Acer Nitro 5, Laptop gaming solid dibawah Rp10 juta

Dihargai dibawah Rp10 juta, laptop gaming dari Acer, Nitro 5 memiliki kemampuan gaming yang lumayan tinggi.

Acer Nitro 5, Laptop gaming solid dibawah Rp10 juta

Bicara mengenai laptop gaming, sepanjang 2019 ini para vendor sudah banyak meluncurkan laptop gaming berharga terjangkau. Namun kebanyakan dari mereka menjual laptop gaming tersebut di atas Rp10 juta.

Namun, untuk memenangkan pertempuran ini, Acer memiliki satu strategi khusus. Mereka meluncurkan satu laptop gaming sub Rp10 juta untuk para gamer yang memiliki budget yang cukup terbatas.


berita tentang tek.id

BACA JUGA

Review Black Shark 2 Pro, auto chicken dinner?

Review Plantronic BackBeat Pro 5100, cocok untuk musik up-beat

Gigabyte RTX 2060 Super Gaming 8G, peningkatan performa nyata


Penasaran, laptop yang saya maksud adalah Acer Nitro 5. Laptop ini dijual mulai dari Rp9,89 juta, namun memiliki performa yang cukup tinggi, baik dari sisi prosesor maupun untuk GPU.

Oke, pertama saya akan membahas bagian desain dari laptop ini. Dimensinya bisa dibilang cukup kecil dan ringan dari laptop gaming lainnya, meski juga bukan yang tertipis dan teringan. Panjangnya 36 cm, lebar 25 cm, dan tebal sekitar 2,6 cm. Sedangkan beratnya sekitar 2,3 kg tanpa charger dan 2,8 kg dengan charger.

Laptop ini pun memiliki aksen hitam dan merah. Kombinasi warna ini  seperti berteriak bahwa laptop ini adalah laptop tim merah. Dan memang benar karena baik CPU dan GPU dari laptop ini menggunakan produk AMD.

Begitu juga dengan keyboardnya, yang memiliki aksen merah serta lampu LED berwarna merah. Seperti biasa, tingkat kecerahan backlit keyboard bisa diatur dengan menggunakan shortcut keyboard.

Nah, selagi membahas keyboard, saya akan sedikit menceritakan bagaimana pengalaman saya memakai keyboard ini. Key travel nya bisa dibilang cukup baik dan juga empuk sehingga sangat nyaman digunakan untuk sesi gaming dalam jangka waktu yang lama.

Sayangnya nih sahabat tek.id, ada satu kekurangan yang saya rasa cukup mengganggu. Bodi dan keyboard dari laptop ini sangat mudah kotor. Apalagi saat tangan kita berminyak, yang membuat saya harus sering-sering membersihkannya.

Hal ini juga terjadi di bagian depan laptop tersebut, dimana bagian depan layar ini pun sering kali kotor hanya dalam hitungan jam saja. Dan anehnya, untuk unit ini tertempel lambang Predator series.

Layarnya pun bisa dibilang cukup mumpuni untuk laptop dengan harga terjangkau. Acer sudah menyematkan layar 15,6 inci dengan panel IPS beresolusi 1080p. Sayang, response time dari layar ini cukup besar dan hanya memiliki refresh rate 60fps.

Dua speaker yang ditanam di bagian bawah juga terdengar cukup lantang, dan dapat menghasilkan suara yang ciamik pada saat bermain gim dan menonton film. Sayang, pengalaman untuk mendengarkan musik di laptop ini menurut saya pribadi kurang nyaman.

Beralih ke bagian I/O. di sebelah kiri Acer Nitro 5 terdapat satu LAN RJ45, satu HDMI ukuran normal, satu USB Type-C 3.1, dan dua USB Type-A 3.0.

Sedangkan di bagian kanan terdapat power DC-in, satu USB 2.0, dan satu audio jack combo 3,5mm.

Lantas, bagaimana dengan performanya? Acer Nitro 5 ini memiliki performa gaming yang bisa dibilang sangat mengagumkan. Menggunakan prosesor Ryzen 5 3550H, laptop ini menawarkan kemampuan prosesor 4 core dan 8 threads.

Sedangkan di bagian GPU, AMD menggunakan dua GPU, yakni Radeon Vega 8 untuk GPU terintegrasi prosesor dan Radeon RX 560X untuk GPU discrete. Pengguna pun dapat mengganti dari satu GPU ke GPU lain menggunakan aplikasi AMD Adrenalin.

