sun
moon
Premium Partner :
  • partner tek.id realme
  • partner tek.id poco
  • partner tek.id telkomsel
  • partner tek.id samsung
  • partner tek.id acer
Senin, 13 Feb 2023 12:03 WIB

Teleskop James Webb temukan galaksi baru mirip Bima Sakti

Galaksi Sparkler hanya memiliki 3% massa dari Bima Sakti, tetapi diperkirakan pada akhirnya akan tumbuh menyamai massa Bima Sakti. 

Teleskop James Webb temukan galaksi baru mirip Bima Sakti

Data dari James Webb Space Telescope memberikan gambaran sekilas tentang galaksi yang kita tinggali sebelum sebesar sekarang. Webb mengamati sebuah galaksi yang disebut The Sparkler, yang dianalogikan seperti Bima Sakti muda, ketika massanya lebih kecil dan hanya dihinggapi segelintir gugus bintang bola.

Bima Sakti, galaksi di mana ada Bumi di dalamnya, adalah salah satu yang tertua di alam semesta karena usianya sekitar 13,8 miliar tahun. Sepanjang hidupnya, Bima Sakti tumbuh seiring semakin banyak bintang yang terbentuk, hingga mencapai massanya saat ini sekitar 1,5 triliun massa matahari dan menampung sekitar 200 gugus bola yang padat.

Sebaliknya, galaksi Sparkler hanya memiliki 3% massa Bima Sakti dan hanya 24 gugus bola. Tetapi, galaksi kecil ini tumbuh dengan melahap galaksi satelit dan gugus bola di dekatnya, dan diperkirakan pada akhirnya akan tumbuh menyamai massa Bima Sakti. 

"Kami tampaknya menyaksikan, secara langsung, perakitan galaksi ini saat membangun massanya - dalam bentuk galaksi kerdil dan beberapa gugus bola," kata penulis utama Duncan Forbes dari Universitas Swinburne Australia, dikutip dari Digital Trends (13/2). “Kami sangat senang dengan kesempatan unik ini untuk mempelajari pembentukan gugus bola, dan bayi Bima Sakti, pada saat alam semesta baru berusia 1/3 dari usianya saat ini.”

Galaksi Sparkler sangat jauh, sehingga cahayanya membutuhkan miliaran tahun untuk mencapai kita. Para peneliti dapat melihatnya dengan lebih baik menggunakan teknik yang disebut pelensaan gravitasi, yang berarti mereka melihatnya seperti sekitar 9 miliar tahun yang lalu.

Kemampuan untuk melihat galaksi yang tumbuh hanya 4 miliar tahun setelah Big Bang dapat membantu kita memahami pembentukan gugus bola, menurut rekan penulis Aaron Romanowsky: “Asal usul gugus bola adalah misteri yang sudah lama ada, dan kami sangat senang bahwa JWST dapat melihat ke masa lalu untuk melihat mereka di masa muda mereka.”

Tag
Share
×
tekid
back to top