Membandingkan X2 Pro dengan Black Shark 2 Pro

Kedua ponsel buatan vendor asal Tiongkok ini sama-sama mengusung teknologi panel layar OLED, ini menjanjikan kontras dan saturasi unggulan jika dibandingkan dengan panel LCD konvensional.

Membandingkan X2 Pro dengan Black Shark 2 Pro

Realme hari ini (27/11) baru saja meluncurkan ponsel flagship mereka bernama X2 Pro. Lantaran ini termasuk ke dalam kategori ‘flagship’ maka tidak heran jika jeroan di dalamnya dilengkapi dengan prosesor terkuat dari Qualcomm saat ini, Snapdragon 855+. Salah satu ponsel asal Tiongkok yang menggunakan prosesor tersebut adalah Black Shark Pro 2. Berikut perbandingan antara Realme X2 Pro dengan ponsel gaming Black Shark Pro 2.

Desain


berita tentang tek.id

BACA JUGA

2.000 unit realme 5s terjual dalam flash sale

Ini ponsel realme yang tidak dapat update ColorOS 7

Realme siapkan update ColorOS 7 2020 nanti


Tidak ada perbedaan yang signifikan dalam hal dimensi antara X2 Pro dan Black Shark Pro 2. Lantaran masing-masing ponsel berperforma tinggi tersebut memiliki ukuran 161 x 75,7 x 8,7 mm dan 163,6 x 75 x 8,8 mm. Keduanya juga memiliki bobot yang hampir sama, yakni 199 gram untuk X2 Pro dan 205 gram untuk Black Shark 2 pro.

Meski bobot dan dimensinya hampir sama, tampaknya X2 Pro lebih nyaman dipegang lantaran ponsel ini bagian belakangnya didesain rata ketimbang Black Shark 2 Pro yang memiliki bodi belakang yang memiliki desain gaming yang futuristik. Bodi X2 Pro menggunakan lapisan kaca Gorilla Glass 5, yang mana Black Shark 2 Pro dilapisi bodi alumunium. Di sini, kemungkinan X2 Pro akan mudah terkena noda sidik jari.

Kedua ponsel buatan vendor asal Tiongkok ini sama-sama mengusung teknologi panel layar OLED. Dengan begitu layarnya menjanjikan kontras dan saturasi unggulan jika dibandingkan dengan panel LCD konvensional. Dalam hal ukuran layar, X2 Pro memiliki ukuran sedikit lebih besar dibandingkan dengan Black Shark 2 Pro (6,5 inci vs 6,39 inci). Meski resolusi layar X2 Pro lebih tinggi (1080 x 2400 piksel) dibandingkan dengan Black Shark 2 Pro (1080 x 2340 piksel), tetapi kerapatan piksel yang lebih tinggi dipegang oleh Black Shark 2 Pro mengingat layar X2 Pro yang lebih lebar.

Berbicara seputar layar, maka tidak lengkap jika tidak menyinggung kualitas warna yang dihasilkannya. Black Shark Pro 2 memegang color gamut (rentang warna) DCI-P3 hingga 109 persen, yang mana X2 Pro ‘hanya’ memegang rentang warna DCI-P3 hingga 100 persen. Dengan demikian, Black Shark Pro 2 memiliki warna yang lebih kaya ketimbang X2 Pro.

Sistem

Di Indonesia, Realme X2 Pro hadir dengan versi tertinggi yakni, RAM 12 GB dan kapasitas penyimpanan internal 256 GB. Sedangkan Black Shark Pro 2 memiliki dua varian dengan RAM 8 GB serta penyimpanan internal 128 GB, dan versi RAM 12 GB dan penyimpanan internal 256 GB. Kedua ponsel flagship ini tidak mendukung slot untuk tempat microSD. Oleh karenanya, kamu harus puas dengan kapasitas penyimpanan internal Black Shark Pro 2 dan X2 Pro.

Saat kamu membeli X2 Pro atau Black Shark Pro 2 sekarang, maka kamu akan menerima sistem operasi Android 9.0 Pie. Mengingat keduanya merupakan flagship dan memegang spesifikasi unggulan, maka kemungkinan besar X2 Pro dan Black Shark Pro bakal menerima pembaruan Android 10.

Sistem penerima satelit navigasi terbanyak dimiliki oleh Black Shark Pro 2 dengan GPS, Glonass, Galileo, QZSS, dan BDS. Sedangkan X2 Pro hanya dilengkapi dengan empat penerima sinyal satelit navigasi, yaitu GPS, Glonass, BDS, dan Galileo. Di atas kertas, Black Shark 2 Pro akan memiliki sinyal satelit yang lebih lengkap yang berujung pada sinyal satelit yang lebih stabil. Tetapi kemungkinan keduanya akan berfungsi hampir sama dalam penggunaan sehari-hari.

Meski sekarang sudah era mendengarkan musik secara streaming online, tetapi ada kalanya saya ingin mendengarkan musik lewat radio untuk mencari informasi juga. Oleh karenanya, pada titik ini X2 Pro lebih unggul dibandingkan Black Shark Pro 2 lantaran X2 pro dilengkapi dengan penerima sinyal radio FM.

Saat ini, sudah banyak toko-toko (atau bahkan lahan parkir) yang menerapkan pembayaran menggunakan uang elektronik. Oleh karena itu, akan lebih mudah mengisi ulang e-money lewat aplikasi di ponsel ketimbang pergi ke ATM atau mini market. Untuk mengisi ulang uang elektronik, memerlukan ponsel yang ada dukungan teknologi NFC. Sayangnya Black Shark Pro 2 tidak dilengkapi teknologi tersebut, sedangkan X2 Pro sudah mendukung NFC.

Ada berbagai macam sensor yang tersemat di dalam X2 Pro dan Black Shark Pro 2, mereka adalah sensor sidik jari di layar, akselerometer, gyro, proxymity, dan kompas digital. Ya, dalam keduanya tersemat sensor yang sama. Selain itu, keduanya juga mendukung port USB Type-C untuk transfer data dan isi ulang daya baterai.

Meski demikian, X2 Pro dilengkapi port audio 3,5 mm, sedangkan Black Shark 2 Pro absen akan port audio tersebut. Kedua ponsel ini ditenagai oleh kapasitas baterai yang sama, yakni 4.000 mAh.

Kamera

Ada empat konfigurasi kamera pada sisi belakang X2 Pro: lensa lebar 64 MP f/1.8 dengan ukuran sensor 1/1.7 inci, lensa telefoto 12 MP f/2.5 dengan ukuran sensor 1/3.4 inci, lensa ultra lebar 8 MP f/2.2 dengan ukuran sensor 1/3.2 inci, dan terakhir adalah lensa depth sensor f/2.4 2 MP untuk membantu menghasilkan efek bokeh.

Sedangkan Black Shark 2 Pro hanya dilengkapi dengan dua kamera belakang, yakni lensa lebar f/1.8 48 MP dengan ukuran sensor 1/2 inci dan lensa telefoto 12 MP f/2.2. Dengan demikian, jelas sudah bahwa X2 Pro lebih unggul dalam hal kamera. Tetapi, mari kita lihat dari awal, yang mana Black Shark 2 Pro hadir untuk bermain gim, jadi wajar jika tidak terlalu menekankan performa kamera. Untuk kamera depan, Black Shark 2 Pro memiliki resolusi yang lebih tinggi pada 20 MP ketimbang X2 Pro pada 16 MP.

Baik X2 Pro dan Black Shark 2 Pro memiliki perfoma perekaman video yang sama, yakni 4K dengan refresh rate hingga 60 fps, 1080p dengan refresh rate hingga 120 fps, dan 720p dengan refresh rate hingga 960 fps demi efek slow-motion yang lebih mulus. Kedua ponsel ini memiliki stabilisasi gambar EIS untuk perekaman yang lebih mulus.

Harga

Di Indonesia, X2 Pro versi kapasitas RAM 12 GB dan penyimpanan 256 GB dijual dengan harga Rp7.799.000. Sedangkan Black Shark 2 Pro awal di awal peluncurannya dibanderol dengan harga Rp8.999.000 untuk versi RAM 8 GB dan penyimpanan 128 GB, dan Rp10.999.000 untuk versi 12 GB dan penyimpanan 256 GB.

Tetapi hari ini (27/11) ini Xiaomi mengumumkan harga baru untuk Black Shark Pro 2 dengan versi 8 GB/128 GB dengan harga Rp7.999.000, tetapi sayangnya belum ada informasi lebih lanjut untuk harga baru Black Shark Pro 2 versi 12 GB/256 GB.

Jangan baca sendiri, bagikan artikel ini: