sun
moon
Premium Partner :
  • partner tek.id acer
  • partner tek.id samsung
  • partner tek.id telkomsel
  • partner tek.id realme
  • partner tek.id poco
Minggu, 22 Okt 2023 16:12 WIB

SpaceX genjot peluncuran satelit Starlink demi layanan satellite-to-cell

SpaceX akan meningkatkan peluncurannya pada tahun 2024 untuk layanan satellite-to-cell Starlink. .

SpaceX genjot peluncuran satelit Starlink demi layanan satellite-to-cell

SpaceX berencana meluncurkan roket sebanyak mungkin dalam dua setengah bulan ke depan demi upaya menerbangkan 100 penerbangan pada akhir tahun ini, kata eksekutif perusahaan Bill Gerstenmaier. Dia juga mengungkapkan bahwa perusahaan itu memiliki tujuan yang lebih ambisius pada tahun 2024: meluncurkan sekitar 12 penerbangan sebulan, dengan total 144 misi sepanjang tahun.

Menurut seorang pejabat perusahaan, SpaceX bermaksud untuk meningkatkan jumlah misinya tahun depan, sebagian besar agar dapat secara resmi meluncurkan layanan satellite-to-cell.

“Dengan 2 juta pengguna, kami memerlukan penyegaran konstelasi tersebut,” kata juru bicara SpaceX sebagaimana dilansir dari Engadget. “Kami juga akan melihat komunikasi langsung ke seluler dengan Starlink, dan itu adalah fitur utama yang akan ditambahkan tahun depan dengan 144 penerbangan tersebut.”

Perusahaan itu pertama kali mengumumkan layanan tersebut, yang akan memungkinkan ponsel pintar biasa terhubung dengan satelitnya, pada tahun 2022. Hal ini diungkapkan bersama dengan T-Mobile, yang berjanji akan membuat kemampuan tersebut dapat diakses oleh pelanggannya.

CEO T-Mobile Mike Sievert mengibaratkan teknologi ini seperti memasang menara seluler di angkasa dan mengatakan teknologi ini suatu hari nanti dapat menghilangkan zona mati, memungkinkan orang untuk dengan mudah berhubungan dengan orang-orang terdekat meskipun mereka berada di tengah lautan. Wakil Presiden Penjualan Perusahaan Starlink SpaceX Jonathan Hofeller juga mengatakan awal tahun ini bahwa perusahaan bersiap untuk mulai menguji layanan tersebut.

SpaceX sebelumnya mengatakan bahwa kemampuan tersebut akan membutuhkan satelit yang lebih besar yang akan diluncurkan di dalam roket Starship. Namun, roket raksasa tersebut belum beroperasi dan perusahaan harus merancang satelit Starlink berukuran sedang yang dapat terbang dengan roket Falcon 9 miliknya.

Satelit tersebut lebih besar dari model lama tetapi lebih kecil dari yang dibutuhkan untuk mengaktifkan layanan suara dan data. SpaceX tidak memiliki rencana untuk meluncurkan suara dan data Starlink hingga tahun 2025, dan akan memperkenalkan kemampuan direct-to-cell dengan jangkauan SMS pada tahun depan.

Share
×
tekid
back to top