Begini rencana NASA untuk membangun stasiun di Bulan

Rencana untuk membangun pangkalan manusia di Bulan bakal dipercepat oleh NASA. Rencana ini melibatkan stasiun luar angkasa bernama Gateway.

Begini rencana NASA untuk membangun stasiun di Bulan Source: NASA

Sudah lebih dari setahun NASA melontarkan wacana untuk mengirim kembali manusia ke bulan. Bukan sekadar perjalanan pergi-pulang, NASA berencana untuk membiarkan para astronot untuk menetap di sana. Untuk itu, firma antariksa ini berencana melakukan uji coba, paling cepat di tahun 2024. Kemudian di tahun 2028, manusia akan kembali dikirim ke satelit Bumi.

NASA tampaknya sudah tidak sabar untuk segera memulai misi ini. Pasalnya pihak NASA sudah meminta beberapa perusahaan untuk memberikan desain pesawat yang akan digunakan dalam misi tersebut. Pengumuman resmi akan diberikan pada Maret mendatang. Adapun rencana mengenai stasiun di Bulan sudah ada sejak beberapa tahun silam.


BACA JUGA

Virgin Galactic dapatkan investasi USD800 juta

NASA luncurkan program eksplorasi Saturnus di 2026

Boeing Starliner lulus tes, siap terbang ke ISS


Rencana besar NASA melibatkan sebuah stasiun luar angkasa bernama Gateway yang mengorbit Bulan. Dilansir dari TheVerge (19/2), stasiun ini didesain agar mampu bertahan selama 15 tahun. Nantinya para astronot akan tinggal dan berlatih di stasiun Gateway. Kemudian dari Gateway, para astronot akan mengendarai wahana khusus untuk turun ke permukaan Bulan. Mereka akan mengambil sejumlah sampel sebelum kembali ke Gateway.

Meski dikatakan ingin melaju dengan cepat, nyatanya NASA dinilai masih lambat dalam bergerak. Eksekusi misi di tahun 2028 masih terlalu jauh.

Sebenarnya ada beberapa kendala yang dialami NASA untuk mewujudkan misi ke Bulan. Fakta bahwa misi ini akan sangat mengandalkan Space Launch System (SLS), sistem roket super besar dan kapsul yang bakal membawa manusia bernama Orion masih mengalami kendala pengembangan. SLS sendiri dijadwalkan baru akan memulai penerbangan uji coba di tahun 2020. Ironisnya, hingga saat ini, kedua proyek itu masih sering diundur, membuat masa depan Gateway masih berada di awang-awang.

Kendati dikatakan lambat, NASA perlahan-lahan mulai memecahkan satu persatu tantangan dalam misi ini. Di masa depan nanti, kita akan bisa menyaksikan bagaimana manusia menjelajah di luar angkasa, seperti yang sering kita saksikan dalam film-film bergenre Sci-fi.

Jangan baca sendiri, bagikan artikel ini: