Groupon jadi Fave, apa yang baru?

Jumlah pengunduh aplikasinya naik tiga kali lipat.

Sejak mengakuisisi Groupon, awal tahun ini, Fave terus bertumbuh secara signifikan di Indonesia. Hari ini (13/12), Fave mengumumkan perkembangan bisnisnya di Indonesia selama 2017. Trennya menunjukkan pertumbuhan yang positif.

Bila dibandingkan saat masih menjadi Groupon, tahun ini Fave memiliki pertumbuhan Gross Mercahndise Volume (GMV) yang kuat hanya dalam kurun waktu 4 bulan terakhir. Kenaikan ini terlihat dari berkembangnya jumlah unduhan aplikasi Fave yang meningkat tiga kali lipat.


BACA JUGA

Begini cara menggunakan FaceApp

Ribuan aplikasi Android akses lokasi pengguna tanpa izin

Developer aplikasi iOS raup pendapatan lebih besar dari Android


Fave juga memperkuat posisinya lewat memperluas jangkauan ke kota-kota besar lain di Indonesia yaitu, Bandung, Surabaya, dan Bali. Berdasarkan data yang mereka miliki, bisnis di Bandung dan Surabaya telah menunjukkan pertumbuhan pendapatan yang luar biasa dengan meningkatnya hasil penjualan sebesar 3 kali lipat. Merchant yang tergabung di Bali juga berkembang pesat, lebih dari 400 merchant F&B telah bergabung bersama Fave.

"Di 2018 nanti, target kami adalah memberikan penawaran, mengenalkan produk, layanan, dan aktivasi yang lebih baik bagi pelanggan kami, serta mendukung bisnis lokal di Indonesia karena Indonesia merupakan pasar yang penting bagi kami," kata Yew Wai Kong, General Manager Fave Indonesia. 

"Fave akan terus memberikan inovasi dan menyediakan tawaran yang baru dan menarik bagi pelanggan untuk membantu kehidupan mereka sehari-hari. Selain itu, kami akan selalu memberikan pengalaman belanja online yang unik bagi pelanggan kami. " 

Sepanjang tahun ini, Fave telah menyediakan lebih dari 5.500 penawaran dari 1.700 merchant bagi pelanggan di Indonesia. Fave akan terus memperkuat posisinya sebagai aplikasi konsumen nomor satu dalam kategori F&B di seluruh Indonesia yang bermitra dengan merek-merek besar di berbagai kategori dalam kancah industri lokal seperti, Timezone, Krispy Kreme, Pizza Marzano, Waterbom Jakarta, Häagen-Dazs, Korbeq Restaurant Jakarta, Onokabe, dan lainnya.

Kini, Fave meluncurkan sistem pembayaran mereka sendiri yang disebut, Favepay. Sebelum di Indonesia, Favepay telah rilis di Malaysia dan Singapura pada 15 November 2017 silam.

Favepay memungkinkan penggunanya untuk melakukan transaksi pembelian barang atau pun makanan, lewat aplikasi Fave. Selain itu dengan Favepay, pengguna akan mendapatkan cashback yang bisa digunakan untuk pembelian selanjutnya pada toko yang sama.

“Dengan FavePay, pelanggan dapat menikmati cashback dari merchant kami, untuk digunakan di merchant yang sama. Lewat program cashback ini, pelanggan dapat membayar di restoran atau kafe favorit mereka dengan mudah. Tentunya, hal ini juga akan menguntungkan untuk merchant kami,” kata Yew.

Di Indonesia, Favepay bisa digunakan di 4 kota yakni, Jakarta, Bandung, Surabaya, dan Bali. Favepay akan langsung menghadirkan tempat makan terdekat yang sudah bekerjasama dengan platform-nya.

Untuk menggunakannya, Anda hanya perlu membuka aplikasi Fave, kemudian cari restoran favorit Anda, kemudian  pindai kode QR di outlet tersebut. Setelah itu, Anda hanya perlu memasukkan jumlah transaksi pembayaran. Lalu, Anda akan langsung mendapatkan cashback.

Jangan baca sendiri, bagikan artikel ini: