cukup besar untuk membawa laptop gaming ini. TUF Gaming FX 504 punya layar yang lebar, yaitu 15,6 inci. Layar tersebut yang membuat bodi laptop gaming ini lebar. Namun jika dibandingkan dengan laptop gaming pada umumnya, lebar bodinya masih ada di angka rata-rata.

Keyboard adalah bagian lain yang membuat laptop ini mirip sekali laptop ROG. Tactile feedback pada keyboard TUF Gaming FX 504 sangat mirip dengan laptop ROG. Bahkan laptop ini sudah dilengkapi dengan LED backlight berwarna merah, membuat nuansa gaming-nya semakin kental.

Soal kenyamanan, keyboard di laptop ini bagi saya cukup nyaman dan asyik digunakan untuk mengetik ataupun bermain gim. Travelling distance dan tactile feedback-nya sangat nyaman, dan yang lebih penting ia tampil dengan layout full-size. Artinya, laptop ini punya numpad.

Namun di laptop ini Anda tidak akan menemukan tombol ROG yang bisa membawa Anda ke aplikasi ROG Gaming Center secara langsung. Aplikasi tersebut juga tidak ada di laptop ini karena ia memang bukan laptop ROG. Untungnya, Anda masih bisa mengatur kecepatan kipas di laptop ini, yaitu melalui kombinasi tombol "Fn" dengan "F5".

Soal pendinginan, Anda juga tidak perlu khawatir. Meski TUF Gaming FX 504 bukan merupakan laptop ROG, tapi sistem pendinginnya masih sekelas laptop gaming lainnya. Ia menggunakan dua kipas untuk mengoptimalkan pendiginan dan membuang udara panasnya ke belakang sehingga tidak mengganggu ketika digunakan.

Sayangnya, touchpad di laptop ini masih belum banyak berubah dibandingkan dengan laptop gaming Asus sebelumnya. Touchpad tersebut saya akui tidak senyaman yang ada di laptop non-gaming Asus seperti ZenBook atau VivoBook. Bahkan kadang sistem palm rejection-nya tidak berfungsi dengan baik. Itulah sebabnya saya lebih sering menggunakan mouse ketika memakai laptop ini.

Satu hal lagi yang agak membuat saya kecewa dengan laptop ini adalah jumlah port-nya yang minim. TUF Gaming FX 504 hanya dilengkapi dengan tiga ort USB 3.0 Type-A, sebuah port HDMI, dan satu port Ethernet. Laptop ini tidak memiliki USB Type-C, bahkan pembaca SD Card yang selalu ada pun lenyap.

Ini cukup disayangkan mengingat laptop ini sangat berpotensi untuk disasar oleh pekerja profesional seperti fotografer dan videografer. Hilangnya pembaca SD Card tentu merupakan sebuah kekurangan yang cukup berarti.

Jangan baca sendiri, bagikan artikel ini: