Hyundai segera uji coba mobil otonom

Ini bukan pertama kalinya Hyundai bermitra dengan perusahaan lain dalam mobil otonom. Mereka baru-baru ini mengumumkan kerja sama sebesar USD4 miliar (Rp56 triliun) dengan Aptiv.

Hyundai segera uji coba mobil otonom Source: Digital Trends

Ada banyak perusahaan mobil yang tengah menguji sistem teknologi otonom, dan Hyundai adalah pabrikan otomotif terbaru yang meluncurkan layanan uji coba ridesharing menggunakan purwarupa mobil otonom. Mulai 4 November, armada purwarupa Hyundai Kona Electric akan menyediakan tumpangan gratis di sekitar Irvine, California.

“Tujuannya adalah untuk mempelajari perilaku konsumen dalam lingkungan ridesharing otonom. Kami akan belajar tentang ekosistem, di mana kendaraan bepergian, dan mengoptimalkan pengalaman pelanggan,” kata kepala divisi pengembangan bisnis, strategi dan teknologi Hyundai, Christoper Chang.


berita tentang tek.id

BACA JUGA

Porsche uji coba SUV listrik dengan empat motor

GM dan LG kerja sama demi baterai mobil listrik

Mobil listrik Lincoln memiliki basis teknologi startup Rivian


Hyundai telah bekerja sama dengan Pony.ai, startup Tiongkok yang juga memiliki ikatan dengan Toyota pada sistem penggerak otonom yang digunakan yang digunakan pada mobil ridesharing. Dilansir dari Digital Trends (25/10), Pony.ai menyediakan sensor dan software yang mengatur bagaimana mobil menganalisis data dan membuat keputusan mengemudi.

Aplikasi untuk menggunakan mobil otonom tersebut bernama BotRide, yang dikembangkan bersama dengan perusahaan ridesharing bernama Via. Mirip dengan aplikasi yang digunakan untuk layanan ridesharing Via sendiri, BotRide mengarahkan pengendara ke lokasi terdekat, menghindari jalan memutar sambil tetap menjaga kenyamanan.

Ini bukan pertama kalinya Hyundai bermitra dengan perusahaan lain dalam mobil otonom. Mereka baru-baru ini mengumumkan usaha patungan sebesar USD4 miliar (Rp56 triliun) dengan Aptiv demi mengembangkan teknologi tersebut. Saat ini Aptiv menjalankan uji coba ridesharing otonomnya sendiri di Vegas, dalam kemitraan dengan Lyft. Hyundai juga memiliki kemitraan terpisah dengan startup Aurora. Pabrikan mobil itu yakin kompleksitas teknologi mengemudi otonom membutuhkan upaya tim.

Banyak perusahaan melihat ridesharing sebagai cara terbaik untuk meluncurkan mobil otonom. Perusahaan seperti Lyft dan Uber melihat tanda-tanda keuntungan lantaran mobil otonom tidak perlu istirahat dan tidak akan mengeluh tentang upah. Waymo telah menunjukkan konsepnya dengan operasi Wymo One di Arizona, dan berharap menjadi yang pertama menawarkan tumpangan kepada pelanggan tanpa pengemudi cadangan manusia.

Pabrikan mobil memandang penggunaan komersial sebagai keuntungan yang tidak banyak ketimbang penjualan ritel, karena mengharuskan mereka lebih banyak kontrol atau bagaimana mobil digunakan. Program percontohan seperti BotRidge juga dapat membantu melawan ketidakpercayaan publik terhadap mobil otonom dengan memperkenalkan lebih banyak orang pada teknologi ini.

Jangan baca sendiri, bagikan artikel ini: