Bocoran performa Snapdragon 855 Plus di Xiaomi Blackshark 2 muncul di Geekbench

Ternyata, hasil skor Snapdragon 855 Plus di Xiaomi Blackshark 2 di Geekbench dapat menandingi hasil skor ROG Phone 2.

Bocoran performa Snapdragon 855 Plus di Xiaomi Blackshark 2 muncul di Geekbench Snapdragon Elite Gaming (Qualcomm)

Beberapa hari lalu, beberapa pembocor ulung menemukan bahwa performa Asus ROG Phone 2 yang menggunakan prosesor Snapdragon 855 Plus bocor di internet. Hasil skor yang dimiliki oleh smartphone tersebut pun dikabarkan mampu menyamai skor dari A12 bionic milik Apple.

Kali ini, ada bocoran performa Snapdragon 855 Plus yang terdapat di perangkat Xiaomi Blackshark 2 yang bocor di internet. Seperti di perangkat ROG Phone 2, ternyata skor yang dapat dihasilkan dalam sebuah benchmark juga bisa dibilang tidak main-main.


berita tentang tek.id

BACA JUGA

Oppo jadi yang pertama gunakan Snapdragon 865

Smartphone terbaik 2019 pilihan kami

Apple resmi beli bisnis modem ponsel Intel


Wccftech (22/7/2019) melaporkan, hasil benchmark yang dihasilkan oleh Blackshark 2 mencapai 3623 poin di single-core, sedangkan di ROG Phone 2 hanya mencapai 3616 pin saja. Sedangkan untuk multi-core, Blackshark 2 memiliki skor 11,367 points, sedangkan ROG Phone 2 11.103 poin.

Hal ini cukup mengejutkan, melihat Asus bisa memiliki skor yang sedikit lebih rendah jika dibandingkan dengan Xiaomi. Padahal, mereka dapat memberikan ‘bumbu spesial’ di perangkat ROG phone pertama mereka.

Sekadar informasi, Snapdragon 855 Plus tidak memiliki banyak perubahan jika dibandingkan 855 reguler. Mereka menggunakan inti Kryo Gold 485 Qualcomm, namun ditingkatkan kemampuannya sebesar 4,2 persen.

Sementara GPU Adreno 630 mendapatkan peningkatan kecepatan 15 persen dari sebelumnya. Hal ini sangat jelas memperlihatkan bahwa Qualcomm membuat Snapdragon 855 lebih berfokus pada pemrosesan gambar dan perhitungan saraf, karena area die yang lebih besar dialokasikan untuk fungsi-fungsi ini.

Tapi perlu diingat, hasil skor ini masih akan berubah pada saat peluncuran perangkat masing-masing. Para produsen smartphone masih dapat meningkatkan kemampuan perangkat mereka dengan menyesuaikan beberapa hal di sisi performa.

Jangan baca sendiri, bagikan artikel ini: