sun
moon
Premium Partner :
  • partner tek.id benq
  • partner tek.id advo
  • partner tek.id asus
  • partner tek.id praxis
  • partner tek.id synologi
  • partner tek.id qnap
  • partner tek.id oppo
  • partner tek.id wd
  • partner tek.id acer
Selasa, 04 Jan 2022 09:15 WIB

Stasiun Ruang Angkasa NASA diperpanjang hingga 2030

Perizinan operasi International Space Station (ISS) awalnya akan berakhir pada 2024, namun diperpanjang hingga 2030.

Stasiun Ruang Angkasa NASA diperpanjang hingga 2030

NASA mengumumkan pemerintah Amerika Serikat (AS) berkomitmen untuk melanjutkan operasi di International Space Station (ISS) setidaknya selama 8 tahun ke depan, hingga 2030. Sebelumnya, stasiun ruang angkasa ini hanya diizinkan beroperasi hingga 2024.

ISS telah digunakan terus menerus selama lebih dari 20 tahun, menampung astronot dari seluruh dunia. Stasiun juga terus ditingkatkan selama periode tersebut, seperti peningkatan berkelanjutan pemasangan panel surya baru pada tahun lalu. Namun seiring berjalannya waktu, stasiun mulai menua dan perlu diganti dengan yang baru. 

Tiongkok baru-baru ini meluncurkan bagian pertama dari stasiun ruang angkasanya sendiri, dan tahun lalu NASA mengumumkan tiga perusahaan swasta yang akan mengerjakan rencana stasiun ruang angkasa baru.

Di sisi lain, NASA dan lembaga lainnya ingin ISS terus beroperasi selama setidaknya 8 tahun lagi untuk memastikan keberadaan manusia yang berkelanjutan di orbit, menurut laporan Digital Trends (4/1).

“International Space Station (ISS) adalah mercusuar kolaborasi ilmiah internasional yang damai dan selama lebih dari 20 tahun telah mengembalikan perkembangan ilmiah, pendidikan, dan teknologi yang sangat besar untuk memberi manfaat bagi umat manusia. Saya senang bahwa Administrasi Biden-Harris telah berkomitmen untuk melanjutkan operasi stasiun hingga 2030,” kata administrator NASA Bill Nelson dalam sebuah pernyataan.

Selain itu, NASA juga menyoroti proyek-proyek yang terus berlanjut untuk mengirim manusia ke Mars dan Proyek Artemis untuk mengirim wanita dan orang kulit berwarna pertama ke Bulan. Sejak mengalami reorganisasi pada September lalu, NASA secara khusus mencerminkan prioritasnya pada proyek di Bulan dan Mars.

Tag
Share
×
tekid
back to top