sun
moon
Premium Partner :
  • partner tek.id asus
  • partner tek.id praxis
  • partner tek.id qnap
  • partner tek.id benq
  • partner tek.id acer
  • partner tek.id wd
  • partner tek.id synologi
  • partner tek.id oppo
  • partner tek.id advo
Sabtu, 18 Jan 2020 12:02 WIB

Toyota mulai ekspansi ke kancah kendaraan listrik terbang

Joby berbagi keahlian kendaraan listrik yang dapat mendarat dan lepas landas secara vertical (eVTOL) dan Toyota menyediakan pengetahuan seputar manufaktur.

Toyota mulai ekspansi ke kancah kendaraan listrik terbang
Source: Joby Aviation via Engadget

Salah satu raksasa otomotif Toyota baru saja mengucurkan dana investasi sebesar USD349 juta (Rp4,8 triliun) untuk startup taksi terbang Joby Aviation. Kedua perusahaan tersebut mengatakan mereka akan bekerja sama di mana Joby berbagi keahlian kendaraan listrik yang dapat mendarat dan lepas landas secara vertikal (eVTOL) dan Toyota menyediakan pengetahuan seputar manufaktur, kualitas dan kontrol biaya untuk pengembangan dan produksi pesawat masa depan Joby.

“Transportasi udara telah menjadi tujuan jangka panjang bagi Toyota, dan sementara kami melanjutkan pekerjaan kami di bisnis mobil, perjanjian ini mengarahkan pandangan kami ke langit,” kata Presiden dan CEO Toyota Motor Corporation, Akio Toyoda. Sebagai bagian dari kesepakatan, Wakil Presiden Eksekutif Toyota Motor Corp., Shigeki Tomoyama akan bergabung dengan dewan direksi Joby.

Toyota bukan satu-satunya pabrikan mobil yang menargetkan mobil terbang. Hyundai juga sedang menggarap konsep taksi terbang bersama Uber dan telah mempekerjakan seorang insinyur NASA untuk menjalankan divisi mobil terbangnya. Grup otomotif Tiongkok yang memproduksi mobil Volvo serta Lotus, Geely dan Daimler, keduanya berinvestasi di Volocopter, dan Rolls-Royce memiliki konsep eVTOL sendiri.

Pesawat Joby merupakan jenis eVTOL lima kursi berawak, dengan kecepatan maksimal 321 km/jam dan dapat menempuh jarak lebih dari 241 km dalam satu kali pengisian ulang daya baterai. Menurut perusahaan, ini 100 kali lebih sunyi daripada pesawat konvensional selama lepas landas dan mendarat. Rincian tambahan mengenai purwarupa pesawat dan rencana produksi akan diumumkan kemudian. Demikian dilansir dari Engadget (18/1).

Share
back to top