sun
moon
Premium Partner :
  • partner tek.id acer
  • partner tek.id telkomsel
  • partner tek.id samsung
  • partner tek.id poco
  • partner tek.id realme
Senin, 30 Jan 2023 14:36 WIB

Dua pesawat ruang angkasa pelajari medan magnet Venus

Pesawat ruang angkasa BepiColumbo dan Solar Orbiter sebenarnya memiliki visi yang berbeda, namun sama-sama melewati planet Venus.

Dua pesawat ruang angkasa pelajari medan magnet Venus
Source: ESA/ATG medialab

Dua pesawat ruang angkasa, BepiColumbo dan Solar Orbiter, kini memiliki misi baru untuk mempelajari lebih lanjut Venus dan medan magnetnya. Kedua pesawat ruang angkasa ini sebenarnya memiliki visi yang berbeda, namun sama-sama melewati planet yang dijuluki bintang senja tersebut.

Saat pesawat ruang angkasa diluncurkan untuk mengunjungi planet yang jauh di tata surya, mereka jarang melakukan perjalanan langsung dari Bumi ke targetnya. Karena orbit planet dan keterbatasan bahan bakar, pesawat ruang angkasa sering memanfaatkan planet lain yang mereka lewati untuk mendapatkan bantuan gravitasi guna membantu dalam perjalanan. 

Oleh karena itu, pesawat ruang angkasa sering melakukan terbang lintas planet yang bukan fokus utama studi mereka. Hal ini juga terjadi oleh BepiColombu yang diterbangkan untuk mempelajari Merkurius dan Solar Orbiter yang seharusnya mempelajari Matahari.

Para peneliti tidak menyia-nyiakan kesempatan untuk mempelajari planet yang mereka lewati. Secara kebetulan, BepiColumbo dan Solar Orbiter sama-sama terbang melewati Venus dalam beberapa hari pada Agustus 2021. Ini memungkinkan peneliti melihat Venus dari dua posisi berbeda menggunakan delapan sensor berbeda. 

Tidak hanya mempelajari planetnya, peneliti juga tertarik dengan medan magnet planet. Sebab, tidak seperti Bumi, Venus menghasilkan medan magnet instrinsik, tetapi interaksi angin Matahari dan atmosfernya menghasilkan apa yang disebut magnetosfer terinduksi. 

Solar Orbiter mengamati angin matahari yang mendekati Venus, sementara BepiColombo mengamati ekor medan magnet yang diinduksi. Menurut Moa Persson dari University of Tokyo, yang menulis makalah tentang penelitian ini mengatakan pengamatan ganda ini sangat berharga karena kondisi angin matahari yang dialami oleh Solar Orbiter sangat stabil.

Sementara itu, BepiColombo memiliki pandangan yang sempurna dari berbagai wilayah di dalam magnetosheath dan magnetosfer, tidak terganggu oleh fluktuasi dari aktivitas matahari. Ini juga menunjukkan betapa berharganya bonus sains ketika data dikumpulkan dari pesawat ruang angkasa yang melewati sebuah planet. 

“Hasil penting dari penelitian ini menunjukkan bagaimana menyalakan sensor selama terbang lintas planet dan fase pelayaran dapat menghasilkan sains yang unik,” kata rekan penulis Nicolas Andre, koordinator layanan SPIDER Europlanet di Institut de Recherche en Astrophysique et Planétologie di Toulouse, Prancis.

Share
×
tekid
back to top