Review Asus VivoBook 15 X505ZA

Asus VivoBook 15 X505ZA, murah pakai Ryzen 3

Dibanderoll di bawah Rp8 juta-an, Asus VivoBook 15 X505ZA memiliki performa yang cukup tinggi berkat menggunakan Ryzen 3 2200U.

Asus VivoBook 15 X505ZA, murah pakai Ryzen 3 Asus VivoBook 15 X505ZA

Bagi para penggemar AMD, selama beberapa tahun terakhir mencari laptop entry-level yang bertenaga dan murah tidak mudah karena sangat terbatas. Mereka hanya memiliki pilihan menggunakan prosesor AMD A series, yang bisa dibilang kurang bertenaga.

Namun, belakangan ini prosesor Ryzen mobile semakin banyak bertebaran. Salah satunya adalah muncul di Asus VivoBook 15 X505ZA. Lantas, bagaimana performa dari laptop yang bertenaga prosesor Ryzen seri 2000 tersebut?


berita tentang tek.id

BACA JUGA

D-Link DIR-842, sudah dapat WiFi 5GHz MU MIMO di bawah Rp1 juta

Review ZenFone 6, kami menyukainya

Review Black Shark 2 Pro, auto chicken dinner?


Kebetulan, tim Tek.id berkesempatan untuk mencoba laptop yang memiliki prosesor terendah dari keluarga Ryzen, yakni Ryzen 3 2200U. Dari pada berlama-lama lagi, inilah pengalaman kami menggunakan laptop tersebut.

Desain biasa saja

Kesan pertama saya melihat laptop ini adalah sama seperti VivoBook lain milik Asus. Meski begitu, harus diakui bahwa laptop ini sedikit memancarkan aura elegan, yang menurut saya datang dari desain penutup layar.

Meksi terdapat aura elegan, namun penggunaan material plastik di perangkat ini membuat saya merasa jika laptop ini sedikit ringkih. Namun harus diakui, engsel dari laptop ini cukup kuat, membuat saya sedikit percaya diri dikala membukanya dengan sedikit bersemangat.

Tidak terdapat banyak titik lemah pada bagian keyboard, yang biasanya terdapat di beberapa laptop terjangkau lain. Titik panas dari laptop ini pun juga lumayan jauh dari tangan, membuat laptop ini nyaman digunakan dalam jangka waktu yang cukup lama.

Kelengkapan port I/O dari laptop ini pun cukup baik. Di sebelah kiri laptop terdapat satu port daya, satu Gigabit Ethernet RJ45, satu HDMI full size, satu USB 3.1 Gen 1, serta satu UBS Type-C 3.1 Gen 

Sementara itu, pada sisi kanan dari VivoBook 15 X505ZA ini terdapat sebuah SD Card Reader, satu Headphone Microphone Combo Jack, dua USB 2.0, dan lubang Kensington Security Lock. Secara keseluruhan, laptop ini memiliki cukup banyak pilihan port I/O.

Kerja nyaman, multimedia lancar

Beralih ke bagian layar, laptop ini memiliki layar berbasis TN. Resolusi layarnya pun hanya HD di resolusi 1366 x 768 piksel. Meski saya merasa resolusi ini seharusnya sudah tak lagi ada di sebuah laptop 15,6 inci ke atas, namun masih banyak vendor yang mamakai resolusi tersebut.

Pengalaman menonton di laptop ini pun terasa biasa saja. Menonton video di YouTube, Netflix, dan video melalui pemutar multimedia dapat berjalan lancar. Meski begitu, kualitas gambar yang dihasilkan kurang memenuhi selera saya.

Di sisi lain, pengalaman audio dari laptop ini cukup lumayan. Asus membenamkan speaker SonicMaster, yang merupakan jagoan mereka. Sayang, dua speaker yang ada di bagian bawah tidak cukup keras pada saat diletakkan di meja, apalagi di atas kasur atau bahan kain lainnya.

Suara yang dihasilkan kurang detail. Saat menonton film, beberapa kali saya harus mengulang dialog karena suaranya yang cukup kecil. Saat memainkan musik rock, speaker ini tidak dapat memberikan suara high yang kuat, sedangkan karakter bass-nya saat saya memainkan lagu jazz masih bisa dimaafkan.

Pengalaman saya menggunakan laptop ini untuk kerja pun cukup mengasyikkan. Keyboard dari Asus VivoBook 15 X505ZA ini cukup empuk saat ditekan karena memiliki Travel Distance yang pendek.