RAM yang dimiliki oleh Acer Nitro 5 berkapasitas 8GB. Sayang, menurut saya RAM dengan besaran tersebut di 2019, bisa dibilang cukup kecil.

Pertama-tama, saya akan mencoba untuk melakukan pengukuran performa menggunakan benchmark sintetis. Di sini saya menggunakan total empat aplikasi, yakni 3DMark, PCMark, Cinebench R15 dan Cinebench R20.

Untuk hasil performa prosesor menggunakan Cinebench, prosesor ini berhasil mendapatkan skor yang lumayan tinggi baik di single dan multi thread.

 

 

Beralih ke 3DMark, saya menggunakan dua benchmark yakni Fire Strike yang menggunakan DirectX 11 dan Time Spy yang menggunakan DirectX 12, yang keduanya digunakan sebagai benchmark gabungan CPU dan GPU. Sedangkan untuk PCMark, benchmark ini lebih ke produktivitas dari laptop tersebut.

 

 

Tak lengkap rasanya jika laptop gaming tak diuji bagaimana performa gaming-nya. Berikut ini hasil benchmark beberapa gim populer saat ini.

 

 

Selain untuk bermain gim, saya juga yakin bahwa laptop ini akan diincar oleh mereka yang bekerja di bidang desain grafis atau modeling. Jadi, saya melakukan pengetesan blender untuk melihat kemampuan 3D render dari laptop tersebut. Ternyata, saat melakukan proses render BMW, waktu yang kami dapatkan adalah dikisaran angka 10 menit 9 detik.

Hal yang paling menarik dari laptop ini adalah kebebasan upgrade yang sangat tinggi. Hal ini dikarenakan Acer memberikan dua slot SSD M.2, dimana satu mendukung NVMe, sedangkan satu lagi masih menggunakan kecepatan SATA.

Selain itu, mereka juga menawarkan satu slot RAM dengan dukungan memori maksimal 32 GB. Sayang, AMD harus melimitasi kecepatan memori di 2400MHz untuk menjaga kestabilan dari laptop tersebut.

So, apakah saya akan merekomendasikan Acer Nitro 5? Sejujurnya, hingga saat ini saya masih belum melihat laptop gaming lain yang menawarkan performa setinggi ini dengan harga dibawah Rp10 juta.

Namun, menurut saya jika kalian memilih untuk membeli versi HDD, alangkah baiknya bagi kalian untuk menambahkan satu keping RAM lagi untuk membuat laptop ini berjalan di konfigurasi dual channel. Saat ini, harga SDRAM DDR4 8GB 2400MHz ada di angka Rp500 ribu-an.

Yang lebih menyenangkan lagi, saat kita menambah RAM atau mengganti SSD tanpa harus ke service center Acer, namun pengguna tidak akan kehilangan garansi mereka. Segel Waranty void yang ada di bagian belakang perangkat hanya menunjukkan bahwa pada saat kita menerima barang tersebut masih belum dioprek oleh orang lain. Rusaknya segel ini tidak menghilangkan garansi dari Nitro 5.

Selain itu, kalian juga sebaiknya membeli SSD M.2, baik yang SATA ataupun NVMe. Harga SSD SATA 250GB saat ini ada di angka Rp490 ribu. Sedangkan untuk NVMe di kapasitas yang sama seharga Rp525 ribu-an.

Konfigurasi ini lebih masuk akal dibandingkan jika kalian membeli versi SSD seharga Rp10,999 juta, dimana di kisaran harga yang sama kalian sudah mendapatkan laptop dengan SSD + RAM 16GB dual channel + HDD 1TB.

Sedangkan jika kalian mencari CPU yang lebih bertenaga, kalian dapat menimbang-nimbang Nitro 5 yang menggunakan prosesor Ryzen 7 3750H di kisaran harga Rp14,9 juta, dengan RAM 8GB, SSD 512GB, dan HDD 1TB.

 
Acer Nitro 5
Bagus ...
  • Harga Murah
  • Performa Tinggi
  • Gampang di Upgrade
Kurang ...
  • Body Cepat Kotor
  • Masih Menawarkan HDD
  • Backlight Belum RGB
Jangan baca sendiri, bagikan artikel ini: