sun
moon
Premium Partner :
  • partner tek.id poco
  • partner tek.id samsung
  • partner tek.id realme
  • partner tek.id telkomsel
  • partner tek.id acer
Kamis, 24 Okt 2019 12:07 WIB

Samsung rilis pembaruan, atasi pemindai sidik jari Galaxy S10

Samsung mulai menggulirkan pembaruan yang akan mengatasi masalah pada pemindai sidik jari dalam layar di jajaran Galaxy Note dan Galaxy S10.

Samsung rilis pembaruan, atasi pemindai sidik jari Galaxy S10
(Foto: Digital Trends)

Samsung mulai menggulirkan pembaruan yang akan mengatasi masalah pada pemindai sidik jari dalam layar di jajaran Galaxy Note 10 dan Galaxy S10. Pembaruan itu untuk tahap pertama diluncurkan perusahaan bagi pengguna seri Galaxy Note 10 dan jajaran Galaxy S10 di Korea Selatan (Korsel).

Raksasa teknologi Korsel itu memang sebelumnya menjanjikan perbaikan masalah pemindai sidik jari ultrasoniknya kepada pengguna. Akhirnya kini perusahaan membayar janji tersebut, meskipun belum ke seluruh pengguna.

Masalah ini mencuat setelah laporan dari sepasang suami istri di Inggris yang menggunakan pelindung layar berbahan silikon. Namun komponen itu justru membuat sensor ultrasonik flagship Samsung tersebut jadi "kebingungan". Hal ini kemudian memungkinkan pengguna lain yang sidik jarinya belum terdaftar, bisa membuka kunci Galaxy Note 10 dan S10. Masalah ini juga terjadi di Galaxy S10 Plus.

Klarifikasi Samsung

Setelah masalah itu mencuat, Samsung memberikan pernyataan. Perusahaan menyatakan masalah itu melibatkan pelindung layar silikon yang mampu mengenali pola tiga dimensi dari sidik jari pengguna. Pasalnya, setiap sidik jari meninggalkan pola unik yang bergantung pada garis dan pori-pori jari. 

Sensor menggunakan gelombang ultrasonik untuk membaca garis dan pori-pori sidik jari kemudian mencocokkannya dengan yang tersimpan pada perangkat untuk membuka akses. Karena adanya lapisan silikon, gelombang suara yang dipancarkan dari garis jari pun tidak tertangkap dengan benar.

"Masalah ini melibatkan perangkat pengunci sensor sidik jari ultrasonik setelah mengenali pola tiga dimensi yang muncul pada pelindung layar silikon tertentu sebagai sidik jari pengguna," kata Samsung.

Alih-alih memindai sidik jari, sensor justru membaca pola pada pelindung layar. Oleh karenanya seseorang bisa membuka kunci perangkat hanya dengan menekan area pemindai sidik jari, karena pola yang dihasilkan pelindung layar tidak akan berubah terlepas dari jari siapa yang digunakan.

Samsung selanjutnya menyarankan pengguna untuk menggunakan asesoris yang disediakan oleh perusahaan. Selain itu, raksasa teknologi ini juga menganjurkan pelanggan untuk menghapus sidik jari yang telah terdaftar hingga pembaruan tersedia.

"Untuk mencegah masalah lebih lanjut, kami menyarankan pengguna Galaxy Note 10, Note 10 Plus, dan S10, S10 Plus, S10 5G yang menggunakan pelindung layar tersebut untuk melepasnya, guna memastikan pemindai sidik jari yang optimal, jangan gunakan pelindung itu hingga perangkat Anda diperbarui dengan tambalan software." 

Share
×
tekid
back to top