Ukuran Bulan terus menyusut

Melalui sebuah penelitian, ilmuwan NASA menemukan bahwa ukuran Bulan terus menyusut. Hal ini terjadi karena Bulan kehilangan panas secara konstan.

Ukuran Bulan terus menyusut Source: NASA

Sebuah penelitian terbaru menunjukkan bahwa ukuran Bulan ternyata menyusut. Dalam penelitian itu, sejumlah ilmuwan NASA menggunakan data dari Lunar Reconnaissance Orbiter Camera (LROC) untuk melihat kerutan di permukaan Bulan. Kerutan ini terbentuk karena benda langit itu kehilangan panas secara konstan dan akhirnya menyusut.

Dilansir dari DigitalTrends (21/5), para ilmuwan itu secara spesifik meneliti Mare Frigoris. Ini merupakan wilayah yang berada di dekat kutub utara Bulan. Survei pun dilakukan dan menghasilkan lebih dari dua belas ribu gambar yang menunjukkan perbukitan dan lembah di permukaan Bulan.


BACA JUGA

Astronom deteksi sinyal radio dari luar angkasa

Superkomputer bisa tampilkan jutaan alam semesta virtual

Teleskop terbesar di dunia sebentar lagi selesai dibuat


Kerutan-kerutan tersebut sebenarnya juga dapat ditemukan di dataran tinggi Bulan. Namun ilmuwan cukup terkejut ketika kerutan tersebut ditemukan di cekungan Bulan, mengingat kawasan tersebut sebelumnya diduga tidak aktif.

Untuk diketahui, selama ini para ilmuwan berpendapat bahwa aktivitas geologis di cekungan Bulan diperkirakan sudah mati sejak 1,2 miliar tahun lalu. Tetapi fakta berkata lain. Data dari LROC menunjukkan bahwa beberapa kerutan ternyata terbentuk setidaknya 40 juta tahun lalu. Dalam skala geologi, itu adalah waktu yang cukup singkat.

“Bulan masih bergetar dan berguncang dari proses internalnya. Benda langit itu kehilangan panasnya selama miliaran tahun, menyusut dan memadat.” ujar Nathan Williams, ilmuwan di Laboratorium Jet Pendorong NASA,

Bubungan terpanjang yang berhasil diidentifikasi terbentang sepanjang 402 km dengan titik tertinggi mencapai 3 km. Proses tektonik yang sama juga memunculkan bukit-bukit yang lebih rendah bernama lobat dan parit dangkal yang dikenal sebagai graben.

Di sepanjang masa hidup Bulan sejak terbentuk pada 4 miliar tahun lalu, ukurannya terus menyusut secara konstan. Para ilmuwan memperkirakan bahwa jarak pusat Bulan dengan permukaannya menyusut sekitar 90 meter, seperti yang diungkapkan Dr. Thomas Watters, seorang peneliti di Center for Earth and Planetary Studies.

Jangan baca sendiri, bagikan artikel ini: