sun
moon
Premium Partner :
  • partner tek.id wd
  • partner tek.id benq
  • partner tek.id oppo
  • partner tek.id qnap
  • partner tek.id advo
  • partner tek.id acer
  • partner tek.id praxis
  • partner tek.id synologi
  • partner tek.id asus
Senin, 02 Nov 2020 10:02 WIB

Full Self Driving Tesla tawarkan performa lebih mulus

Bedasarkan data yang dikumpulkan Tesla, Elon Musk mengklaim kalau teknologi Full Self Driving Tesla mampu mengurangi intervensi pengguna hingga sepertiga kali.

Full Self Driving Tesla tawarkan performa lebih mulus
Source: YouTube/ James Locke

Awal pekan lalu. Tesla sudah meluncurkan versi Beta dari teknologi Full-Self Driving-nya. Tesla menyebut kalau pengguna yang sudah memiliki akses akan dapat merasakan teknologi otonom tersebut di mobil listrik Tesla. Dalam masa uji coba tersebut, Tesla juga mengumpulkan data dari pengguna awal teknologi ini. 

CEO Tesla, Elon Musk mengklaim bahwa dari data yang dikumpulkan, teknologi FSD ini mampu mengurangi intervensi pengguna saat dalam mode otonom sebanyak sepertiga kali. Update terbaru FSD ini diklaim menjanjikan pengalaman otonom yang lebih halus dengan mengandalkan AI. 

Hal ini kemudian menuai pertanyaan dari para pengguna Tesla. Mereka penasaran bagaimana Tesla bisa memberikan pengalaman FSD yang lebih halus. Bahkan akun Twitter Tesla Owners Silicon Valley mengklaim kalau pengalaman FSD ini lebih baik ketimbang mode pilot otomatis sebelumnya. 

 

Dilansir dari Electrek (2/11), Elon Musk kemudian menjawab cuitan tersebut. Ia menyebut bahwa pihaknya melakukan pengukuran dengan menghitung kemungkinan intervensi pengguna. Ia juga menyebut ada banyak perbaikan yang diberikan, termasuk perbaikan bug untuk meningkatkan performa Full Self Driving. 

Untuk diketahui, sekalipun menjanjikan pengalaman yang lebih mulus dan AI yang lebih canggih, Tesla memperingatkan penggunanya untuk tidak melepaskan tangan mereka dari roda kemudi ketika mengaktifkan Full Self Driving. Hal ini bertujuan agar pengguna tetap waspada dan dapat melakukan intervensi ketika dibutuhkan. 

Nah, data intervensi inilah yang digunakan Tesla untuk meningkatkan performa mode otonomnya. Elon Musk menyebut kalau Tesla akan memberikan update baru setiap 5 hingga 10 hari, sebelum akhirnya fitur ini dirilis untuk seluruh pengguna Tesla. 
 

Share
×
tekid
back to top