Posisi touchpad pun cukup nyaman digunakan, meski posisinya tidak sejajar persis dengan tombol SpaceBar karena lebih condong ke bagian kanan. Komplain saya hanya satu, keyboard dari laptop ini tidak dilengkapi lampu Backlit, yang membuat saya kurang nyaman bekerja pada saat keadaan cukup gelap.

Oh iya, bagi Anda yang sering berpindah lokasi bekerja seperti saya, bobot dari laptop ini sebenarnya cukup berasa. Hal ini dikarenakan Anda harus memikul laptop dengan bobot sekitar 1,9 kilogram beserta chargernya.

Performa lebih dari yang dibayangkan

Saat pertama kali ingin melakukan benchmark menggunakan beberapa software sintetis dan gim, saya pun agak sedikit skeptis dengan kemampuan laptop ini. Namun, setelah saya mencobanya, ternyata laptop ini memiliki performa yang cukup baik dikelasnya.

Asus VivoBook 15 X505ZA memiliki spesifikasi yang cukup mumpuni. Selain memiliki prosesor Ryzen 3 2200U yang memiliki 2 core dan 4 thread, laptop ini memiliki RAM sebesar 4GB DDR4 single-channel yang tidak optimal menurut saya. 

Anda sebaiknya menambahkan satu keping RAM lagi untuk mendapatkan performa terbaik untuk prosesor Ryzen. Apa lagi, GPU yang ada di laptop ini menggunakan RX Vega 3 Graphics integrated, yang akan mendapatkan boosting performa yang baik jika menggunakan RAM Dual Channel.

Skor dari Cinebench R15 dari laptop ini cukup mengejutkan, yakni 128CB untuk single-core dan 323CB untuk multi-core. Dengan harga yang cukup terjangkau, Asus VivoBook 15 X505ZA memiliki performa yang cukup baik.

Begitu juga dengan performa 3DMark, yang kembali mengejutkan saya. Skor 3DMark Sky Diver ada di angka 3702, Fire Strike di angka 1294, dan Night Raid di angka 4549. Sedangkan untuk skor PCMark 10, laptop ini memiliki skor 2568.

Penggunaan baterai dari laptop ini tergolong biasa saja. Dalam pengujian PCMark 8, baterai dari laptop ini hanya mencapai 3 jam 6 menit saja. Namun, jika dipakai untuk bekerja dan membuka aplikasi ringan, laptop ini bisa saya pakai hingga 8 hingga 9 jam.

Pengalaman gaming pun kurang mengasyikkan, karena laptop ini memiliki RAM sebesar 4GB single channel. Bermain DOTA 2 di settingan low hanya bisa mendapatkan fps di angka 14fps hingga 29fps saja. Sedangkan saat bermain CS:GO di settingan low, hanya bisa memiliki fps di angka 9fps hingga 32fps saja.

Oh iya, sedangkan untuk penyimpanan, Asus VivoBook 15 X505ZA versi Ryzen 3 ini memiliki HDD sebesar 1TB. Yah, untuk saya yang sudah terlalu lama menggunakan SSD, laptop ini terasa sangat lambat untuk melakukan booting dan membuka aplikasi.

Kesimpulan

Dijual di kisaran harga Rp6,39 juta, Asus VivoBook 15 X505ZA merupakan sebuah laptop yang cocok untuk melakukan pekerjaan ringan. Sedangkan untuk bermain gim, sebaiknya Anda membeli satu keping RAM lagi untuk mengeluarkan tenaga sesungguhnya dari prosesor tersebut.

Meski demikian, untuk Anda yang ingin memiliki laptop multimedia yang cukup baik di harga yang terjangkau, maka Asus VivoBook 15 X505ZA bisa menjadi salah satu pilihan Anda.

  Asus VivoBook 15 X505ZA
CPU AMD Ryzen 3 2200U
GPU AMD Vega 3 Graphics
Memori 4GB DDR4 Single Channel
Penyimpanan 1TB HDD
Layar 15.6 inci TN HD 1366 x 768
Harga Rp6.399.000
 
Asus VivoBook 15 X505ZA
Bagus ...
  • Harga cukup terjangkau
  • Performa cukup tinggi
  • Daya tahan baterai cukup panjang
Kurang ...
  • RAM masih single channel
  • Layar masih menggunakan resolusi HD
  • Harddisk cukup lemot
Jangan baca sendiri, bagikan artikel ini: