Jepang akan kirim wahana ke satelit alami Mars

Hal ini terjadi karena badan antariksa Jepang melakukan kerja sama dengan Jerman dan Perancis dengan tujuan untuk eksplorasi lebih lanjut.

Jepang akan kirim wahana ke satelit alami Mars Source: JAXA Via Engadget

Sebentar lagi kita dapat mempelajari satelit alami Mars (Phobos Deimos) lebih dekat dalam satu dekade mendatang. Hal ini dikarenakan Japan Aerospace Exploration Agency (JAXA) dikabarkan telah menjalin kerja sama dengan badan antariksa Jerman dan Perancis untuk mengirim pesawat ruang angkasa dengan wahana ke bulan planet merah tersebut.

Dilansir dari Engadget (21/6), bahkan JAXA baru saja menyelesaikan perjanjiannya untuk bekerja dengan German Aerospace Center (DLR) pada kegiatan fase studi untuk misi Martian Moons eXploration (MMX).


BACA JUGA

Virgin Galactic dapatkan investasi USD800 juta

NASA luncurkan program eksplorasi Saturnus di 2026

Boeing Starliner lulus tes, siap terbang ke ISS


DLR dan France’s National Centre fot Space Studies (CNES) akan membantu JAXA membangun dan mempelajari wahana yang dimaksudkan untuk menjelajahi salah satu bulan. Wahana ini akan terbang terikat di pesawat ruang angkasa MMX, yang akan mengorbit di dekat Phobos dan Deimos. Menurut New Scientist, jika semua berjalan sesuai rencana, wahana akan menjadi yang pertama mendarat di salah satu benda kecil di tata surya.

Selain itu, kemitraan JAXA dan DLR juga memberikannya kesempatan untuk melakukan percobaan menggunakan Bremen Drop Tower di Jerman, menara mikrogravitasi yang memberikan simulasi untuk para ilmuwan dalam menguji peralatan dengan kondisi tanpa bobot.

Melihat lebih dekat pada satelit Mars akan membantu kita mengetahui dari mana mereka berasal dan apa komposisinya. Mengetahui material pembuatnya bisa menjadi sangat penting untuk misi berawak di masa depan.

JAXA berharap untuk mengirim MMX ke luar angkasa pada 2024. Dengan asumsi mencapai tanggal peluncuran target, pesawat ruang angkasa akan memasuki orbit Mars pada tahun 2025. Kemudian akan kembali ke Bumi dengan sampel dari Phobos dan Deimos sekitar tahun 2029.

Jangan baca sendiri, bagikan artikel ini: