sun
moon
Premium Partner :
  • partner tek.id advo
  • partner tek.id praxis
  • partner tek.id acer
  • partner tek.id synologi
  • partner tek.id oppo
  • partner tek.id asus
  • partner tek.id benq
  • partner tek.id wd
  • partner tek.id qnap
Rabu, 25 Mar 2020 16:06 WIB

Tips bertahan selama masa social distancing ala astronot

Jauh sebelum virus corona menyerang, astronot telah lebih dulu merasakan kehidupan isolasi bahkan jauh dari permukaan bumi.

Tips bertahan selama masa social distancing ala astronot
Source: NASA

Selama masa self-distancing untuk menurunkan kurva penularan virus corona (Covid-19), sejumlah orang merasa kesal dan bosan di dalam rumah. Namun, mengisolasi diri di dalam rumah belum seberapa dengan mengisolasi diri di ruang angkasa. Jauh sebelum Covid-19 menyerang, astronot telah lebih dulu melakukan isolasi di ruangan jauh dari permukaan bumi.

Hidup di luar bumi sangatlah menantang. Panjangnya daftar kebutuhan, ditambah biaya perjalanan ke dan dari orbit, tinggal dan bekerja di ruang yang sangat sempit untuk jangka waktu yang lama. "Itu tidak mudah," kata Astronot Scott Kelly.

Bagi kalian yang masih tidak tahan mengisolasi diri di dalam rumah, mungkin cara 4 astronot ini dapat membantu.

1. Scott Kelly: Keluarlah, rasakan udara bebas

Scott Kelly adalah astornot yang sudh lebih dari satu tahun berada di International Space Station (ISS). Dia memberikan sejumlah tips bertahan selama isolasi, termasuk membuat dan menjalankan jadwal.

“Anda akan terbiasa melakukan jadwal yang dapat membantu menyesuaikanmu dengan keluarga dan linkungan pekerjaan dan rumah. Setibanya di rumah, saya malah melakukan jadwal yang biasa saya lakukan,” kata Kelly.

Kelly juga memperingatkan orang-orang agar tidak menghabiskan seluruh waktunya untuk pekerjaan. Luangkan waktu untuk melakukan aktifitas yang disuka. Kelly kerap menonton film dengan kawan astronotnya sambil memakan cemilan dan menonton seluruh episode Game of Thrones dua kali.

Terkurung di ruangan sempit selama berbulan-bulan membuat Kelly sangat mendambakan alam. “Setelah dikurung di ruang kecil selama berbulan-bulan, saya benar-benar mulai mendambakan alam – warna hijau, bau kotoran segar, dan nuansa hangat matahari di wajah saya.” Bagi mereka yang masih bisa merasakan udara di Bumi, “Keluarlah!” kata Kelly.

Scott Kelly

2. Peggy Whitson: Anda harus dapat berkomunikasi dengan efektif

Peggy Whitson, salah satu astronot paling berpengalaman di Bumi, mengatakan bahwa dirinya tidak pernah bosan berada di stasiun luar angkasa. Sepanjang waktu bersama awak stasiun ruang angkasa lainnya, Whitson telah menganggap mereka sebagai keluarganya sendiri. Maka dari itu, sangat penting menjadi komunikatif dan transparan satu sama lain.

“Anda harus dapat berkomunikasi secara efektif. Kami selalu memiliki ide-ide yang kami pikir harus dikomunikasikan dan kami harus memastikan bahwa niat kami yang sebenanya dikomunikasikan,” kata Whitson.

Peggy Whitson

3. Anne McClain: Lakukan EB

Anne McClain, yang baru saja kembali dari ISS, adalah ahli EB (Expeditionary Behavior atau perilaku ekspedisi). Sama seperti Whitson, yang ia tegaskan adalah komunikasi. Menurut McClain, komunikas yang baik termasuk aktif mendengarkan, memahami bahasa tubuh, mengidentifikasi, mendiskusikan, dan bekerja menyelesaikan konflik.

“Bicarakan niat Anda sebelum mengambil tindakan. Gunakan terminologi yang tepat. Diskusikan ketika tindakan anda atau orang lain tidak seperti yang diharapkan,” tulis McClain dalam posting-annya pada NASA.

Baik Whitson maupun McClain, sarannya ini dapat dilakukan ketika Anda berada di tempat isolasi tidak sendiri atau bersama keluarga.

Anne McClain

4. Chris Hadfield: Mulailah melakukan sesuatu

“Saya telah menghabiskan waktu sendirian di dalam pesawat ruang angkasa,” kata Hadfield dalam videonya di Youtube. Chris Hadfield adalah mantan astronot Badan Antariksa Kanada. Menurutnya, seorang diri di ruang angkasa bisa sangat berbahaya. Namun, jika Anda memahami risiko yang akan dihadapi, hal itu dapat membantu.

Hadfield juga mendapatkan kiat dari kru lain untuk tetap produktif dan berkembang. Salah satu pola pikir yang ia gunakan untuk mencapai produktivitas di ruang angkasa juga berguna di Bumi menurutnya.

“Jangan hanya takut terhadap sesuatu,” kata Hadfield. “Apa yang ingin kamu capai? Apa tujuanmu? Apa misimu sekarang? Jelaskan untuk siang ini, minggu ini, untuk bulan berikutnya,” tambanya.

Dirinya menyarankan untuk memperjelas apa yang ingin kita lakukan ke depannya. Perlu diingat juga untuk mengetahui batasan yang kita punya, seperti kendala uang, waktu, lainnya.

“Mulailah melakukan sesuatu. Tidak harus apa yang selalu anda lakukan. Ini kesempatan untuk memulai sesuatu yang berbeda,” kata Hadfield.

Chris Hadfield

Share
back to top