sun
moon
Premium Partner :
  • partner tek.id benq
  • partner tek.id oppo
  • partner tek.id qnap
  • partner tek.id asus
  • partner tek.id advo
  • partner tek.id wd
  • partner tek.id synologi
  • partner tek.id acer
  • partner tek.id praxis
Kamis, 19 Nov 2020 11:59 WIB

Pable, startup pengolah limbah tekstil jadi bahan siap pakai

Guna mengurangi limbah tekstil yang diakibatkan oleh industri atau pakaian bekas pakai, Pable siap mengolahnya menjadi bahan siap pakai.

Pable, startup pengolah limbah tekstil jadi bahan siap pakai
Pable

Indonesia merupakan salah satu negara dengan industri tekstil di dunia. Banyak pabrik besar serta UMKM yang memang memfokuskan diri untuk membuat aparel, yang memiliki kualitas yang diakui oleh dunia.

Tapi, dengan banyaknya industri tekstil dan tingginya populasi di Indonesia, terutama di Jakarta, membuat sampah tekstil menjadi mengkhawatirkan. Oleh karenanya, Pable yang merupakan startup dari Indonesia siap mengolah limbah tersebut.

Pable menyebut, mengutip dari National  Geographic, Maret 2020: The End of The Trash, dari 57% sampah yang ada di Jakarta, sekitar 8,2% nya merupakan limbah tekstil. Informasi yang terdapat dalam Indonesia Circular Forum juga menunjukkan 470.000 ton tekstil terbuang percuma selama proses pembuatannya.

Aryenda Atma, Founder & Creative Director Pable mengatakan bahwa startup dibawah PT. Daur Langkah Bersama telah aktif melakukan pendauran limbah tekstil ini semenjak awal 2020 di Surabaya. Ini dilakukan untuk mengurangi limbah tekstil yang tak dapat diolah oleh tanah.

Bukan hanya ingin menanggulangi jumlah limbah tekstil saja, namun Pable mengatakan ini menciptakan lapangan kerja baru untuk masyarakat Indonesia. Seperti diketahui, semenjak wabah COVID-19, banyak pekerja yang kehilangan pekerjaan mereka.

“Kami sangat percaya bahwa Pable dapat menghadirkan alternatif baru dalam mengkonsumsi sebuah produk. Di sini kami mengolah limbah tekstil, menjadikannya benang daur ulang, serta memprosesnya kembali menjadi barang baru,” kata Atma, dalam siaran pers yang diterima redaksi Tek.id (18/11).

Dari hasil daur ulang sampah tekstil industri Pable menghasilkan beberapa output seperti kain tekstil siap pakai yang dapat diaplikasikan menjadi pakaian. Mereka juga memproduksi produk zero waste yang dapat dijual kembali seperti pouch, keset, serbet, karpet, alas piknik hingga keranjang. Memproduksi tanpa limbah, itulah tujuan Pable.

Sebagai partner dalam melakukan daur ulang, Pable mencari desa-desa di Jawa Timur, agar dapat memproses benang daur ulang menjadi lembaran-lembaran kain tenun secara manual, sehingga dapat membantu masyarakat yang terdampak pandemi COVID-19.

“Kedepannya, Pable akan mempersiapkan pengolahan limbah post consumer recycled yang merupakan limbah rumah tangga berbahan dasar kain melalui sistem drop box,” sebut Atma. 

Saat ini Pable membuka kesempatan bagi semua pihak untuk ikut andil dalam gerakan tersebut dan menjadi Depo untuk menerima sampah tekstil masyarakat dan mensosialisasikan sistem textile waste recycle. 

Tag
Share
×
tekid
back to top